Jaksa Tangkap Buronan Kasus Dana Transmigrasi di Padang


Sabtu, 17 November 2018 - 14:55:18 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Jaksa Tangkap Buronan Kasus Dana Transmigrasi di Padang Eddi Warlis (baju kuning) ketika dijemput jaksa ke kediamannya.

PADANG, HALUAN - Jaksa eksekutor dari Kejaksaan Negeri Padang (Kejari) Padang akhirnya berhasil menangkap Eddi Warlis, buronan kasus korupsi dana transmigrasi yang dijatuhi hukuman dua tahun penjara oleh Mahkamah Agung, tahun 2011 silam. Eddi merupakan mantan pejabat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar.

Penangkapan terhadap Eddi Warlis dilakukan tim kejaksaan yang dipimpin Muhasnan Mardis, Sabtu (17/11/2018) di Jalan Adinegoro, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan KotoTangah, Kota Padang. "Iya, buronan atas nama Eddi Warlis berhasil diamankan. Dia dieksekusi sesuai dengan putusan Mahkamah Agung," terang Eri Ritonga, Kasipidsus Kejari Padang, Sabtu (19/11) siang.

Diketahui, kasus yang menjerat Eddi Warlis sempat menghebohkan publik Sumbar. Sebelum digiring ke meja hijau, Eddi Warlis juga sempat buron. Jaksa bahkan menyebar fotonya, dan memampang wajah Eddi Warlis di media massa saat kasus berjalan tahun 2018.

Eddi terjerat dalam perkara tindak pidana korupsi proyek Pembinaan Penyiapan Permukiman dan Penempatan Transmigrasi (P4T) di Dusun Tangah Kabupaten Solok Selatan dan Padang Hilalang, Kabupaten Dhamasraya Tahun 2006. Di Dusun Tangah yang dikerjakan dengan nilai proyek sebesar Rp3.816.871.000, sedangkan proyek permukiman transmigrasi di Padang Hilalang nilianya mencapai Rp4.256.737.000. Kedua proyek tersebut dilaksanakan tahun anggaran 2006 lalu.

Proyek di Hilalang Panjang Dhamasraya baru dikerjakan 58,1 persen, sedangkan pencairan uangnya sudah 100 persen. Untuk proyek Dusun Tangah Solok Selatan pengerjaan fisik baru 53,77 persen, namun pencairan dana sudah 100 persen. 

Dalam persidangan tingkat pertama, Eddi dituntut enam tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun majelis hakim Pengadilan Negeri Padang hanya menjatuhkan vonis dua tahun. Vonis yang sama juga dijatuhkan Mahkamah Agung. Berdasarkan putusan MA RI no.2639 K/ Pid.sus/2010 tgl 27 april 2011, Eddi yang merupakan mantan Kasi Bimbingan Penyuluhan Bina Usaha Transmigrasi dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan. (h/mg-hen)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 07 September 2018 - 10:32:23 WIB

    Koruptor Rp4,6 M di Padang Pariaman Diciduk Jaksa di Jakarta

    Koruptor Rp4,6 M di Padang Pariaman Diciduk Jaksa di Jakarta PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sempat buron, terpidana korupsi pengadaan instalasi air bersih Kabupaten Padang Pariaman senilai Rp4,6 miliar akhirnya ditangkap  kejaksaan, Rabu (5/9) siang. Terpidana bernama Khossan Katsidi di.
  • Selasa, 08 Mei 2018 - 12:05:50 WIB

    Kasus Kosmetik Ilegal di Padang Dilimpahkan ke Jaksa

    Kasus Kosmetik Ilegal di Padang Dilimpahkan ke Jaksa PADANG, HARIANHALUAN.COM – Pihak Kejaksaan Tinggi Sumbar menyebutkan proses pelimpahan berkas kasus dugaan distribusi kosmetik ilegal yang diungkap beberapa waktu lalu akan memasuki proses tahap II. Kasus ini terungkap sete.
  • Kamis, 15 Maret 2018 - 11:15:48 WIB

    Ditahan Jaksa, Satu Tersangka Dugaan Korupsi di Tanah Datar Pingsan

    Ditahan Jaksa, Satu Tersangka Dugaan Korupsi di Tanah Datar Pingsan TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Tiga orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dam Madrasah Tsanawiyah Negeri Koto Nan Tuo Barulak Kecamatan Tanjung Baru, Tanah Datar ditahan Kejaksaan Negeri Tanah Datar.
  • Rabu, 14 Maret 2018 - 09:56:55 WIB

    Pimpinan BPSDM Sumbar Dilaporkan ke Jaksa

    Pimpinan BPSDM Sumbar Dilaporkan ke Jaksa PADANG, HARIANHALUAN.COM – Pengelolaan keuangan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar. Dalam laporan, ada dugaan korupsi ratusan juta terkait anggaran honori.
  • Kamis, 08 Maret 2018 - 09:07:25 WIB

    Bos Miras Oplosan Diserahkan ke Jaksa

    Bos Miras Oplosan Diserahkan ke Jaksa PADANG, HARIANHALUAN.COM – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menyerahkan tersangka pembuat minuman keras (miras) oplosan, Rudi Wijaya (53) dan pekerjanya, Arman Gea (35) ke Jaksa Penun.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM