Kasus Anggaran BNPB di Solsel, Tersangka Kembalikan Uang Korupsi


Sabtu, 24 November 2018 - 09:19:02 WIB
Kasus Anggaran BNPB di Solsel, Tersangka Kembalikan Uang Korupsi Dokumentasi Haluan

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM – Tersangka kasus korupsi anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Solok Selatan (Solsel), berinisial BA mengembalikan uang ke negara. Fee proyek yang diterimanya sebesar Rp75,5 juta diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Uang itu, dititip sementara untuk berikutnya digunakan sebagai pengganti kerugian negara.

BA adalah Direktur PT Buana Mitra Selaras, yang melaksanakan proyek pekerjaan perbaikan darurat tebing Batang Bangko 2016, menggunakan anggaran BNPB Rp4 miliar lebih. Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut diduga menyimpang. Pihak kejaksaan menduga, terjadi penyimpangan pada pengadaan batu kali, pengadaan beronjong dan pemberian fee ke PT Buana Mitra Selaras. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp1 miliar lebih sesuai audit resmi BPK RI.

"Tersangka BA telah menyerahkan dana sebesar Rp75,5 juta. Dana itu dititipkan sementara kepada kami, untuk membayar kerugian negara sesuai dengan yang disangkakan kepadanya," ungkap Kepala Kejari Solsel, M.Rohmadi kepada wartawan, Jumat (23/11) di ruang kerjanya.

Didampingi Kasipidsus Raden Hairul Sukri dan Kasi Intel, Hafiz Kurniawan, Rohmadi menyebutkan bahwa pengembalian dana untuk mengganti kerugian negara itu, dilakukan tersangka BA awal November. Tersangka datang ke kejari dengan didampingi pengacaranya. "Penyerahan dana itu dilakukan di sini (kejari Solsel-red). Dihadapan saksi-saksi dan pengacara yang bersangkutan," katanya.

Terkait kasus dugaan korupsi itu sendiri, ditegaskan Rohmadi, tetap akan ditindaklanjuti sesuai hukum dan aturan berlaku. "Dengan dikembalikannya dana tetsebut sebagai pengganti kerugian negara, tidak serta merta menghentikan proses hukum. Kasus itu akan tetap berlanjut sesuai aturan berlaku," ucapnya.

Disamping BA, masih ada sejumlah tersangka lain yaitu MA dan IM. Keduanya adalah pelaksana yang mengurus proyek itu. (h/jef)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 15 Mei 2019 - 19:04:39 WIB

    Kasus Korupsi Proyek Jalan, KPK Geledah Kantor dan Kediaman Bupati Bengkalis

    Kasus Korupsi Proyek Jalan, KPK Geledah Kantor dan Kediaman Bupati Bengkalis PEKANBARU, HARIANHALUAN.COM – Perkara dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang – Pangkalan Nyirih di Bengkalis menemui babak baru. Kemungkinan ada tersangka baru dalam perkara tersebut setelah Komisi Pemberant.
  • Kamis, 25 April 2019 - 19:39:50 WIB

    Kasus Narkoba, Polda Sumbar Bekuk Tujuh Pelaku

    Kasus Narkoba, Polda Sumbar Bekuk Tujuh Pelaku PADANG, HARIANHALUAN.COM-Selama April 2019 ini, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar, sudah menangkap tujuh orang pelaku penyalahgunaan narkoba. Dari tujuh pelaku satu orang diantaranya seorang mahasiswa d.
  • Sabtu, 13 April 2019 - 08:09:47 WIB

    Ketua dan Wakil Ketua DPR RI Desak Pengusutam Tuntas Kasus Surat Suara Tercoblos

    Ketua dan Wakil Ketua DPR RI  Desak Pengusutam Tuntas Kasus Surat Suara Tercoblos JAKARTA,HARIANHALUAN.COM – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak pihak terkait untuk mengusut tuntas dan transparan kasus surat suara Pilpres dan Pileg 2019 tercoblos yang ditemukan Selangor, Malaysia. .
  • Selasa, 02 April 2019 - 10:43:10 WIB

    Kasus Pembunuhan Istri di Solsel, Terdakwa Dihukum 16 Tahun Penjara

    Kasus Pembunuhan Istri di Solsel, Terdakwa Dihukum 16 Tahun Penjara SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Kasus pembunuhan 'istri' oleh 'suaminya' sendiri yang membuncahkan Solok Selatan (Solsel) pada akhir 2018, akhirnya tuntasdi pengadilan. Hakim sudah ketok palu. Pelaku, Budi Muhammad, dijatuh.
  • Kamis, 21 Maret 2019 - 09:58:26 WIB

    Kasus Penganiayaan Santri di Tanah datar Dilimpahkan

    Kasus Penganiayaan Santri di Tanah datar Dilimpahkan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Puluhan orang yang mengatasnamakan Alumni Pondok Pesantren Modern (PPM) Nurul Ikhlas, berunjuk rasa di depan Mapolda Sumbar, Rabu (20/3). Pendemo meminta Kapolda Sumbar mendesak penyelesaian kasus p.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM