Tinjau Kondisi Detektor Tsunami Sumbar


Rabu, 26 Desember 2018 - 17:39:29 WIB
Tinjau Kondisi Detektor Tsunami Sumbar Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM Terkait kejadian tsunami di Selat Sunda yang disebabkan aktivitas Anak Gunung Krakatau, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur meminta masyarakat Sumbar tidak terlalu cemas secara berlebihan. Sebab sejauh ini, belum terdapat tanda-tanda peningkatan aktivitas gunung berapi di Sumbar.

“Jaraknya antara Selat Sunda dan Sumbar kan jauh. Jadi, jelas tidak akan berpengaruh terhadap gunung berapi di Sumbar. Pun sejauh ini, aktivitas gunung berapi di Sumbar belum menunjukkan tanda yang mengkhawatirkan. Masih relatif aman, kata Rumainur kepada Haluan, Senin (24/12).

Meski begitu, Rumainur tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sumbar untuk selalu waspada dan siaga terhadap kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi. Selain itu, ia juga terus melakukan berbagai upaya mitigasi bencana.

"Kami memang tidak bisa memprediksi atau mengantisipasi kapan bencana datang. Akan tetapi, kita bisa mempersiapkan diri lewat mitigasi bencana. Kalau pun tidak bisa mencegah terjadinya bencana, lewat mitigasi setidaknya bisa meminimalisasi jumlah korban jiwa akibat bencana tersebut," ucapnya lagi.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar, Taufik Hidayat meminta Pemprov Sumbar mengiventarisir alat deteksi tsunami yang telah mengalami kerusakan. Menurutnya, upaya meminimalisir jumlah korban saat sewaktu-waktu terjadi bencana perlu dilakukan secara berkala.

“Sumbar merupakan provinsi dengan garis pantai terpanjang di Indonesia. Rata-rata masyarakat juga berdomisili di daerah pesisir. Oleh karenanya alat pendeteksi tsunami harus dalam keadaan siap dan tidak rusak,” ujarnya, Selasa (25/12).

Taufik menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima Komisi IV, saat ini alat pendeteksi tsunami di Sumbar banyak yang mengalami kerusakan. Bukan hanya itu, banyak bagian komponen dari perlatan tersebut yang hilang sehingga mempengaruhi sistem kerja peralatan tersebut.

“Ini harus terus menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah daerah. Sebab, belajar dari bencana tsunami di Selat Sunda, air naik tiba- tiba. Selain alat pendeteksi dini, pemerintah daerah juga harus memastikan jalur evakuasi dalam keadaan terawat. Sekarang, di jalur evakuasi banyak penunjuk arah yang rusak dan hilang," katanya lagi.

Selain itu, Anggota Komisi IV DPRD Sumbar, Saidal Masfyudin mengatakan, dari lima juta lebih penduduk Sumbar, 20 persen atau satu juta di antaranya memang tinggal di kawasan rawan bencana. Mulai dari ancaman gempa, tsunami, banjir, longsor dan juga letusan gunung api.

“Oleh karena itu, kami meminta penganggaran bidang mitigasi dan tanggap bencana benar-benar optimal. Sementara, mengenai pelaksanaan program di lapangan, kami meminta semua pihak berkordinasi dengan baik. Sehingga saat bencana datang, penanganan berjalan maksimal. Harus disiapkan SOP yang jelas, baik prabencana mau pun pascabencana," tutur Saidal. (h/mg-dan/len)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 07 November 2019 - 21:34:58 WIB

    Kecelakan Maut di Sitinjau Lauik, Ayah dan Dua Anak Meninggal

    Kecelakan Maut di Sitinjau Lauik, Ayah dan Dua Anak Meninggal PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kecelakaan beruntun yang terjadi di jalan raya Padang-Solok, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan mengakibatkan tiga nyawa melayang, Kamis (7/11) siang sekitar pukul 14.15 WIB..
  • Selasa, 01 Oktober 2019 - 00:47:38 WIB

    Usai Demo Ricuh Malam Ini, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Gedung DPR

    Usai Demo Ricuh Malam Ini, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Gedung DPR JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau keamanan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin malam (30/9/2019). .
  • Kamis, 13 Juni 2019 - 23:41:18 WIB

    Tinjau Warga Terdampak Longsor, Deri Asta: Tingkatkan Kewaspadaan

    Tinjau Warga Terdampak Longsor, Deri Asta: Tingkatkan Kewaspadaan SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM-Dampak longsor yang terjadi di Sawahlunto, data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto, ada 39 unit rumah dan puluhan titik jalan mengalami kerusakan, akibat hujan de.
  • Ahad, 04 November 2018 - 15:18:52 WIB

    Wabup Trinda Farhan Tinjau Jalan Terban di Kayu Pasak

    Wabup Trinda Farhan Tinjau Jalan Terban di Kayu Pasak AGAM, HARIANHALUAN.COM-Akibat guyuran hujan lebat Jalan utama di jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia kecamatan Palembayan terban , Jum’at, (2/11) lalu. Badan jalan yang lebarnya sekitar meter tinggal satu meter, hanya dap.
  • Rabu, 27 Juni 2018 - 11:39:37 WIB

    Tinjau TPS, Kapolda Sumbar: Kami Bagi Tugas di Empat Kota

    Tinjau TPS, Kapolda Sumbar: Kami Bagi Tugas di Empat Kota PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal tinjau langsung proses pemungutan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kota Padang, Rabu (27/6). Hal itu untuk memastikan keamanan berjalannya Pilkada.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM