Semen Padang FC 'Bantai' Persita Tanggerang, Kembali ke Habitat


Kamis, 29 November 2018 - 10:36:48 WIB
Semen Padang FC 'Bantai' Persita Tanggerang, Kembali ke Habitat Kegembiraan tim Semen Padang FC setelah mengalahkan Persita Tanggerang dalam laga di Stadion Gor Agus Salim, Padang, Rabu (28/11). Irham

PADANG, HARIANHALUAN.COM – “Kembali ke habitat” begitu Ranah Minang menyambut kemenangan 3-1 Semen Padang FC atas Persita Tangerang di pertemuan kedua semifinal Liga 2 Indonesia, Rabu (29/11) di Stadion H. Agus Salim. Selain kembali ke Liga 1 Indonesia tahun depan, kemenangan agregat 3-2 itu juga bermakna selembar tiket untuk berlaga di partai final liga 2 menghadapi PSS Sleman, yang akan digelar di Stadion Pekansari Bogor, Senin 3 Desember mendatang.

Semen Padang FC sempat mengawali laga dengan kagok. Selain karena secara agregat tengah tertinggal satu gol dari tim tamu, 10.000 suporter Semen Padang FC juga sempat terhenyak saat pemain Persita, Ryan Kurnia, mencebloskan bola ke gawang Semen Padang FC yang dikawal Rendy Oscario pada menit 30.

Namun, asa Semen Padang FC kembali hidup dua menit berselang. Tepat setelah Riski Novriansyah mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tak butuh waktu lama, pendukung tuan rumah kembali bersorak di menit 36 setelah Afriansyah berhasil memanfaatkan umpan silang kiriman Irsyad Maulana. Skor 2-1 bertahan sampai turun minum.

Menang Meyakinkan

Mengawali babak kedua, baik Persita atau pun Semen Padang FC, terlihat lebih hati-hati. Tensi laga yang tinggi pada babak pertama sedikit menurun. Namun akhirnya, gol yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah kembali hadir pada menit ke-60. Berawal dari solo run Abdulrahman Lestaluhu yang mengirim umpan kepada Riski Novriansyah, yang diakhiri dengan shooting yang membentur tangan pemain bertahan Persita. Pinalti untuk tuan rumah.

Irsyad Maulana Semen Padang FC yang ditunjuk sebagai eksekutor tidak membuang-buang peluang. Kapten kedua Semen Padang FC itu dengan tenang mengecoh penjaga gawang dan membawa unggul Semen Padang FC 3-1. Beberapa peluang kembali tercipta usai gol itu, tetapi skor 3-1 berakhir hingga wasit meniup peluit panjang.

Pelatih Kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli mengatakan, ia sangat bersyukur dengan kemenangan dan kepastian kembali ke Liga 1 Indonesia. "Alhamdulillah dan terima kasih kepada semua pihak, baik masyarakat Sumbar dan semua media yang selalu memberikan dukungan. Tanpa dukungan semua itu, pasti sangat sulit," katanya saat konferensi pers usai pertandingan.

Ia mengatakan, satu hal yang terpenting bagi dirinya adalah anak asuhnya kembali kepada permainan sebenarnya. "Bagaimana mereka bermain, cara pegang bola, umpan, dan kepercayaan diri pemain. Itu yang penting kembali," sebutnya.

Sebelum permainan dimulai, kata Syafrianto, dirinya mengaku sangat percaya diri. Keyakinan tersebut tidak terlepas dari para pemain yang juga sangat percaya diri dan yakin dapat memastikan tiket ke babak final sekaligus melenggang ke Liga 1 Indonesia tahun depan.

"Inilah yang membawa keyakinan untuk diri saya sendiri. Ini harus dibiasakan pada laga-laga selanjutnya," katanya.

Selain itu, tidak adanya persoalan yang terjadi di internal tim, baik antara pemain, pelatih, dan manajemen, dinilai juga menjadi kunci sukses Semen Padang FC kembali ke Liga 1. Namun untuk perombakan tim, mantan pelatih PSPS Riau itu mengatakan akan melihat perkembangan ke depan dari semua pemain yang ada saat ini. "Yang jelas pemain sekarang diapresiasi. Selain itu, pemain sekarang kebanyakan diisi pemain muda dan memang disiapkan untuk liga 1," ujarnya.

Pemain andalan Semen Padang FC, Irsyad Maulana juga meluapkan rasa syukur setelah tanggung jawab yang diemban untuk membawa Semen Padang FC kembali ke Liga 1 terbayar lunas. "Salut dengan pelatih. Bagaimana pun goncangan tim selama musim berjalan, pelatih terus memberikan dukungan dan sokongan semangat untuk kami," katanya.

Sebelum laga, kata Irsyad, ia sempat merasakan masalah pada lutut. "Tetapi pelatih meyakinkan bahwa saya dapat bermain. Alhamdulillah kepercayaan itu bisa saya bayar," ujarnya.

Di sisi lain, Pelatih Kepala Persita Tangerang, Wiganda Saputra, mengaku sangat kecewa dengan kekalahan kali ini. "Anak-anak terlalu panik bermain. Kepanikan itu yang dimanfaatkan lawan. Instruksi dari awal saya rasa sudah jelas, agar tidak terburu-buru. Namun, kami akan fokus ke laga selanjutnya dan mengunci posisi ketiga untuk kembali ke Liga 1," katanya. (h/mg-mal)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM