Pemprov Sumbar Ubah Skenario Perda LGBT


Jumat, 30 November 2018 - 09:23:59 WIB
Pemprov Sumbar Ubah Skenario Perda LGBT Ilustrasi (net)

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Untuk menangkal perluasan perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat berencana menerbitkan peraturan daerah (perda) tentang ketahanan keluarga. Rencana ini disebut lebih masuk akal dibanding merevisi Perda Nomor 11 Tahun 2001 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Maksiat, sebagaimana diusulkan banyak pihak.

"Perda ini akan mencakup berbagai hal yang berkaitan dengan bagaimana orangtua membina anggota keluarganya. Jadi, kami berharap ini bisa menjadi panduan bagi masyarakat dalam menangkal pengaruh perilaku LGBT di keluarga masing-masing. Rancangan perdanya tengah digodok. InsyaAllah tahun depan sudah rampung," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat Sosialisasi Penguatan Lembaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak, Kamis (29/11) di Rocky Hotel, Padang.

Irwan menyebutkan, saat ini Perda Nomor 11 Tahun 2001 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Maksiat sudah tidak lagi relevan jika digunakan untuk menangkal penyebaran perilaku LGBT di Sumbar. Ia menilai, meski telah direvisi sekali pun, perda tersebut diperkirakan tidak akan berjalan secara efektif karena hanya mencakup aksi pencegahan maksiat secara umum.

"Justru yang paling dibutuhkan saat ini adalah aturan atau landasan hukum yang menyasar perilaku LGBT secara spesifik. Artinya, aturan yang benar-benar menembak langsung ke inti permasalahan," katanya lagi.

Oleh karena itu Irwan mengimbau masyarakat Sumbar untuk menyamakan persepsi dalam upaya pemberantasan perilaku LGBT. Salah satu persepsi yang harus disamakan adalah bahwa upaya pemberantasan yang dimaksud dalam hal ini adalah pemberantasan terhadap perilaku LGBT.

"Boleh benci terhadap perilakunya, tapi tidak terhadap pelakunya. Jangan sampai pelakunya dibenci, dihujat, apalagi dianiaya. Justru sebaliknya, mereka harus didekati, dirangkul, dan dibantu untuk sembuh agar kembali ke kodrat mereka yang sesungguhnya," tuturnya lagi

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumbar, Ratnawilis mengatakan, sosialisasi yang digelar kali ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam menanggulangi berbagai permasalahan sosial, termasuk perkembangan perilaku seks menyimpang LGBT.

"Melalui acara ini kami ingin membuat kesepakatan bersama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan perilaku LGBT di Sumbar. Para perempuan, terutama kaum ibu punya tugas besar dalam mendidik anak-anak mereka sehingga terhindar dari pengaruh perilaku LGBT. Inilah yang hendak kami sasar," ujarnya.(h/mg-dan)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM