HUT ke-73, Brimob Siap Amankan Kamtibmas


Kamis, 15 November 2018 - 20:13:21 WIB
HUT ke-73, Brimob Siap Amankan Kamtibmas Acara HUT ke-73 tahun Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumbar digelar di halaman Mako Brimob, Padang Sarai Kota Padang, Rabu (14/11). PERI MUSLIADI

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Memperingati HUT ke-73, Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumbar menggelar upacara di halaman Mako Brimob, Padang Sarai, Kota Padang, Rabu (14/11). Pada acara kali ini bertemakan Korps Brimob Polri yang promoter siap mengamankan agenda kamtibmas pada 2018 dan 2019.

Acara tersebut dihadiri Forkopimda, ketua pengadilan tinggi, ratusan prajurit polri, mantan prajurit brimob, TNI, dan pejabat meliter, serta jajaran pemerintah lainnya.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, selaku pembina upacara membacakan amanat kapolri, bahwa brimob polri adalah satuan elit kepolisian yang telah berkontribusi aktif bagi bangsa dan negara Indonesia semenjak masa perjuangan kemerdekaan. Karena itu, keberadaannya tidak akan pernah bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, Fakhrizal menyebutkan, kapolri juga mengharapkan agar brimob polri dapat berperan aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam penanganan bencana alam.

"Brimob polri hendaknya dapat memberikan bantuan evakuasi dalam bentuk kegiatan SAR, maupun untuk hadir memberikan pelayanan keamanan di daerah rawan bencana," katanya.

Sementara itu, Fakhrizal mengatakan, terkait pelaksanaan pengamanan Pilpres 2019, juga memerlukan pelibatan brimob dalam pengamanannya. Untuk itu, Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian menekankan kepada satuan brimob di seluruh Indonesia untuk saling bahu-membahu melakukan pengamanan dan saling memback-up antara satu dengan lainnya, sehingga pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Untuk itu, kami berharap brimob senantiasa meningkatkan kenerja yang lebih baik lagi dan jaga kehormatan pribadi dan institusi, serta terus pelihara kesiapsiagaan personel, jangan pernah lelah meningkatkan pengetahuan dan selalu jalin kerja sama dengan semua pihak," ucap Fakhrizal.

Fakhrizal mengharapkan, semoga kesatuan brimob yang dicontohi ini terus menjaga eksistensinya dan semakin dicintai masyarakat, serta ke depannya lebih baik lagi. (h/mg-pmi)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 Mei 2019 - 10:10:23 WIB

    Hasil Pemetaan oleh Aman Segera Dikaji, Hutan Adat Mentawai Mendesak

    Hasil Pemetaan oleh Aman Segera Dikaji, Hutan Adat Mentawai Mendesak Orang Mentawai susah berkompetisi di luar. Kita lihat saja, dari kilometer 0 sampai kilometer 9 Tuapejat, tidak ada Masyarakat Mentawai yang berjualan, meskipun hanya jualan goreng pisang. Padahal, modalnya tidak terlalu besa.
  • Selasa, 23 April 2019 - 12:15:15 WIB

    Kerusakan Hutan Sumbar Sedikit Menurun

    Kerusakan Hutan Sumbar Sedikit Menurun PADANG, HARIANHALUAN.COM—Angka tutupan hutan Sumatera Barat selama 2018 mencapai 44,88 persen, atau seluas 1.897.911 hektare. Jumlah ini meningkat 0,81 persen, atau seluas 34.373 hektare dibandingkan angka tutupan lahan pad.
  • Selasa, 26 Februari 2019 - 09:58:25 WIB

    Karhutla di Rupat Riau Makin Meluas, Sumbar Pantau Asap Kiriman

    Karhutla di Rupat Riau Makin Meluas, Sumbar Pantau Asap Kiriman Kami terus melakukan pantauan lewat citra satelit, dan sejauh ini belum terlihat titik api di hutan-hutan. Baik yang letaknya jauh mau pun yang langsung berbatasan dengan Riau. (YOZWARDI—KEPALA DINAS KEHUTANAN SUMBAR).
  • Selasa, 29 Januari 2019 - 13:50:37 WIB

    Terbentur Hutan Lindung, Jalan Kambang-Muara Labuh Masuk RTRW

    Terbentur Hutan Lindung, Jalan Kambang-Muara Labuh Masuk RTRW PADANG, HARIANHALUAN.COM — Upaya pembangunan Jalan Kambang (Pesisir Selatan)-Muara Labuh (Solok Selatan) terbentur status lahan yang termasuk dalam kawasan hutan lindung. Karena kebutuhan jalan dinilai mendesak, DPRD Sumbar.
  • Rabu, 23 Januari 2019 - 13:38:19 WIB

    Jalan Pessel – Solok Terhalang Status Hutan

    Jalan Pessel – Solok Terhalang Status Hutan PADANG, HARIANHALUAN.COM — Setelah sempat tertunda lantaran terhalang hutan konservasi, pengerjaan jalan sepanjang 42 kilometer yang dimulai dari Nagari Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan menuju Nagari .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM