Libatkan Semua Pihak Atasi Perilaku Seks Menyimpang


Selasa, 27 November 2018 - 11:40:25 WIB
Libatkan Semua Pihak Atasi Perilaku Seks Menyimpang Ilustrasi (net)

PADANG, HARIANHALUAN.COM- Anggota DPRD Sumbar daerah pemilihan (Dapil) Kota Padang Taufik Hidayat, meminta dinas terkait lakukan pembinaan terhadap penganut Lesbian Gay Bisexsual Transgender (LGBT) yang telah diamankan. Menurut, Taufik ketika pembinanaan tidak optimal maka aktivitas LGBT akan terulang kembali,

"Berkembangnya penyakit seks LGBT di Sumbar merupakan kegagalan bersama yang terjadi di tengah masyarakat. Mengatasinya semua pihak harus andil mencegah perilaku menyimpang ini termasuk cara pembinaan agar tidak ada lagi aktivitas ini berkembang, "katanya Senin, (26/11)

Taufik menambahkan, LGBT adalah persoalan yang komplek, banyak faktor yang menjadi pemicu perilaku tersebut berkembang di masyarakat. Di antaranya karena hilangnya rasa malu dari pelaku dan lalainya orang tua serta lingkungan mengawasi perilaku seorang anak.

"Mereka yang memiliki perilaku menyimpang, umumnya dari kecil sudah terlihat. Karenanya, saat masih kecil anak harusnya diberi pengetahuan apa yang boleh dan tidak boleh," ujar politisi Partai Hanura tersebut.

Taufik mengatakan, pelaku LGBT tidak boleh diberi ruang melakukan tindakan salah ini, sebab apa yang mereka lakukan akan mendatangkan masalah di tengah masyarakat. Secara kesehatan, imbuh dia, ini akan memicu berkembangnya penyakit menular HIV/AIDS, kemudian dilihat secara moral dan adat ini adalah perilaku yang salah, apalagi jika dilihat dari sisi agama, LGBT sangat dilarang.

"Maka dari itu, orang tua, guru yang ada di sekolah, alim ulama, niniak mamak dan seluruh stakholder harus berjalan bersama menangkal perilaku menyimpang ini," tegas Taufik yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim menyatakan setuju regulasi untuk mengatasi LGBT dibahas segera.

"Kita harus segera membuat aturan terkait LGBT ini sebab dari seluruh provinsi di Indonesia kita masuk tiga besar. Hari ini memang belum bisa kita putuskan, karena dalam mengusulkan Perda itu ada aturan-aturan yang perlu ditampung dulu. Tapi kita usahakan secepatnya penyakit masyarakat ini bisa teratasi. Perlu saya sampaikan, jika sudah berkaitan dengan masyarakat, Perda bisa mendadak dibahas," ucap Hendra. (h/len)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 06 September 2019 - 22:31:58 WIB

    Kerusuhan Papua Libatkan Aktor Luar Negeri

    Kerusuhan Papua Libatkan Aktor Luar Negeri JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Libatkan aktor oknum dari dalam dan luar negeri, kerusuhan di Papua dan Papua Barat telah dirancang hingga 1 Desember 2019 untuk menarik perhatian dunia. .
  • Selasa, 27 Maret 2018 - 23:53:56 WIB

    Duel Maut di Jati Padang Libatkan Adik Kakak

    Duel Maut di Jati Padang Libatkan Adik Kakak PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Setelah diperiksa dan dimintai keterangan sebagai saksi, akhirnya Andi (25 tahun) ditetapkan sebagai tersangka. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang memastikan tersangka ikut terliba.
  • Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:15:51 WIB

    Pascapenembakan Burung Kuntul, BKSDA Bakal Libatkan Walinagari Sosialisasi Undang-Undang

    Pascapenembakan Burung Kuntul, BKSDA Bakal Libatkan Walinagari Sosialisasi Undang-Undang PADANG, HARIANHALUAN.COM--Kepala Satuan Polisi Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumbar, Zulmi Gusrul menegaskan ke depan pihaknya akan lebih meningkatkan sosialisasi tentang Undang-undang konservasi su.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM