Longsor di Kota Pariaman, Satu Meninggal Dua Luka-luka


Jumat, 09 November 2018 - 14:42:03 WIB
Longsor di Kota Pariaman, Satu Meninggal Dua Luka-luka Petugas gabungan mengevakuasi korban yang tertimbun longsor di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat (9/11). (IST)

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Tanah longsor, menimbun satu keluarga di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat (9/11). Akibatnya, satu orang meninggal dan dua orang mengalami luka berat.

Dari data yang dihimpun Haluan korban meninggal atas nama Sriwahyuni (22) tahun yang merupakan anak dari Syahrial (67) yang juga menjadi korban, Sementara itu, satu orang korban lagi bernama Sawitri(23).

Kepada Haluan Kapolsek Pariaman, Kompol Adang Saputra mengatakan, longsor terjadi dipicu hujan deras yang menguyur daerah tersebut sejak tadi malam. Longsor terjadi pada pukul 06:00WIB pagi saat semua korban masih beraktifitas di dalam rumah.

"Material tanah menimbun sebagian dari rumah milik korban. Saat dievakuasi satu orang korban ditemukan tertimbun meterial longsor tersebut," ucapnya

Ia melanjutkan, semua korban berhasil dievakiasi satu jam sesudah peristiwa longsor itu terjadi. Korban dilarikan ke RSUD Pariaman dengab menggunakan mobil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pariaman. "Berdasarkan keterang dokter yang menanganinya, Sriwahyuni sudah meninghal sebelum dibawa kerumah sakit," tuturnya.

Adang Saputra juga menjelaskan bagaimana kronologis kejadian, dimana peristiwa longsor tersebut saat semua korban masih didalam rumah.

Sementara itu, Sriwahyuni yang menjadi korban menurut keterangan orang tuanya, berada di kamar mandi. Saat yang bersamaan huja masih menguyur daerah tersebut, tanpa diduga bukit yang berada di belakang rumahnya mengalami longsor dan menimbun separuh dari rumahnya.

"Bagian rumah yang tertimbun dari dapur ke depan," tambahnya.

Ia menambahkan, saat ini semua korban masih mengalami trauma berat dan measih menjalani perawatan. Sementara itu, korban yang meninggal rencananya akan di semayamkan dirumah duka hari ini. Dari kejadian tersebut pihaknya bersama tim gabungan memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

"Kami baru memperkirakan angka kerugian tersebut dan belum bisa memastikan," tukasnya.

Sementara itu, Genius Walikota Pariaman mengucapkan rasa dukanya terhadap korbam yang ditimpa musibah  longsor tersebut.

"Saya selaku Wali Kota Pariaman turut berduka cita atas bencana ini. Saya mewakili pemerintah Kota Pariaman juga akan melakukan yang terbaik dalam mengevakuasi korban nantinya," ujar Genius.

Ia juga menghimbau, kepada seluruh warga Pariaman yang tinggal atau berdomisili di daerah perbukitan dan sungai agar lebih waspada lagi terhadap bencana banjir ataupun longsor. Karena bencana tersebut kapan saja bisa terjadi, mengingat curah hujan yang masih tinggi sebagai pemicunya.

"Saya harapkan semua warga agar waspada agar tidak terjadi korban lagi," ucapnya. (h/rul)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM