Pencuri Kotak Masjid di Gadut Terekam CCTV


Selasa, 25 Desember 2018 - 19:32:17 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pencuri Kotak Masjid di Gadut Terekam CCTV KOTAL AMAL MASJID - Petugas kepolisian sedang menyelidiki kotak amal mesjid Baiturrahman Balai Panjang Jorong III Kampung Nagari Gadut Kec. Tilatang Kamang, Selasa (25/12). YURSIL.

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Dua orang pelaku pencuri kotak amal di masjid Baiturrahman Balai Panjang Jorong III Kampung, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, terekam CCTV, Selasa (25/12) sekitar 03,00 WIB. Akibat peristiwa tersebut kerugian diperkirakan Rp10 juta hingga Rp15 juta.

Hasil rekaman CCTV dari salah satu rumah warga di depan masjid, terlihat dua orang pelaku turun dari mobil dan langsung menuju ke pekarangan mesjid untuk memantau keadaan di sekitarnya.

Dirasa aman, kedua pelaku kembali ke mobil, kemudian memundurkan mobil ke lokasi tempat parkir kendaraan. Selanjutnya, dua orang pelaku turun mobil dan menuju masjid.

Sekitar setengah jam kemudian, satu orang pelaku berlari menuju mobil, terlihat menjinjing bungkusan plastik putih berisi penuh uang. 

Sementara dibelakangnya,  pelaku kedua juga membawa bungkusan plastik tapi isinya tidak penuh. Setelah itu, kedua pelaku masuk mobil diduga jenis Avanza dan meluncur menuju arah Pekan Kamis.

Diduga pelaku beraksi sedikitnya berjumlah tiga orang.  Dua orang pelaku merupakan eksekutor dan satu pelaku sebagai sopir yang stemby di dalam mobil.

Informasi yang diperoleh Haluan di TKP kedua orang pelaku masuk ke dalam mesjid melalui jendela dengan cara mencongkelnya. Kemudian pelaku menuju kotak amal yang berukuran cukup besar di dekat pintu masuk masjid.

"Pelaku berhasil membongkar dua buah kunci gembok dan mengambil uang mesjid untuk Waqaf, infak, anak yatim, TPSA dan uang MDA," Kata Wakil Ketua Masjid Baiturahman Paruhun Nasution.

Ia menjelaskan, kotak amal tersebut terakhir kali diambil setelah  lebaran Iduladha lalu. Rencananya pengurus dalam waktu dekat ini akan menghitung kotak amal tersebut, akan tetapi pencuri lebih dulu membongkarnya.

Sementara itu, Walijorong III Kampung Nevrigon mengatakan sejak dua minggu terakhir kasus pencurian di daerahnya sedang marak maraknya.

"Sebelum pencurian kotak amal mesjid ini. Sekitar dua minggu lalu  sudah lima unit rumah warga yang kosong dibongkar pencuri dengan modus yang sama. Pencuri itu beraksi pada malam hari di rumah yang ditinggal pemiliknya," kata Nevrigon.

Ia berharap petugas kepolisian lebih serius mengungkap kasus pencurian yang telah meresahkan warganya. Sebab dari enam kasus pencurian ini belum ada satupun yang terungkap sampai sekarang.

"Dengan modal rekaman CCTV kita berharap pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini," ungkapnya.

Terlihat, tim Reskrim Polres Bukittinggi yang dipimpin KBO Ipda Romy tampak sedang olah TKP dan mengumpulkan bukti bukti yang ada untuk proses penyelidikan.(h/ril).

 

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM