Anak yang Diikat di Pohon Dibawa ke Dinsos, Orang Tua: Biarlah Saya Mati


Sabtu, 10 November 2018 - 12:42:04 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Anak yang Diikat di Pohon Dibawa ke Dinsos, Orang Tua: Biarlah Saya Mati Si Kriwil dibimbing kakaknya di Kantor Satpol PP Padang, Jalan Tan Malaka, Jumat (9/11). Anak tersebut diserahkan ke Dinas Sosial untuk pembinaan. IRHAM

PADANG, HARIANHALUAN.COM— Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menilai kasus diikatnya seorang bocah kecil bernama samaran Kriwil oleh ibu kandungnya di akar pohon beringin Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol merupakan dampak dari kurangnya pengetahuan dan kesadaran orang tua.

"Pengetahuan, kesadaran dan wawasan orang tua perlu ditingkatkan. Selain itu, anak-anak yang ada di jalanan akan dibina dan diarahkan serta dialihkan ke potensi yang mereka miliki. Demikian juga menanggulangi perilaku menyimpang lainnya, seperti LGBT yang ditangkap sebelumnya. Mereka akan dibina dan panggil orang tuanya. Dikembalikan semua prilaku yang menyimpang kepada prilaku yang sebagaimana mestinya. Untuk itu Pemko Padang bekerjasama dengan TNI, Polri, Kemenag dan lain-lain," terang Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Jumat (9/11).

Mahyeldi mengungkapkan kasus Kriwil telah ditangani oleh Pemko Padang.

"Tadi sudah dibawa dan diurus oleh Dinas Sosial untuk selanjutnya dibina. kakak laki-laki Kriwil turut berdialog dan memberi penjelasan kepada ibunya," ungkap Mahyeldi.

Plt Kasatpol PP Padang Yadrison mengatakan, Kriwil sudah sering diamankan oleh anggotanya.

“Bahkan sudah pernah dikirim ke Dinsos. Tapi sekarang terulang kembali, anak tersebut diikat lagi. Sekarang ditertibkan lagi, selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial,” sebut Yadrison.

Yadrison menyebutkan, bocah tersebut sengaja diikat orang tuanya disalah satu pohon di RTH Imam Bonjol. Bahkan kejadian berulang dan sudah bertahun-tahun. Ibunya sehari-sehari menjadi pedagang asongan di Pasar Raya Padang.  

“Kata orang tuanya kepada kami, ia sengaja mengikat anaknya karena tidak dapat lagi mengendalikan si anak yang sering mengamuk dan merusak apapun yang ditemuinya. Setiap pukul 17.00 WIB ikatan dilepas dan setiap jadwal makan siang dibawa pergi makan,” ucap Yadrison.

 Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Padang, Amasrul membenarkan, kalau anak tersebut memang sudah sering dikirim ke dinsos. Selain itu orang tuanya juga sudah diberikan bantuan seperti diberikan gerobak untuk berjualan.

"Dari dulu kami ingin merawat anak tersebut, dan menempatkannya di panti. Tapi memang orang tuanya tidak mau anaknya di sini. Bahkan ia sempat mengatakan, dari pada anaknya kami rawat biarlah dia mati dulu," sebutnya.

Saat ini Dinsos Padang masih mengupayakan cara-cara kekeluargaan. Menurutnya pendekatan secara kekeluargaan akan berdampak untuk anak.

“Apabila nantinya memang tidak bisa lagi dengan cara kekeluargaan. Tentunya kami akan menempuh cara lain, sehingga anak ini bisa mendapatkan penanganan dari kami,” katanya. 

Dikatakan Amasrul, sekarang dari dinsos sudah mendatang pisikolog untuk orang tuanya, tujuan agar bisa memberikan pengertiannya.

Sementara itu orang tua si Kriwil, Lusi di depan awak media mengatakan tidak ingin berpisah dengan anaknya.

"Kalau ditinggalkan di dinsos, saya tidak bisa hidup besok lagi. Kriwil tidur dengan saya. Makan disuapi. Ia diikat karena sering lari-lari dan merusak. Sementara saya harus berdagang asongan. Pagi ia diikat, tapi sore setelah saya selesai berjualan dilepas lagi. Tapi pagi diberi makan, juga siang dan malam. Tidak ada yang terabaikan," ungkapnya, kemarin.

Terlihat Lusi benar-benar menyayangi bocah yang berusia 11 tahun itu. Tapi apa daya tak ada solusi lain yang bisa dilakukannya sehingga cara yang dipilihnya dengan mengikat Kriwil. Hal yang dilakukannya itu dinilai banyak pihak bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. (h/yes/pmi)

Baca juga: Miris-kisah-anak-yang-diikat-di-bawah-pohon-beringin



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 16 November 2018 - 16:38:42 WIB

    Polisi Buru Orang Tua dari Anak yang Ditemukan di Tepi Jalan Tanjung Labuah

    Polisi Buru Orang Tua dari Anak yang Ditemukan di Tepi Jalan Tanjung Labuah SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM- Jajaran Polres Sijunjung masih menyelidiki orang tua kandung yang tega membuang bayi yang ditemukan warga di pinggir jalan Jorong Simpang Sawah Salupak Nagari Tanjung Labauh Kecamatan Sumpur Kud.
  • Jumat, 16 November 2018 - 15:06:06 WIB

    Kos-kosan Pak RW di Digerebek Pol PP Padang, Anak Kos: Saya Hanya ML Pak

    Kos-kosan Pak RW di Digerebek Pol PP Padang, Anak Kos: Saya Hanya ML Pak PADANG, HARIANHALUAN.COM-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang, bersama warga menggrebek salah satu rumah milik Ketua RW 02 Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kamis (15/11) sekitar 22.00 WIB. Penggerebekan .
  • Kamis, 08 November 2018 - 19:43:16 WIB

    Ini Kronologis Mobil TdS Tabrak Ibu dan Anak di Pasaman

    Ini Kronologis Mobil TdS Tabrak Ibu dan Anak di Pasaman PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Terkait mobil official TdS yang menambrak kecelakaan di Pasaman, Kasat Lantas Polres Pasaman, AKP Angga Putra Kristyadika mengatakan, bahwa kasus kecelakaan itu melibatkan salah satu official tim p.
  • Kamis, 08 November 2018 - 17:53:24 WIB

    Mobil Logistik TdS Tabrak Ibu dan Anak di Pasaman

    Mobil Logistik TdS Tabrak Ibu dan Anak di Pasaman PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Satu unit mobil official pembawa logistik TdS menabrak ibu dan anak di Jorong VI Batung Baririk, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Kamis (8/11) pukul 14.00 WIB..
  • Rabu, 07 November 2018 - 16:03:33 WIB

    Mak Uniang Nekat Culik Anak untuk Tagih Hutang

    Mak Uniang Nekat Culik Anak untuk Tagih Hutang PADANG, HARIANHALUAN.COM—AS alias Mak Uniang (50) melarikan seorang siswa kelas 6 sekolah dasar (SD) selama tiga hari. Ia melakukan perbuatan tersebut karena orang tua siswa yang dimaksud berutang Rp30 juta. Bocah SD berini.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM