Terindikasi Tak Punya Izin, Material PT MAC Disegel Polres Mentawai


Selasa, 04 Desember 2018 - 09:24:22 WIB
Terindikasi Tak Punya Izin, Material PT MAC Disegel Polres Mentawai  POLICE LINE – Pemasangan garis polisi oleh Polres Mentawai terhadap ribuan ton material bangunan milik PT MAC di di Simaobuk, Desa Goiso'Oinan, Kecamatan Sipora Utara, Senin (3/12), yang terindikasi tidak mengantongi izin penumpukan material. REDI

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM — Polres Mentawai menertibakan dan memasang garis polisi atas ribuan ton stockpile material bangunan milik PT. Mega Asri Cemerlang (PT. MAC) di Simaobuk, Desa Goiso'Oinan, Kecamatan Sipora Utara, Senin (3/12). Pemblokadean dilakukan karena PT MAC terindikasi tidak mengangtongi izin stockpile atau izin penumpukan.

Kasat Reskrim Polres Mentawai, Iptu Hendri Bayola mengatakan, PT MAC merupakan satu-satunya mitra perusahaan daerah (Perusda) Kemakmuran Mentawai yang memiliki hak menyuplai material split dan pasir untuk bahan bangun, tetapi perusahan itu terindikasi tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk menumpuk material di lokasi penumpukan.

"Kalau PT MAC melakukan penjualan, seharusnya penjualan dilakukan kepada Pimpro (Pimpinan Proyek-red), tanpa harus melakukan penumpukan di sini. Kalau melakukan penumpukan, juga harus mengantongi izin stockpile atau izin penumpukan," kata Hendri kepada sejumlah wartawan.

Hendri menyebutkan, dari dua tumpukan split dan satu tumpukan pasir di lokasi milik pemerintah tersebut, terdapat setidaknya 16 ribu ton material yang diangkut oleh kapal ponton sebanyak dua kali pengangkutan, "Kalau jumlahnya kami perkiraan mencapai 16 ribu ton, karena satu kali trip pengangkutan dengan ponton itu muatannya delapan ribu ton," ucapnya lagi.

Ia menegaskan, pihaknya telah memberikan teguran dan tenggang waktu kepada PT MAC untuk melengkapi semua perizinan sebelum melakukan penumpukan. Namun, sejak pertama kali beroperasi di Mentawai pada juni 2018 lalu, hingga sekarang perusahaan tersebut belum mengantongi IUPK stockpile.

"Pemasangan garis polisi dilakukan karena, pertama, berdasarkan perintah komandan. Kami telah melakukan sidak, melakukan pemeriksaan perizinan, dan menemukan bahwa PT MAC tidak mengantongi Izin. Awalnya kami tak serta merta melakukan penertiban, kami berikan tenggang waktu untuk melengkapi izin, bahkan sudah ada surat pernyataan, tetapi sampai surat kedua pun masih belum ada tanggapan. Atas perintah Kapolres, kami tertibkan, " ujarnya lagi.

Sementara itu, terkait kelanjutan kasus yang melanggar pasal 158 Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba) tersebut, pihak Polres mengaku masih melakukan penyelidikan hingga nanti ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dalam waktu dekat akan kami tingkatkan statusnya ke penyidikan dan nanti, setelah kami lakukan pemeriksaan, baru bisa kami tetapkan siapa yang jadi tersangka," ucapnya kemudian.

Kegiatan penertiban dan pemasangan garis polisi tim gabungan Polres Mentawai itu dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim. Turut serta mengamankan penertiban, tim Sabara, Bag Ops, Provos, dan Intelkam Polres Mentawai.

PT MAC Tak Terima

Sementara salah seorang perwakilan dari PT MAC, Aris, saat dihubungi Haluan melalui telefon seluler mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya aksi penyegelalan material terhadap material perusahaan tersebut oleh kepolisian. Ia pun mengaku keberatan atas upaya sepihak yang dilakukan oleh petugas tersebut.

“Saya kan tidak begitu tahu bagaimana kronologis pemasangan garis polisi itu. Di lapangan tentu hanya ada anggota, dan tentu tidak tahu soal itu," kata Aris, Senin (3/11).

Aris juga menyebutkan, pihaknya telah mengantongi Izin IUPK, hanya saja Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantau Lingkungan Hidup (UPL) masih dalam proses di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mentawai.

"IUPK nya sudah, izin UKL-UPL yang sedang dalam proses di Pemda. Kalau izin IUP-nya sudah. Sudah kami kasih tau kok sama merek (Polres-red). Kalau begini tentu kami tidak terima. Secara prinsip kami tidak terima seperti itu kan, kami juga tidak bisa melarang. Akan tetapi seperti apa kami belum tahu, nanti kami koordinasi dengan pihak Polres," ujarnya. (h/red)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM