Target Belum Tercapai, Imunisasi MR di Tanah Datar Diperpanjang


Kamis, 08 November 2018 - 10:19:37 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Target Belum Tercapai, Imunisasi MR di Tanah Datar Diperpanjang Ilustrasi (haluan)

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM -- Guna meningkatkan pencapaian pelaksanaan Imunisasi Measlese Rubella (MR) atau yang lebih dikenal penyakit campak untuk anak berusia 9 bulan hingga15 tahun, Pemkab Tanah Datar bersama lintas sektoral melaksanakan rapat evaluasi di aula kantor bupati, Rabu (7/11).

Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Edward menyebutkan, kampanye imunisasi MR sudah dimulai pada April dan pelaksanaannya pada Agustus dan September.

Edward mengatakan, cakupan pelaksanaan kegiatan pada Agustus dan September baru sebesar 24 persen, sehingga Menteri Kesehatan RI mengeluarkan surat edaran tanggal 20 September tentang waktu pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase II dilanjutkan sampai 31 Oktober.

Setelah dilanjutkan cakupan naik, tetapi tidak signifikan menjadi 27,25 persen dari 92.000 anak. Masih jauh dari cakupan Sumbar sebesar 62,91 persen dan Indonesia 68,94 persen. Mengingat itu, jelas Edward, menkes kembali mengeluarkan surat edaran tentang strategi tindaklanjut kampanye MR dilanjutkan hingga 31 Desember.

“Imunisasi ini sifatnya wajib, tidak memerlukan individual informed consent atau persetujuan. Kita abdi masyarakat mempunyai kewajiban mengajak masyarakat untuk melakukan imunisasi MR khususnya dan imunisasi rutin pada umumnya, agar masyarakat kita terlindungi dari penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I),” kata Edward kepada peserta yang dihadiri perwakilan rumah sakit, puskesmas, kepala sekolah, dokter, kementerian agama dan tamu undangan lain.

Edward juga memberi apresiasi kepada sekolah yang sudah sukses mengkampanyekan imunisasi MR. “Ada 95 sekolah di Tanah Datar yang telah mencapai cakupan 95 persen, di antaranya enam SLTP, 34 SD dan 50 TK/PAUD,” ujar Edward.

Terkait masih rendah cakupannya, Edward mengakui menemui kendala masih adanya penolakan dari masyarakat, isu negatif tentang manfaat imunisasi MR, yaitu halal dan haram vaksin tersebut.

Khususnya masalah halal dan haram, sesuai fatwa MUI nomor 4 tahun 2016 tentang imunisasi dan nomor 33 tahun 2018 tentang penggunaan vaksin MR produk serum Institute of India, telah diputuskan bahwa penggunaan vaksin serum tersebut pada saat ini hukumnya dibolehkan atau mubah, karena ada dalam kondisi darurat. Belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci dan adanya keterangan ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi dan tidak ditemukan vaksin yang halal. Kebolehan ini tidak berlaku lagi jika ditemukan vaksin yang halal dan suci.

Dengan adanya fatwa MUI ini diharapkan dapat menjadi penerangan dan acuan bagi masyarakat untuk melaksanakan imunisasi, sehingga masyarakat Indonesia umumnya, Kabupaten Tanah Datar menjadi masyarakat hidup dengan sehat.

“Untuk kesuksesan program ini mencapai target cakupan, perlu komitmen dan kerja sama yang baik terutama jajaran dinas pendidikan, puskesmas dan kantor kementerian agama, serta perlu dukungan camat,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, begitu besar dan luasnya permasalahan yang ditimbulkan akibat terserang virus MR atau yang lebih dikenal penyakit campak tidak hanya aspek kesehatan, tetapi juga aspek sosial, budaya dan ekonomi.

Campak MR jika menyerang ibu hamil, maka akan mengakibatkan abortus, kematian dan kecacatan pada bayi yang disebut Sindrom Rubella Kongenital (CRD). Untuk pencegahan yang efektif salah satunya dengan imunisasi. (h/fma)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 17 April 2018 - 13:16:01 WIB

    Vivo Targetkan Y71 Terjual 4.000 Unit Sebulan di Sumbar

    Vivo Targetkan Y71 Terjual 4.000 Unit Sebulan di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM—Setelah meluncurkan V9, ponsel kelas premium pada 6 April, Vivo merilis ponsel kelas mediumnya, yakni Y71, di Padang pada 12 April. Ponsel ini pengganti Y65 yang kini stoknya sudah habis dan tidak d.
  • Selasa, 10 April 2018 - 12:22:58 WIB

    Oppo Targetkan Jual 300 Ribu Ponsel di Sumbar

    Oppo Targetkan Jual 300 Ribu Ponsel di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM – Penjualan ponsel Oppo di Sumbar pada 2017 meningkat 150 persen dibandingkan dengan penjualan pada 2016. Pada tahun ini, Oppo menargetkan penjualan 300 ribu unit..
  • Rabu, 28 Maret 2018 - 17:57:45 WIB

    Xiaomi Targetkan Jual 1.850 Ponsel Sebulan di Sumbar

    Xiaomi Targetkan Jual 1.850 Ponsel Sebulan di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM—Xiaomi menargetkan penjualan ponsel lebih tinggi pada tahun ini di Sumatra Barat daripada target penjualan pada tahun lalu. Penetapan target penjualan tersebut berdasarkan tercapaianya target penjua.
  • Kamis, 21 Desember 2017 - 22:14:42 WIB

    Mumpung Rezim Peduli, Warsi Desak Pemda Buru Target PHBM

    Mumpung Rezim Peduli, Warsi Desak Pemda Buru Target PHBM PADANG, HALUAN-Pemprov, Pemda dan masyarakat perlu menggesa pencapaian traget Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat. Dari seluas 500.000 ha target tahun 2017, masih belum tercapai sekitar 22 persen lagi..
  • Sabtu, 18 November 2017 - 00:01:24 WIB

    Mapolsek Payakumbuh Jadi Target Teroris

    Mapolsek Payakumbuh Jadi Target Teroris Kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) menjadikan Mapolsek Payakumbuh dalam daftar sasaran target penyerangan mereka. Hal itu diketahui usai polisi menangkap dua pria terduga teroris, Suprapto (27) dan Giovani (24) yan.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM