Menoleh ke Laut, Edriana Menyelam untuk Transplantasi Terumbu Karang


Selasa, 08 Januari 2019 - 11:03:32 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Menoleh ke Laut, Edriana Menyelam untuk Transplantasi Terumbu Karang Aktivis sosial, Edriana (tengah), bersama anggota Komunitas Minangkabau Diver tengah memasang bibit terumbu karang sebelum dibenamkan ke perairan Pulau Pagang, Minggu (6/1). TIO FURQAN

Oleh : Yessi deswita

"Laut itu indah, tetapi kita terlalu lama memunggunginya. Tak pernah terbayangkan sebelumnya, saya begitu berani melakukan penyelaman untuk pertama kalinya, dan melakukan transplantasi terumbu karang. Saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri kehidupan bawah laut yang menumbuhkan rasa cinta yang sulit terungkap dengan kata. Sungguh, penyelaman hingga kedalaman 6.7 meter ini membuat saya jatuh cinta. Saya akan kembali lagi suatu hari nanti," kata Edriana sembari melepaskan atribut selamnya di tepian Pulau Pagang, Sumatra Barat, Minggu (6/1).

Aksi transplantasi terumbu karang oleh Edriana, diawali dengan keberangkatan dari Bunguih menuju Pulau Pagang, menggunakan kapal boat dengan mesin 40pk. Perjalanan itu ditemani rekan-rekan penyelam dari Minangkabau Diver dengan jumlah rombongan sebanyak 14 orang dari 25 kapasitas boat yang tersedia.

Segala kelengkapan dalam rangka menjalankan misi penyelamatan ekosistem pesisir, khususnya penanaman terumbu karang, telah disiapkan dalam perjalanan tersebut. Nyaris satu jam mengarungi laut, rombongan pun sampai di Pulau Pagang, pulau tujuan.

Tanjung (39), salah seorang instruktur selam dan nahkota Komunitas Minangkabau Diver mengatakan, Pulau Pagang dipilih sebagai lokasi transplantasi terumbu karang karena pulau tersebut masih terjaga keaslian dan ketenangannya.

“Transplantasi di sini menjadi lebih aman karena memang ke sini orang datang untuk melihat keaslian laut dan ekosistem ikan serta terumbu karangnya,” kata Tanjung.

Edriana bersama rombongan kemudian mempersiapkan diri dengan latihan kecil pernapasan dan peregangan otot sekitar setengah jam. Setelah dirasa cukup, sebanyak enam penyelam termasuk Edriana pun melakukan aktivitas penyelaman ke kedalaman tujuh meter selama lebih kurang 30 menit. Sebagai seorang pemula, Direktur Woman Research Institute (WRI) tergolong cukup berani dalam hal ini.

30 menit berselang, Edriana bersama instruktur dan rombongan mengakhiri aktivitas penyelaman dan transplantasi terumbu karang. Begitu muncul dari kedalaman, Edriana tampak puas menikmati keindahan bawah laut dan pengalaman menyelam pertama dalam hidupnya.

“Saya sadar aksi ini tidak akan langsung membawa perubahan pada ekosistem terumbu pagang di Pulau Pagang atau pun Pulau Sirandah. Namun melalui aksi ini saya hanya ingin mengajak semua kalangan untuk ikut menjaga laut,” kata Edriana setelah kembali dari kedalaman laut.

Selepas melakukan penyelaman, sembari beristirahat sebelum pulang, Edriana mengaku sangat menyayangkan minimnya kontribusi banyak kalangan dalam mendorong aktivitas kebaharian. Padahal, dari segi wisata saja, wisata bahari telah dikembangkan sejak 2014 lalu

“Penyelamatan ekosistem pesisir dan laut, tidak hanya dengan upaya ini. Asal ada niat, banyak hal dapat dilakukan. Mulai dari hal terkecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengedukasi nelayan untuk tidak melakukan pengeboman ikan, tidak menggunakan pukat harimau, atau pun jangkar yang dapat merusak terumbu karang,” katanya lagi.

Akan tetapi ia menyadari, banyak tindakan tidak benar masyarakat dalam mengeksplorasi hasil laut, bukanlah tanpa alasan. Seperti penggunaan metode tradisional dan praktis dalam mendapatkan ikan oleh nelayan, yang tentu didasari minimnya modal yang dimiliki oleh para nelayan tersebut.

“Kalau mereka cukup modal, tentu mereka gunakan alat modern yang dibenarkan pula oleh pemerintah. Tapi kenyataannya modal itu yang tidak mereka miliki. Bantuan pemerintah ada, tetapi tidak menjangkau segalanya. Padahal banyak nelayan yang semata-mata bergantung ke laut. Ini jadi salah satu fokus perhatian saya. Pokoknya, saya mengajak bagi mereka yang masih memunggungi laut, kembalilah menoleh ke laut,” ucapnya menutup.(*)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM