Seberangi Sungai Sambil Bawa BBM, Seorang Pria Hanyut di Batang Kapas


Jumat, 16 November 2018 - 09:42:33 WIB
Seberangi Sungai Sambil Bawa BBM, Seorang Pria Hanyut di Batang Kapas Petugas BPBD Pessel bersama masyarakat saat melakukan pencarian korban di sekitar aliran Sungai Nyalo, Kecamatan Batangkapas.

Warga Sungai Terseret Arus

 

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Seorang warga Kampung Sungai Nyalo, Nagari IV Koto Mudiek, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), dikabarkan hilang terbawa arus sungai, sejak Rabu, (14/11), hingga kini Kamis, (15/11), belum ditemukan.

"Benar, kejadiannya kemarin, sekitar pukul 02.00 WIB. Hingga kini belum ditemukan," ucap Tasri (36).

Ia menjelaskan, korban diketahui bernama Syaiful Efendi (48). Ia diduga terseret arus sungai saat hendak membawa jerigen Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, untuk mesin eksavator yang saat itu sedang melakukan pengerjaan proyek pembukaan jalan baru disekitar belataran sungai.

"Saat kejadian, kami langsung menelepon pihak BPBD Pessel untuk melakukan pencarian. Namun, dikarenakan hari sudah malam, pencarian dilakukan hanya sebentar saja," ujarnya.

Menurut dia, masyarakat sangat kecewa dengan kurang tanggapnya BPBD setempat. Sebab, saat melakukan penyisiran ke sungai, petugas BPBD terlihat tak satu pun berani menyelam, dengan alasan tidak memiliki peralatan.

"Kalau tak menyelam, untuk apa turun ke sini. BPBD kan, punya anggaran. Sementara, kami beriuran membeli minyak bot untuk melakukan pencarian dengan cara menyelam. Kalau dihitung Rp100 ribu habis untuk beli minyak, itu belum termasuk biaya makan dan minum," katanya dengan nada kesal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pessel, Herman Budiarto, mengatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan pencarian. Namun, hingga kini belum membuahkan hasil yang maksimal.

"Awal kejadian, kami dapat kabar dari masyarakat malam. Petugas langsung bergerak ke lokasi. Namun, karena hari sudah gelap pencarian terpaksa dilanjutkan besok nya," katanya.

Ia menduga, peristiwa hanyutnya korban disebabkan karena debit air sungai meningkat. Sehingga tak mampu menahan arus dan menghanyutkannya.

"Kami menduga korban tak mampu menahan keseimbangan saat melawan arus. Sebab, BBM yang dibawanya juga berat," ucapnya.

Lebih lanjut kata dia, pencarian korban dilakukan dengan cara menyisiri belataran sungai Batang Kapas, menggunakan satu unit Perahu Karet milik BPBD setempat.

"Pencarian sudah kami lakukan sejak kemarin sekitar pukul 20.30 WIB, hingga kini belum membuahkan hasil," ujarnya. (h/kis)

 

 

 




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM