Menkominfo Dorong Perluasan Jaringan Digital


Selasa, 18 Desember 2018 - 14:01:00 WIB
Menkominfo Dorong Perluasan Jaringan Digital Ilustrasi (net)

PADANG, HARIANHALUAN.COM --- Memasuki era revolusi industri 4.0, Indonesia targetkan Ekonomi digital pada tahun 2020 mencapai 130 milar dolar pertahun. Untuk mencapai hal itu perlu adanya upaya peningkatan Sumber daya manusia dan juga infrastruktur di seluruh Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara saat menyampaikan kuliah umum kewirausahaan dan Sosialisasi Minang entrepreneur award (MEA), di Convention Hall Universitas Andalas (Unand), Senin (17/12). Ia menyampaikan saat ini Indonesia menjadi pusat perkembangan teknologi digital.

"Saat ini, tidak saja ekonomi, usaha di bidang pertanian hingga peternakan pun sudah memakai teknologi yang membuat pekerjaan menjadi lebih efisien. Generasi muda, khususnya mahasiswa harus menyikapi hal ini dengan peningkatan SDM. Dengan begitu, teknologi yang dikuasai bisa diterapkan untuk perkembangan ekonomi digital di masing-masing daerah," kata Rudiantara.

Dijelaskannya, saat ini Kementerian komunikasi dan Informatika tidak lagi hanya mengurus masalah regulasi semata. Namun telah bergesar ke arah fasilitator. "Terjadi Perpindahan peran dari regulator menjadi fasilitator. Dulu memang banyak masalah izin prinsip yang kami tangani, untuk saat ini sudah mulai beralih ke fasilitas

Kondisi yang terjadi saat ini, kata Rudiantara, media sosial pun sudah menyediakan fitur yang mengarah kepada komersil, bukan lagi hanya sekadar jejaring sosial. Karena memang menurut Rudi perkembangan dunia internet telah memberi ruang yang luas bagi masyarakat untuk mempromosikan produk-produk yang dihasilkan.

Dalam memfasilitasi ekonomi digital pihaknya, tahun depan Kominfo juga mengupayakan sebanyak 8 juta kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia bisa go online. Sampai saat ini, baru 82 persen UMKM yang sudah bisa difasilitasi untuk masuk dalam ekonomi digital.

"Terhitung September 2018 ini, pemerintah sudah bisa memfasilitasi 6,4 juta UMKM. Kita harap dukungan SDM bisa mempermudah pencapaian target, sehingga bukan saja lebih efisien, namun juga bisa membuat usaha masyarakat bisa lebih berkembang," katanya pada kegiatan yang dimoderatori oleh Dekan Fakultas Teknik Unand, Insanul Kamil

Narasumber lainnya, AVP Bukalapak Bima Lega mendorong pentingnya anak muda untuk kreatif memanfaatkan peluang terkait bisnis e commerce. Bukalapak, katanya bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa mengembangkan pendapatan pribadi dengan memanfaatkan berbagai program yang ada. Untuk penajaman, kalau perlu, katanya lagi, kita adakan workshop agar pemahaman bisa lebih didapat oleh peserta, terutama mahasiswa.

Sementara itu, Rektor Unand, Prof. Tafdil Husni menyambut baik adanya upaya pemerintah untuk peningkatan SDM dengan adanya MEA ini, terutama di bidang teknologi. Karena menurut rektor, dengan pesatnya perkembangan teknologi memang harus disokong juga dengan SDM yang berkualitas dan memiliki kemampuan yang baik.

"Berbisnis di era digital tidak memandang siapa yang besar atau siapa yang kecil, tapi adalah kecepatan si pemilik usaha untuk memperkenalkan produknya," kata rektor.

Dia juga menilai, dengan adanya MEA ini, yang juga merupakan program Wapres, bisa mendorong mahasiswa untuk menjadi pebisnis. Karena tak dipungkiri, dengan perkembangan ekonomi digital, pergerakan bisnis lebih banyak ruang dengan jangkauan yang lebih luas. (h/mg-hen).




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM