Peserta Ujian CPNS di Sumbar Mengadu ke Ombudsman


Senin, 10 Desember 2018 - 08:29:15 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Peserta Ujian CPNS di Sumbar Mengadu ke Ombudsman Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sejumlah peserta seleksi kompetisi dasar (SKD) CPNS 2018 untuk beberapa formasi di Kota Padang membuat pengaduan kepada Ombudsman Sumbar, terkait janggalnya proses penjaringan peserta yang berhak mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). Beberapa di antaranya mengaku lulus ambang batas penilaian SKD, tetapi urung dipanggil kembali untuk tes selanjutnya.

Wawan Rezki, salah seorang pelapor menyebutkan, pada ujian SKD beberapa waktu lalu dengan pilihan formasi Rekam Medis penempatan Puskesmas Ikur Koto Kota Padang, ia berhasil lolos nilai ambang batas. Ia merincikan, pada tes wawasan kebangsaan (TWK) memperoleh nilai 90, Tes Intelejensia Umum (TIU) meraih nilai 100, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) meraih nilai 152.

“Kalau ditotal semuanya, 342. Namun, pada informasi kelulusan yang diumumkan kemarin, nama saya tidak keluar. Padahal saya lulus passing grade. Setelah ini, saya rencananya besok (hari ini.red) ke Badan Kepegawaian Daerah Kota Padang untuk mempertanyakannya," kata Wawan, Minggu (9/12).

Selain Wawan, Ombudsman Sumbar mengaku telah menerima empat laporan terkait kejanggalan dalam pelaksanaan pengumuman hasil ujian SKD, yang berujung pada dirugikannya beberapa peserta yang merasa berhak ikut seleksi ke tahap SKB. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi mengatakan, selain kasus Wawan, juga ditemukan peserta yang lolos memiliki nilai yang jauh lebih rendah dibanding peserta lainnya.

"Setidaknya hari ini kami menerima epat laporan terkait seleksi CPNS di Kota Padang. Namun karena saat ini libur, kami cuma bisa konfirmasi lewat telepon ke pihak BKD, dan data yang masuk sudah kami teruskan ke panitianya," kata Adel kepada Haluan.

Laporan yang diterima Ombudsman Perwakilan Sumbar tersebut, kata Adel, pada dasarnya berjenis sama, yaitu para pelapor yang merasa lolos SKD, tetapi namanya tidak tercantum dalam daftar peserta SKB. Justru, peserta yang lolos meraih nilai yang jauh lebih rendah dari para pelapor.

"Ada pelapor yang mengambil formasi DIII Pranata Komputer, nilai akumulasinya 346, tetapi tidak lolos dalam pengumuman. Sementara peserta yang lolos nilainya cuma 312," kata Adel lagi.

Atas temuan tersebut, katanya lagi, Ombudsman berharap agar data yang telah dikirimkan tersebut langsung diverifikasi oleh BKD dan langsung dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Jangan sampai BKD kehilangan kesempatan untuk verifikasi seperti tahapan verifikasi berkas kemarin yang juga banyak masalahnya. Meski pun besok (hari ini.red) sudah mulai ujian, saya rasa kalau BKD mau bergerak, masih ada peluang untuk verifikasi," katanya lagi.

Sebelumnya, pemerintah lewat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengeluarkan aturan baru berupa Peraturan Menteri PAN-RB (Permenpan) guna memenuhi kekurangan formasi peserta yang lulus dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018.

Dalam kebijakan itu, terdapat tiga ketentuan peserta CPNS 2018 yang berhak mengikuti SKB. Pertama, peserta yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dan berperingkat terbaik sesuai dengan jenis formasi jabatan diikutsertakan sejumlah paling banyak tiga kali jumlah alokasi formasi.

Kedua, apabila terdapat peserta yang mempunyai nilai akumulatif SKD yang sama, penentuan didasarkan secara berurutan mulai dari nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Selanjutnya, apabila terdapat peserta yang mempunyai nilai TKP, TIU, dan TWK sama, serta berada pada batas jumlah tiga kali alokasi formasi, keseluruhan peserta dengan nilai sama tersebut harus diikutsertakan dalam SKB. (h/mg-hen)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 14 Februari 2019 - 12:05:58 WIB

    BKD Sumbar Segera Rilis Peserta Ujian PPPK

    BKD Sumbar Segera Rilis Peserta Ujian PPPK PADANG, HARIANHALUAN.COM—Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar segera mengumumkan 244 nama Honorer K2 di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) yang berhak mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan.
  • Selasa, 18 September 2018 - 12:37:02 WIB

    Wawako Erwin Yunaz Lepas 25 Peserta Magang ke Bekasi

    Wawako Erwin Yunaz Lepas 25 Peserta Magang ke Bekasi Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz melepas para peserta Magang Tenaga Kerja Kota Payakumbuh, ke Bekasi, Provinsi Jawa Barat, di pelataran parkir Balaikota Payakumbuh, eks Lapangan Poliko, Senin (17/9/2018)..
  • Selasa, 28 Agustus 2018 - 21:50:42 WIB

    625 Peserta Ikuti Seleksi Prajurit TNI AD di Padang

    625 Peserta Ikuti Seleksi Prajurit TNI AD di Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM—Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) kembali menerima prajurit Bintara PK 2018. Animo generasi muda untuk bergabung dengan TNI-AD masih tinggi. Terbukti dengan mendaftarnya 625 pemud.
  • Senin, 02 Juli 2018 - 14:39:23 WIB

    Peserta Diklat ASN Provinsi Sumbar di Lantamal II: Danlantamal: Integritas Itu Penting

    Peserta Diklat ASN Provinsi Sumbar di Lantamal II: Danlantamal: Integritas Itu Penting PADANG, HARIANHALUAN.COM--Lantamal II Padang menerima kunjungan peserta Diklat Kepemimpinan tingkat III Angkatan VIII  Pola Kontribusi bagi Pejabat/Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten dan kota se-S.
  • Senin, 26 Februari 2018 - 02:05:22 WIB

    74 Peserta Ikuti Ajang Mancing Mania di Pasaman

    74 Peserta Ikuti Ajang Mancing Mania di Pasaman PASAMAN, HALUAN - Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama membuka acara mancing mania di Maninjau, Nagari Panti, Kecamatan Panti, Minggu (25/2). Sebanyak 74 pemancing tampil untuk memperebutkan sejumlah uang tunai dari pihak panit.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM