Angkasa Pura II BIM Tertibkan Travel Liar


Rabu, 09 Januari 2019 - 11:31:57 WIB
Angkasa Pura II BIM Tertibkan Travel Liar Petugas gabungan dari Angkasa Pura II dan TNI melakukan penertiban kendaraan travel liar di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, Rabu (9/1). Humas AP 2

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--PT Angkasa Pura II, Bandara Internasional Minangkabau (BIM) melakukan penertiban angkutan travel yang dianggap liar (tak punya izin) pada Rabu (9/1).

Penertiban yang dilakukan oleh tim gabungan dari Angkasa Pura, TNI AU, dan AL ini bertujuan untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan.

Hal itu disampaikan Kepala Humas PT Angkasa Pura II BIM, Fendrick Sondra kepada harianhaluan.com. Menurutnya,  BIM adalah gerbang utama pariwisata Sumbar untuk menyambut kedatangan para wisatawan dalam negeri dan mancanegara.

Tentunya segala bentuk pelayanan yang ada di BIM merupakan tolok ukur kenyamanan para tamu selama berada di Sumatera Barat.

"Khusus untuk moda transportasi darat, BIM sudah menyediakan berbagai macam moda, taxi, bus, dan rental. Dengan standar layanan yang sudah memenuhi harapan para pengguna jasa.Namun dibalik itu semua, ada sebuah titik yang sampai detik ini menjadi PR kita bersama, titik itu adalah moda transportasi liar, atau yang lebih dikenal sebagai travel liar," tuturnya.

Ia menyampaikan, keberadaan travel liar sebenarnya memang ada digunakan oleh para pengguna jasa. Namun, dari sisi pelayanan dan safety, keberadaan travel liar di BIM malahan membuat citra tidak baik dan Sumatera Barat dikenal akan budaya yang santun dan damai.

"Mereka rata rata tidak memiliki izin dari instansi terkait. Sehingga keberadaan mereka dibandara ibarat buah simalakama di BIM," katanya.

Ia menjelaskan, PT AP 2 selaku pengelola BIM telah mencoba mencarikan dan diputuskan untuk menertibkan travel liar.

"Manajemen memutuskan untuk melakukan penertiban travel liar bekerjasama dengan unsur TNI (AU,AL) dan Kepolisian. Hasilnya sesuai harapan kita semua, travel liar bisa minimalisir pergerakannya untuk pengambilan penumpang di BIM," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, memang dalam hal ini ada yang dikorbankan, tapi tentunya untuk kebaikan bersama dalam menjaga nama Sumatera Barat dan bandara kebanggaannya Bandara Internasional Minangkabau.

"Mari kita wujudkan, Sumbar sebagai destinasi wisata yang nyaman bagi para wisatawan, dengan dimulai dari Gerbang utama yaitu Bandara Internasional Minangkabau. Ke depannya, sumbang saran untuk peningkatan pelayanan di BIM akan dengan senang hati kami terima," ujarnya. (h/rvo)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM