Lanjutkan Pembangunan Monumen PDRI


Rabu, 09 Januari 2019 - 12:54:35 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Lanjutkan Pembangunan Monumen PDRI ANGGOTA DPR RI Refrizal saat meninjau pembangunan Monumen PDRI di Koto Tinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, Desember lalu. ist

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM – Anggota DPR RI dari Sumatera Barat, Refrizal mendorong Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan pembangunan Monumen Nasional PDRI di Koto Tinggi, Kabupaten Limapuluh Kota. Hal ini disampaikan politisi PKS itu ketika rapat paripurna DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/1).

"Benar, saya sampaikan saat paripurna kemarin karena ini adalah amanah dapil. Beberapa waktu yang lalu saya sudah turun dan reses di Koto Tinggi. Pembangunan monument itu harus dilanjutkan," ujar Refrizal kepada Haluan, Selasa (8/1).

Menurut Refrizal, kelanjutan pembangunan gedung yang juga disebut Monumen Bela Negara itu sangat penting. Sebab peran PDRI bagi Indonesia sangat kuat.

“Kalau tidak ada PDRI saat itu, mungkin Indonesia ini sudah chaos. Ingatlah sejarah ketika Koto Tinggi jadi ibukota PDRI," tuturnya.

Oleh sebab itu, melalui forum tersebut Refrizal menyampaikan agar pimpinan DPR mendorong Presiden untuk melanjutkan pembangunan monumen nasional PDRI.

"Ini bukan aspirasi saya saja namun aspirasi masyarakat seluruh Indonesia," tuturnya.

Pembangunan Museum PDRI sebagai salah satu bangunan yang akan didirikan di Kawasan Monumen Bela Negara diamanatkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM).

Sementara, proyek dan tanggung jawab lain terkait pembangunan kawasan Monumen Bela Negara, diamanatkan kepada lima kementerian berdasarkan fungsi dan kapasitasnya masing-masing.

Lima kementerian itu adalah Kementerian Pariwisata, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertahanan.

Pembangunan fisik museum dimulai sejak awal 2013, pematangan lahan, bekisting dan pembesian kolom, pondasi, pemasangan lantai juga kolom balok sudah dilakukan. Namun, hingga 2017, pembangunan museum itu menunjukkan perkembangan yang sangat lambat, bangunan museum belum juga memiliki dinding, hanya terdiri dari kerangka-kerangka bangunan, sehingga masih jauh dari kata selesai.

Hal itu disebabkan, di tengah perjalanannya, lima kementerian mengalami kendala untuk memenuhi kesepakatan awal sehingga menyebabkan proses pembangunan kawasan monumen menjadi sedikit terhambat dan terkesan mangkrak.

Mundurnya lima kementerian itu disebabkan oleh perubahan jajaran kepemimpinan yang memengaruhi kebijakan di masing-masing institusi.

Sejauh ini, dana yang sudah dikucurkan sebesar Rp 49 miliar dari Rp 95 miliar yang dibutuhkan, dan sudah digunakan untuk pembangunan. (h/mg-ari)

 

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 22 Juli 2018 - 10:28:29 WIB

    Perhelatan Usai, Matur Lanjutkan Pembangunan

    Perhelatan Usai, Matur Lanjutkan Pembangunan MATUR, HARIANHALUAN.COM-Kendati menguras pikiran, tenaga dan dana, perhelatan demi perhelatan level kabupaten hingga mancanegara,  diselenggarakan di Kecamatan Matur, Agam,  telah dilalui dengan sukses. Selanjutnya Kecamata.
  • Rabu, 28 Desember 2016 - 01:52:59 WIB
    URAT NADI PEREKONOMIAN

    Jalan Koto Rawang - Limau Gadang Harus Dilanjutkan

    Jalan Koto Rawang - Limau Gadang Harus Dilanjutkan PAINAN, HALUAN — Masyarakat Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan sangat mengharapkan kepada pemerintah untuk kelanjutan pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Kenagarian Koto Rawang menuju Nagari Limau Gad.
  • Sabtu, 11 Juni 2016 - 03:56:12 WIB

    Wabup: Lanjutkan Tuntutan Kompensasi Buat Basis PDRI

    Wabup: Lanjutkan Tuntutan Kompensasi Buat Basis PDRI LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Tuntutan atas pengakuan dan pem­be­rian kompensasi bagi dae­rah basis perjuangan Pe­merintahan Darurat Re­publik Indonesia (PDRI) bakal terus disuarakan khususnya di Limapuluh Kota. Upaya itu d.
  • Kamis, 03 Maret 2016 - 03:37:17 WIB
    Bantu Peternak Sapi

    Disnak Tanah Datar Lanjutkan Kawin Suntik

    TANAH DATAR, HALUAN — Meski­pun pemerintah pusat telah meng­akhiri program Inseminasi buatan (IB) atau yang dikenal dengan kawin suntik, namun Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar tahun ini tetap memprogra.
  • Senin, 29 Februari 2016 - 03:26:43 WIB

    Payakumbuh Tak Lanjutkan Sekolah Lima Hari

    PAYAKUMBUH, HALUAN — Sekolah lima hari yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh semenjak tahun 2014 lalu, pada semester depan tidak lagi diterapkan, terutama bagi siswa SD..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM