KEMENAG SUMBAR GELAR SKB

1.614 Orang Berebut 801 Formasi


Rabu, 19 Desember 2018 - 10:51:08 WIB
1.614 Orang Berebut 801 Formasi Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sebanyak 1.614 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar mengikuti ujian Seleksi Kompetisi Bidang (SKB). Ujian digelar dari 17 – 21 Desember. Peserta CPNS akan mengikuti dua tahap, yakni psikotes berbasis Lembar Jawaban Komputer (LJK) dan dilanjutkan dengan wawancara dan praktek kerja.

Kabag TU Kemenag Sumbar, Irwan mengatakan, tahap psikotes sudah dilaksanakan pada Senin (17/13). Untuk wawancara dan praktek kerja akan dilaksanakan dalam waktu empat hari.

"Dua hari (selasa dan rabu-red) untuk wawancara dan dua hari berikutnya (kamis dan jumat-red) praktek kerja. Bagi guru akan dilaksanakan micro teaching," katanya.

Peserta yang ikut SKB, kata Irwan, merupakan hasil penyaringan yang luar biasa ketat. Sejak seleksi administrasi dari 17.074 orang mendatar online diseleksi menjadi 16.151 orang untuk mengikuti ujian CAT (Computer Asisted Test). Namun hasil CAT belum memenuhi kuota formasi Kemenag, pemerintah membuat kebijakan merengking passing grade. Kemenag Sumbar dijelaskan Irwan dapat alokasi formasi sebanyak 801 formasi dengan rincian 709 formasi umum, 27 formasi disabilitas dan 11 formasi khusus serta 44 formasi eks honorer K2.

Ia mengatakan, CPNS yang hadir mengikuti SKB ini merupakan orang-orang luar biasa yang sudah berjuang keras dan berhasil meninggal teman seperjuangan di CAT. Jika peserta hari ini ada yang berhasil lulus tes SKB, awal Januari sudah bisa bergabung di Kementerian Agama.

"Selama menjalani ini diharapkan peserta untuk tidak stres, karena stres itu awal kekalahan. Patuhi aturan yang telah dibuat panitia, ikuti tata tertib dan berserah diri kepada Allah," ujarnya.

Seorang peserta SKB Kemenag Sumbar berharap proses pelaksanaan SKB bisa jauh dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

"Sekarang kan sistemnya tidak CAT, kemungkinan akan terjadinya KKN bisa lebih besar. Namun, saya tetap positif dengan Kemenag," ujarnya.

Untuk proses SKB yang tidak menggunakan CAT, katanya, sebenarnya dirinya tidak mempermaslahkannya. Karena dari awal sudah mengetahuinya."Dari awal sudah disampaikan bahwa ada praktik kerja dan wawancara. Jadi tidak mungkin CAT," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Kholis Setiawan jauh-jauh hari memastikan, pelaksanaan SKB CPNS Kemenag 2018 akan berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Kemenag telah menyiapkan sistem aplikasi maupun pengawasan untuk memastikan pelaksanaan SKB berjalan dengan akuntabel dan transparan,” kata Nur Kholis.

SKB dilaksanakan serentak di 128 satuan kerja, pusat dan daerah mulai Senin, 17  Desember 2018. SKB akan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama, peserta akan mengikuti psikotes yang dilaksanakan pada pukul 08.00 – 11.00 waktu setempat.  Sementara sesi kedua, peserta akan mengikuti tes praktek kerja beserta wawancara.

“Untuk waktu pelaksanaan sesi dua, dilakukan sesuai dengan jumlah pelamar yang ada pada tiap-tiap satker. Pembagian waktu pelaksanaannya pun menjadi kewenangan satker,” jelas Nur Kholis.

Pelaksanaan praktik kerja dan wawancara akan dibantu dengan sebuah aplikasi khusus. Menurut Nur Kholis, melalui aplikasi ini, penguji dan pewawancara akan dipermudah.

“Di dalamnya  terdapat pertanyaan yang sudah disiapkan berdasarkan kisi-kisi yang sebelumnya telah diberikan oleh unit kerja Pembina. Jadi dipastikan  soal ujian praktik maupun wawancara dari Aceh hingga Papua, menggunakan standar yang sama,” imbuhnya.

Di samping itu, dengan penggunaan aplikasi, Plt Inspektur Jenderal Kemenag ini memastikan akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan SKB. “Karena dengan keberadaan aplikasi ini, pembuat soal, pewawancara maupun peserta yang diwawancara tidak akan saling mengenal satu sama lain,” tegasnya.

M Nur Kholis juga menuturkan, pelaksanaan SKB akan mendapatkan pengawasan Inspektorat Jenderal Kemenag. “Inspektorat Jenderal melakukan pengawasan seleksi CPNS mulai dari rekrutmen awal hingga pengumuman akhir nanti. Termasuk di dalamnya, pelaksanaan SKB,” tutur Nur Kholis. (h/mg-mal)

 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM