Kasus RSJ Gaduik Masuk Pengadilan


Jumat, 07 Desember 2018 - 10:40:44 WIB
Kasus RSJ Gaduik Masuk Pengadilan Kasipidsus Kejari Padang Perry Riongga melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi pembangunan turap rumah sakit jiwa (RSJ) HB Saanin Padang pada tahun 2013 kepada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang, Kamis (6/12). Yuhendra.

PADANG, HARIANHALUAN.COM –Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Kejaksaan Negeri Padang melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi pembangunan turap Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang. Dalam waktu dekat, enam tersangka akan disidangkan.

Kasus itu menjerat mantan Direktur RSJ, Kurniawan Sedjahtera selaku Pengguna Anggaran (PA), Erizal menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Bentoni Warman  yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Asmardi selaku konsultan pengawas, Haris Wibowo dan Syafri Yunanda selaku rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan turap RSJ HB Saanin tersebut.

Berdasarkan audit Investasi yang dilakukan oleh BPK, dalam proyek tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp124 juta. "Setelah selesai penyusunan berkas dakwaan, hari ini (Kamis-red) kami melimpahkan berkas dugaan kasus pemabngunan RSJ ke Pengadilan Tipikor Padang untuk di proses," kata Kasipidsus Kejari Padang Perry Riongga yang juga Ketua JPU usai melimpahkan berkas perkara, Kamis (6/12).

Dijelaskannya, enam tersangka yang sudah ditetapkan statusnya sejak tahun 2014 lalu diduga telah melakukan tindak korupsi sesuai hasil audit BPK tentang proyek pembangunan turap RSJ Saanin tahun anggaran 2013. Ia menyebut, perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian negara senilai Rp124 juta. Kepada tersangka disangkakan pasal 2 dan Pasal 3 undang-undang nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Saat ini tersangka sudah dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Anak Air Padang. Kami sudah menyiapkan tujuh jaksa untuk proses sidang nantinya, semari menunggu jadwal yang akan diterbitkan Pengadilan, yakni saya  selaku ketua tim dengan anggota Muhasnan Mardanis, Ernawati,  Dwi Indah,  Sylvia Adriati, Surya, Budi Prihalda, Ronny," katanya.

Sementara, Panitera Muda Hukum dari Pengadilan Tipikor Padang, M Ari Sultoni membenarkan pihaknya sudah menerima berkas kasus dugaan korupsi pembangunan RSJ Saanin Padang. Sesuai aturan, berkas yang diterima nantinya akan diproses secara adminstrasi untuk diteruskan kepada ketua pengadilan. "Kami akan cek dulu berkas ini, Jika berkasnya sudah cukup, maka nantinya akan diserahkan kepada Ketua PN, setelah itu kepala pengadilan akan menunjuk majelis hakim yang akan menyidangnya," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, jika sudah memenuhi ketentuan dan syarat secara administrasi, maka siap di sampikan jadwal persidangan dan memakan waktu sekitar satu minggu ke depan. "Pekan depan atau selambatnya dua minggu kepan sidang sudah dapat di laksanakan," pungkasnya. (h/mg-hen)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 15 Mei 2019 - 19:04:39 WIB

    Kasus Korupsi Proyek Jalan, KPK Geledah Kantor dan Kediaman Bupati Bengkalis

    Kasus Korupsi Proyek Jalan, KPK Geledah Kantor dan Kediaman Bupati Bengkalis PEKANBARU, HARIANHALUAN.COM – Perkara dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang – Pangkalan Nyirih di Bengkalis menemui babak baru. Kemungkinan ada tersangka baru dalam perkara tersebut setelah Komisi Pemberant.
  • Kamis, 25 April 2019 - 19:39:50 WIB

    Kasus Narkoba, Polda Sumbar Bekuk Tujuh Pelaku

    Kasus Narkoba, Polda Sumbar Bekuk Tujuh Pelaku PADANG, HARIANHALUAN.COM-Selama April 2019 ini, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar, sudah menangkap tujuh orang pelaku penyalahgunaan narkoba. Dari tujuh pelaku satu orang diantaranya seorang mahasiswa d.
  • Sabtu, 13 April 2019 - 08:09:47 WIB

    Ketua dan Wakil Ketua DPR RI Desak Pengusutam Tuntas Kasus Surat Suara Tercoblos

    Ketua dan Wakil Ketua DPR RI  Desak Pengusutam Tuntas Kasus Surat Suara Tercoblos JAKARTA,HARIANHALUAN.COM – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak pihak terkait untuk mengusut tuntas dan transparan kasus surat suara Pilpres dan Pileg 2019 tercoblos yang ditemukan Selangor, Malaysia. .
  • Selasa, 02 April 2019 - 10:43:10 WIB

    Kasus Pembunuhan Istri di Solsel, Terdakwa Dihukum 16 Tahun Penjara

    Kasus Pembunuhan Istri di Solsel, Terdakwa Dihukum 16 Tahun Penjara SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Kasus pembunuhan 'istri' oleh 'suaminya' sendiri yang membuncahkan Solok Selatan (Solsel) pada akhir 2018, akhirnya tuntasdi pengadilan. Hakim sudah ketok palu. Pelaku, Budi Muhammad, dijatuh.
  • Kamis, 21 Maret 2019 - 09:58:26 WIB

    Kasus Penganiayaan Santri di Tanah datar Dilimpahkan

    Kasus Penganiayaan Santri di Tanah datar Dilimpahkan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Puluhan orang yang mengatasnamakan Alumni Pondok Pesantren Modern (PPM) Nurul Ikhlas, berunjuk rasa di depan Mapolda Sumbar, Rabu (20/3). Pendemo meminta Kapolda Sumbar mendesak penyelesaian kasus p.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM