Payakumbuh Resmi Jadi Kota Randang


Selasa, 18 Desember 2018 - 20:52:26 WIB
Payakumbuh Resmi Jadi Kota Randang KOTA RANDANG -- Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz saat mendeklarasikan Payakumbuh sebagai City of Randang pada Pesta Rakyat HUT Kota Payakumbuh ke-48 di Ngalau Indah, Senin malam (17/12).

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kota Payakumbuh resmi mengubah ikon Kota Payakumbuh, dari Kota Batiah menjadi Kota Randang. Perubahan itu disampaikan secara resmi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz saat Pesta Rakyat HUT Kota Payakumbuh ke-48 di Ngalau Indah, Senin malam (17/12).

"Kami atas nama Pemko Payakumbuh secara resmi mendeklarasikan Payakumbuh sebagai City of Randang atau Kota Randang," ujar Erwin Yunaz diiringi tepuk tangan ribuan masyarakat Payakumbuh yang menghadiri malam hiburan tersebut.

Erwin menyampaikan beberapa alasan Pemko melakukan perubahan tersebut, antara lain, Payakumbuh sudah memiliki puluhan industri kecil dan menengah (IKM) yang memproduksi randang hingga 1000 kg per hari.

"Jumlah IKM rendang di Payakumbuh ada 37 unit dan banyak tersentralisasi di Lampasi yang disebut sebagai Kampung Randang. Dari kondisi ini saja, Payakumbuh sudah menjadi sentra produksi randang," tuturnya.

Selain itu, beberapa infrastruktur termasuk sarana dan prasarana untuk pengembangan produk rendang susah tersedia di Payakumbuh. Mulai dari rumah potong hewan bertaraf internasional, Gedung Sentra Randang, teknologi retouch, hingga teknologi nuklir dari BATAN untuk pengawetan rendang.

"Semua itu sangat menunjang pengembangan produk rendang Payakumbuh bahkan hingga go international," ucap Erwin sembari memperlihatkan film dan buku randang hasil karya generasi muda Payakumbuh.

Sementara itu, secara terpisah Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan randang dijadikan sebagai ikon Payakumbuh berangkat dari sebuah pemikiran yang mendalam.

"Dulu ikon Payakumbuh kan Batiah. Bukan kami membuang Batiah tapi Batiah sepertinya belum memiliki efek daya ungkit yang cukup besar untuk membangun ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Payakumbuh,” tuturnya.

Sebenarnya industri makanan ringan cukup banyak jenisnya di Kota Payakumbuh. Namun untuk saat ini kata Riza, Pemko Payakumbuh mencoba fokus terhadap pengembangan rendang sebagai produk unggulan mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mendukung IKM randang agar berkembang bahkan bisa go international.

“Kami sudah coba bantu pengusaha untuk promosi rendangnya pada ekspo dalam dan luar negeri, membangun kampung randang, menyiapkan sarana produksi, penyediaan teknologi retouch, hingga packaging. BUMD penggemukan sapi juga sedang diurus bahkan gedung sentra rendang sudah dibangun,” tutur Riza.

Di sisi lain, mantan Anggota DPD RI itu menekankan, Pemko Payakumbuh hanya berperan sebagai pendorong dan pemberi stimulan bagi IKM randang.

“Wali Kota ini hanya pembantu umum bagi industri ini. Yang akan bertarung ke depan itu adalah pengusaha-pengusahanya. Oleh karena itu, kami harap pengusaha randang Payakumbuh harus tangguh, dan terus mengupgrade dirinya, serta menjadi pahlawan-pahlawan ekonomi bagi kota ini ke depan,” ujarnya. (mg-ari)




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM