Cuaca Buruk, Nelayan di Padang Tak Melaut


Kamis, 08 November 2018 - 10:52:26 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Cuaca Buruk, Nelayan di Padang Tak Melaut Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Seratusan kapal nelayan di Padang bersandar di bibir pantai. Cuaca buruk yang melanda Padang beberapa hari belakangan memaksa hampir semua nelayan berhenti melaut. Akibatnya, harga ikan mulai naik karena pasokan ikan berkurang.

Pantauan Haluan di pantai Padang pada Rabu (7/11), dari kawasan Muaro Lapas Kelas A hingga ujung Muaro Lasak, seratusan kapal nelayan menyudut dibibir pantai. Tak satu pun terlihat kapal nelayan di lautan. Lapak-lapak penjual ikan sekitar pun sepi.

Syafril (37) seorang nelayan, mengatakan, teman-temannya sesame pelaut tidak melaut tiga hari belakangan dan memarkir perahu di pantai hampir dua minggu terakhir ini.

"Nelayan yang nekat melaut pun harus kembali memutar haluan karena gelombang dan angin di tengah laut cukup membahayakan," ujarnya.

Selain itu, kata Syafril, hujan yang sering turun pada tengah hari membuat nelayan harap-harap cemas. Baru saja nelayan mengembangkan jala di tengah laut, hujan dan badai menghalaunya lagi menuju daratan. Akibatnya, hasil tangkapan.

Mengenai harga ikan, Syafril menginformasikan, harga ikan tongkol yang biasa dijual Rp20.000 hingga Rp25.000 per kg kini menjadi Rp35.000 hingga Rp40.000 per kg. Sementara itu, harga ikan laut lainnya naik rata-rata Rp8 ribu per kg.

“Hasil tangkapan ikan berkurang, tapi permintaan konsumen meningkat. Ini yang membuat harga ikan naik,” ucapnya.

Nasib pedagang es keliling

Tak hanya kapal yang merapat ke bibir pantai, gerobak pedagang Es Cream keliling pun bersandar di rumah. Dagangan es yang dijajakan penjualnya tak kunjung laku seperti hari-hari bisa kala musim panas.

Iwan (28) namanya, pedagang es keliling yang biasa mangkal di beberapa sekolah dan tempat keramaian mengatakan, dagangan es miliknya tak pernah habis seperti biasa.

"Jangankan habis, setengah dagangan es yang saya jajakan tak sampai terjual. Es hanya laku ketika hujan,” tuturnya.

Musim hujan mengakibatkan Iwan mati langkah berusaha. Ia beralih ke pekerjaan lain demi dua putrinya yang duduk di sekolah dasar.

"Kalau tak mungkin berdagang es, saya pergi ke Pasar Raya. Di pasar, banyak kawan saya. Rata-rata, mereka berjualan pakaian. Saya bekerja dengan mereka, menjadi kuli muat dan bongkar barang. Kadang-kadang, saya menggantikan kawan berjualan. Upahnya lumayan buat makan sekeluarga," ujar pria yang tinggal di Kawasan Belakang Olo itu. (h/mg-rei)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 27 Juli 2018 - 22:51:52 WIB

    Bulan Darah Menyebabkan Perubahan Cuaca

    Bulan Darah Menyebabkan Perubahan Cuaca PADANG, HARIANHALUAN.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena alam yang akan terjadi (28/7) dini hari, memiliki julukan Micro Blood Moon atau bulan darah. .
  • Selasa, 10 Juli 2018 - 13:52:36 WIB

    BMKG: Waspadai Perubahan Cuaca di Sumbar

    BMKG: Waspadai Perubahan Cuaca di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM - Perkiraan cuaca untuk wilayah Sumatra Barat dan sekitarnya, tiga hari ke depan yaitu berawan dan hujan ringan disertai angin kencang. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menghimbau, .
  • Senin, 21 Mei 2018 - 16:18:39 WIB

    Cuaca Ekstem, Masyarakat Agam Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

    Cuaca Ekstem, Masyarakat Agam Diminta Tingkatkan Kewaspadaan AGAM, HARIANHALUAN.COM-- Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Agam Mhd. Lutfi AR mengimbau, kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu siaga di tengah cuaca ekstrim saat ini. Tingkatkan kewaspadaan sehingga dampak kerugian bisa di.
  • Senin, 16 April 2018 - 16:08:22 WIB

    Cuaca Buruk, Pohon Tumbang Timpa SD di Tandikek

    Cuaca Buruk, Pohon Tumbang Timpa SD di Tandikek AGAM, HARIANHALUAN.COM- Pohon besar tumbang dan menghantam atap bangunan SDN 10 Tandikek, Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Minggu (15/4). Tidak Ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya bangunan meng.
  • Sabtu, 10 Februari 2018 - 11:03:56 WIB

    Cuaca Panas, Dinkes Padang: Banyak Konsumsi Air Putih

    Cuaca Panas, Dinkes Padang: Banyak Konsumsi Air Putih PADANG, HARIANHALUAN.COM--Beberapa hari belakang Kota Padang dilanda cuaca panas terik. Tak hanya dirasakan di siang hari, bahkan hawa panas masih dirasakan hingga malam hari..

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM