Pelaku Pembuangan Bayi di Padang Pariaman Diciduk Polisi


Jumat, 14 Desember 2018 - 15:45:35 WIB
Pelaku Pembuangan Bayi di Padang Pariaman Diciduk Polisi  Kapolres Padang Pariaman, bersama Kasat Reskrim Padang Pariaman beserta dua tersangka pembuangan bayi, Jumat (14/12). Khairul

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Satreskrim Polres Padang Pariaman berhasil membekuk dua palaku pembuang bayi di Padang Pariaman, Jumat (14/12). Kedua tersangka berinisial WY (18) dan MA (25) merupakan pasangan kekasih yang berhubungan badan di luar nikah. 

Sebelumnya kedua tersangka membuang bayinya di Aliran Sungai Batang Ulakan tepatnya didusun Pasa Teleng Korong Sicincin, Nagari Sicincin Kecamatan 2X11 Enam Lingkung, Padang Pariaman. Dimana bayi tersebut ditemukan oleh salah seorang warga yang mencari ikan.

Kepada Haluan Kasatreskrim Polres Padang Pariaman, IPTU. Fetrizal mengatakan, setelah mendalami temuan bayi tersebut dirinya bersam tim melakukan oleh TKP dan memeriksa semua saksi yang ada. Berdasarkan, beberapa keterangan saksi, pihaknya menemukam titik terang terkait pelaku pembuangan bayi tersebut. 

"Saya bersama tim melakukan pengejaran kepada tersangka pembuang bayi tersebut. Hal hasil satu tersangka yang merupakan ibu korban berhasil diamankan di rumahnya yang berlokasi di Nagari Sicincin, Korong Pasar Hilir, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung," ujarnya.

IPTU. Fetrizal juga menjelaskan, kronologis penangkapan kedua tersangka tersebut. Dimana tersangka pertama yang diamankan adalah ibu korban dengan inisial WY (18). Polisi berhasil mengamankannya saat berada di rumahnya di Kecamatan 2X11 Enam Lingkung, Korong Pasar pada Jumat lalu. Tanpa perlawan korban berhasil diamankan polisi. Sementara itu, dari keterangan korban Satreskrim Polres Padang Pariaman juga mengejar satu tersangka lainya. Dimana tersangka adalah bapak dari bayi tersebut. 

"Tersangka dengan inisial MA (25) adalag bapak bayi tersebut. Berhasil kami amankan saat melakukan aktifitas di tempat kerjanya," ujarnya Fetrizal.

Fetrizal menjelaskan, berdasarkan keterangan kedua tersangka, modus atas perbuatannya tersebut adalah menghilangkan jejak terkait hubungan terlarangnya tersebut. Diketahui kedua pasangan tersebut sudah menjalin hubungan dengan status pacaran.

"Menurut pengakuan ibu korban, ia sudah berpacaran selama satu tahun lebih. Sementara anak yang dibuangnya tersebut merupakan hasil dari hubungan terlarangnya tersebut," ujarnya.

Fetrizal juga menambahkan dari motif pelaku, kedua tersangka akan dikenakan pasal yang berbeda. Dimana ibu korban yang menjadi pelaku utama kejahatan tersebut akan dikenakan pasal berlapis,  Pasal 77C jo Pasal 80 ayat 3 dan 4 dan Undang-Undang RI  nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 341 KUHP dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. Sementara itu, tersangka kedua MA (25) akan dikenakan pasal 81 ayat 1, 2, dan Undang-Undang Perlindungan Anak. (h/rul)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM