Operasi Lilin 2018, Polda Sumbar dan TNI Siagakan 5 Ribu Lebih Personel


Jumat, 21 Desember 2018 - 15:24:38 WIB
Operasi Lilin 2018, Polda Sumbar dan TNI Siagakan 5 Ribu Lebih Personel Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar adakan apel gelar pasukan operasi lilin 2018, Jumat (21/12), dalam pengamanan Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, di Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM-Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar adakan apel gelar pasukan operasi lilin 2018, di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Jumat (21/12). Acara yang bertujuan untuk meninjau kesiapsiagaan personel, melakukan pengecekan sarana dan prasarana pengamanan, serta guna memperkuat soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam pengamanan Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal mengatakan, situasi menjelang perayaan natal dan pergantian tahun merupakan momen yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, karena diiringi pula dengan penetapan libur nasional.

Peningkatan intensitas kegiatan masyarakat, mobilitas moda transportasi, serta peningkatan demand terhadap kebutuhan pokok khususnya bahan pangan. Kondisi ini memunculkan potensi kerawanan yang harus menjadi perhatian kita bersama. 

"Makanya, keamanan gangguan Kamtibmas, kejahatan-kejahatan konvensional dan arus lalu lintas, nantinya akan terganggu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami mengerahkan 3.455 personel dalam pengamanan itu. Kemudian, juga dibantu 2.595 personel gabungan dari TNI dan instansi terkait lainnya," ucapnya.

Ia mengatakan, 40 pos pengamanan selama operasi lilin ini, kemudian juga ada 30 pos pelayanan yang tersebar di seluruh Sumbar. Dengan tujuan, agar pengamanan dapat berjalan dengan lancar. Sedangkan operasi kepolisian ini dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 23 Desember 2018 sampai dengan 1 Januari 2019.

"Pengamanan Natal dan Tahun Baru ini, juga kami fokuskan di tempat ibadah, tempat hiburan, tempat wisata, rumah masyarakat yang ditinggal liburan," sebut Fakhrizal.

Dikatakan Fakhrizal, terkait tempat hiburan dan penjualan minuman beralkohol perlu dilakukan secara bersama-sama dengan pemerintah daerah setempat. Kemudian terkait dengan aksi terorisme, peran Satgas Anti Teror Polda dan jajaran perlu untuk ditingkatkan lagi.

"Kami akan melakukan upaya-upaya preemtive strike terhadap seluruh jaringan pelaku teror, perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi terorisme. Selain itu, guna meningkatkan keamanan personel di lapangan, kami juga terapkan buddy system dan peningkatan kewaspadaan personel," ucapnya.

Fakhrizal katakan, kalau masalah terkait potensi aksi sweeping oleh Ormas tertentu, pihaknya perlu melakukan imbauan kepada para tokoh Ormas, agar tidak melakukan upaya sweeping, melainkan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

"Saya berharap kepolisian yang menerima laporan segera merespon sesuai dengan peraturan yang berlaku," katanya lagi.

"Saya berharap semoga selama tahun baru dan natal nanti, bisa berjalan dengan lancar. Kepada semua anggota kepolisian dan pihak-pihak terkait serta masyarakat, bisa bekerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertibannya," sebutnya.(h/per)

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]