WIWITAN PETIK 2019 KEBUN LIKI

Berharap Berkah dari Kebun Teh Terbaik Indonesia


Rabu, 09 Januari 2019 - 12:18:23 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Berharap Berkah dari Kebun Teh Terbaik Indonesia Yosdian-- Direktur PT Mitra Kerinci, Yosdian Adi menyeduh dan meracik teh. IST

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM- Mengawali 2019, Kebun Teh Liki PT Mitra Kerinci menggelar acara tahunan wiwitan petik teh. Bertempat di Afeling B kebun Liki, salah satu kebun teh terbesar dunia dalam satu hamparan. Prosesi budaya petikan panen pertama pucuk teh, Senin (7/1).

Prosesi petik panen pertama diawal tahun merupakan prosesi budaya perkebunan teh, sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta atas anugerah yang telah diterima, serta berdoa agar produksi teh 2019 lebih baik. Dilakukan dengan perpaduan budaya Minang, Jawa, Sunda dan dilakukan pertama kalinya di Indonesia pada 2012 dan berlanjut hingga saat ini. Acara ini juga merupakan simbol tutup 2018 dan menyambut 2019.

Dengan tema 'from leaves with loves for life' atau dari daun teh terbaik yang diolah dengan sepenuh hati untuk kehidupan yang lebih baik, acara wiwitan dilaksanakan dalam dua hari berturut turut.

Proses acara diawali tabligh akbar pada 5 Januari 2019, acara yang dihadiri ratusan karyawan dari 8 afdeling. Berkumpul dan berdoa di Masjid Afdeling B seraya momohon ampunan atas segala kesalahan dan memohon dibukakan keberkahan rezeki di 2019.

Dipimpin oleh Ustad Drs. Idris Salim dan seluruh karyawan berharap target produksi sebesar 18.000 ton pucuk teh dapat tercapai. Karyawan berharap di 2019 dapat mengukir prestasi produksi lebih tinggi dan harga jual yang lebih baik lagi. Dalam alunan doa, karyawan memohon perkenanNya agar dicukupkan cahaya matahari dan curah hujan sepanjang tahun ini, sebagai modal pertumbuhan tanaman.

Acara puncak dilaksanakan pada Minggu 6 Januari 2019. Diiringi dengan hujan rintik sebagai pertanda berkah tahun ini, acara inti proses wiwitan petik teh Dihadiri oleh Ketua DPRD Solok Selatan (Solsel), Perwakilan Bupati Solsel, Kapolres, Kajari, Dandim.

Agung P Murdanoto mewakili Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), Perwakilan Ninik Mamak dan seluruh karyawan tepat pukul 9.30 WIB Senin, memulai rangkaian petik perdana dari kebun pilihan di Afdeling B.

Dalam sambutannya, Direktur PT Mitra Kerinci, Yosdian Adi menjelaskan prosesi Wiwitan diawali dengan pemilihan kebun teh terbaik oleh Direktur PT Mitra Kerinci untuk kemudian dipetik oleh pemuka masyarakat dan tokoh yang dituakan. "Prosesi pemilihan areal petikan ini mirip dengan budaya luhur Minangkabau ketika akan memulai pembangunan sebuah Rumah Gadang," ujar Yosdian.

Dalam budaya minang, imbuhnya, Ketua Adat akan memilih “tonggak tuo” atau kayu penyangga utama yang akan dijadikan sebagai tiang utama sebuah rumah adat minang. Prosesi pemilihan tonggak tuo sendiri juga dilakukan bergotong royong.

Diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan tarian wiwitan petik yang diciptakan oleh karyawan PT Mitra Kerinci. Prosesi inti acara dilanjutkan dengan pemetikan di areal kebun teh terbaik yang dipilih oleh Direktur, tamu undangan dan dilanjutkan oleh para pemetik.

Setelah memetik teh, acara dilanjutkan dengan menyeduh teh yang diracik Direktur PT Mitra Kerinci yang kemudian dinikmati oleh seluruh tamu undangan dan karyawan. Diperkenalkan juga berbagai macam produk makanan dan jajanan olahan yang menggunakan bahan baku yang terbuat dari teh dan kacang macadamia khas kebun Liki.

Mulai dari macadamia crispy, pudding oreo green tea, bolu green tea, kue lumpur green tea, lapek green tea dan aneka jajanan dengan bahan green tea.

Agung P Murdanoto Selaku Direktur Pengendalian Usaha PT RNI yang juga turut hadir menyampaikan bahwa perkebunan ini perlu terus berbenah untuk tetap menjadi yang terbaik.

Berbagai prestasi sepanjang 2018 perlu terus diupayakan lebih baik lagi. Peningkatan penjualan ekspor 150 persen diatas tahun lalu dikuti dengan keberhasilan menyediakan teh asli Solsel dijaringan Hotel Indonesia dan Penerbangan Bisnis Garuda Indonesia.

"Merupakan langkah awal pijakan menuju perbaikan kinerja perseroan," kata Agung.

Agung P juga menyampaikan tentang perlunya inovasi produksi dalam rangka kesiapan menghadapi perubahan iklim dan penyesuaian permintaan pasar yang berubah dengan cepat. Prosesi acara ditutup dengan pemberian santunan anak yatim disekitar perusahaan dan pemotongan tumpeng oleh Direktur yang kemudian diserahkan kepada tamu undangan dan perwakilan karyawan. Pada Wiwitan Petik 2019 ini juga dilakukan peresmian Liki Coffee & Tea House.

Gerai cafe yang dibuka untuk umum ini dibuat untuk mengenalkan pada masyarakat bagaiman rasa teh terbaik yang selama ini banyak belum diketahui orang. Selain teh, disekitar perkebunan ini juga merupakan penghasil kopi Arabica. "Cafe ini kedepan akan dijadikan etalase promosi produk asli Solsel," ujar Yosdian pada saat melakukan peresmian Liki Coffee & Tea House.

Yosdian menyampaikan acara budaya kebun saat ini menjadi salah satu acara budaya tahunan yang bersamaan dengan acara peringatan ulang tahun Kabupaten Solsel. Dengan acara unik yang hanya dilaksanakan setahun sekali dan bertempat di Kabupaten yang sarat dengan lokasi wisata alam dan budaya, acara ini juga diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Solsel. (adv)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 06 September 2016 - 02:43:44 WIB

    Korban Angin Limbubu Berharap Bantuan

    AROSUKA, HALUAN — Musibah angin kencang yang melanda beberapa kawasan di Kabupaten Solok (24/8) silam masih menyisakan duka bagi para korban yang ru­mahnya porak poranda disa­pu angin limbubu tersebut. Warga yang menjadi .
  • Selasa, 21 Juni 2016 - 05:27:47 WIB

    Masyarakat Siaro-aro Berharap Lepas dari Ketertinggalan

    Masyarakat Siaro-aro Berharap Lepas dari Ketertinggalan SUNGAI LASI, HALUAN—Lepas dari ketertinggalan dan setara dengan masyarakat yang ada di daerah lain, merupakan dambaan bagi masyarakat yang berada di daerah pinggiran. Fakta itu setidaknya tergambar dari harapan sekitar 335 .
  • Kamis, 17 Maret 2016 - 03:32:31 WIB

    Bupati Berharap Pengurusan Administrasi di Nagari Gratis

    PASBAR, HALUAN — Ka­rena sudah memiliki ang­garan yang cukup besar, Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran mengharapkan pengurusan administrasi di nagari bagi masyarakat yang kurang mampu digratiskan..
  • Jumat, 22 Januari 2016 - 03:04:39 WIB

    Warga Padanggelugur Berharap Kontainer

    PASAMAN, HALUAN — Se­jumlah warga Padanggelugur, berharap pemerintah setempat menempatkan kontainer sam­pah di wilayah itu guna menam­pung produksi sampah yang makin bertambah..
  • Kamis, 21 Januari 2016 - 03:26:47 WIB
    Anggaran Pilkada Bersisa Rp2 Miliar

    KPUD Berharap Perbaikan Kantor

    PADANG PARIAMAN, HA­LU­AN — Berhasil melaku­kan efisiensi anggaran Pilka­da Rp2 miliar lebih, Komisi Pemilihan Umum Daerah ( KPUD ) Padang Pariaman, berharap agar silva anggaran tersebut sebagian dikem­balikan untuk p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM