Harga Pinang di Padang Pariaman Anjlok


Kamis, 20 Desember 2018 - 20:44:56 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Harga Pinang di Padang Pariaman Anjlok Ilustrasi (haluan)

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM-- Harga buah pinang kering di Kabupaten Padang Pariaman kembali turun. Sebelumnya harga mencapai Rp18 ribu per kilogram hanya bertahan dua pekan saja, sekarang harga dasar cuma Rp11 ribu per kilogram.

Pada Minggu (25/11) harga pinang naik dratis, dari harga Rp5 ribu per kilogram naik hingga mencapai Rp18 ribu per kilogram. Namun hanya satu minggu bertahan di angka tersebut, pada Minggu (16/12) harga perlahan turun.

Sabri (45) salah seorang pengepul di Sungai Limau mengatakan, harga buah pinang turun perkilonya semenjak 4 hari belakangan.

"Iya, harga sekarang turun, harga dasar Rp11 ribu perkilogram. Kalau saya membeli ke petani berkisar 8 hingga 9 ribu rupiah. Cuma dua ribu rupiah ambil untung, " kata Sabri saat dijumpai di gudang kedainya, Kamis (20/12).

Dia mengakui, masyarakat banyak terkejut dengan anjloknya harga tersebut. Namun harga dasar pinang yang ditawar oleh pedagang sektor reseller membuat dia harus menekan harga ke masyarakat.

"Ya, banyak masyarakat kecewa dengan harga segitu. Saya pun sebagai pengepul tak sanggup membeli dengan harga yang lebih tinggi. Cuma Rp9 ribu harga paling tinggi yang mampu saya patok," keluh Sabri.

Perihal harga tersebut, jelas berdampak kekecewaan bagi masyarakat. Salah seorang warga, Murni (33) yang mempunyai 25 batang pinang di sekitar lahan rumahnya mengeluhkan itu. Dikatakannya, hanya sekali jual saja dia merasakan manisnya harga pinang.

"Wah saya kaget dengan harga sekarang, satu minggu belakangan harga masih berkisar Rp16 ribu hingga Rp18 ribu rupiah. Eh taunya kemarin saya jual cuma Rp9 ribu saja. Gimana lagi, mau tak mau dijual saja," jelasnya.

Lebih lanjut disebutkannya, beberapa tahun belakangan grafik kenaikan harga selalu begitu, bak pepatah usang manisnya berbuah pahit. "Selalu begitu, kenaikan cuma sebentar saja, setelah itu turun lagi, " kata Murni.

Pada sisi lain, anggota Tim Organitation Penyelamat Aset Negara (TOPAN), Cabang Kabupaten Padang Pariaman, Riki berpendapat perihal itu. Dikatakannya, persoalan harga merupakan permainan pedagang tingkat atas.

"Ini memang begitu, pada tingkat pengepul dan petani hanya mendapatkan angin-angin segar sekejap saja. Pedagang besar sebagai Seller yang menampung barang dari pengepul yang meraup untung besar," jelasnya.

Lebih lanjut disebutkannya, terkait itu semua, peran pemerintah yang dapat mengatur situasi itu, dengan kebijakan otiritasnya, pemerintah mampu mengendalikan itu.

"Nah, sekarang pertanyaannya di situ, mampu gak pemerintah ambil posisi dalam mengedalikan grafik perdagangan tersebut," katanya. (h/mg-rei)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 11 Maret 2019 - 22:30:57 WIB

    Go-Food Gelar Penghargaan Juara Partner 2019 di Palembang

    Go-Food Gelar Penghargaan Juara Partner 2019 di Palembang PADANG, HARIANHALUAN.COM--GOJEK, perusahaan berbasis teknologi penyedia layanan mobile on-demand dan pembayaran digital terdepan di Asia Tenggara, kembali memberikan apresiasi kepada mitra merchant yang telah sukses tumbuh be.
  • Rabu, 16 Januari 2019 - 11:35:42 WIB

    Sebagian Mulai Turun, Harga Tiket di BIM Tergantung Permintaan

    Sebagian Mulai Turun, Harga Tiket di BIM Tergantung Permintaan PADANG, HARIANHALUAN.COM — Setelah menerima keluhan masyarakat terkait melambungnya harga tiket penerbangan, sebagian maskapai yang menyediakan pelayanan rute dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mulai me.
  • Selasa, 15 Januari 2019 - 10:51:45 WIB

    Tahun 2018, Harga Berbagai Komoditas Turun

    Tahun 2018, Harga Berbagai Komoditas Turun PADANGPARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Pada 2018, harga sebagian besar komoditas di Padang Pariaman mengalami penurunan. Namun perihal itu belum tentu menunjukan trader komoditas mengalami kerugian. Pantauan Haluan, perihal itu .
  • Kamis, 20 Desember 2018 - 11:34:49 WIB

    Harga Karet di Limapuluh Kota Masih Terpuruk

    Harga Karet di Limapuluh Kota Masih Terpuruk LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM- Kehidupan para petani karet dan gambir di Nagari Koto Lamo, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, memprihatinkan untuk saat ini sekaitan dengan anjloknya harga kedua komoditi tersebut.
  • Selasa, 18 Desember 2018 - 20:48:24 WIB

    Sejak Maret Harga Pala di Padang Pariaman Menurun

    Sejak Maret Harga Pala di Padang Pariaman Menurun PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM-- Petani Komoditas Pala mengeluhkan harga jual pala yang terus mengalami penurunan semenjak Maret tahun ini. Berdasarkan informasi yang Haluan himpun, pada akhir Maret 2018 harga pala Rp60.00.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM