Napi di Bukittinggi yang Kabur Sempat Sembunyi di Got Selama 10 Jam


Rabu, 09 Januari 2019 - 18:22:33 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Napi di Bukittinggi yang Kabur Sempat Sembunyi di Got Selama 10 Jam TEMPAT MELARIKAN DIRI - Terlihat salah seorang wartawan menunjuk tembok tempat kedua orang napi melarikan diri, Rabu (9/1). YURSIL.

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Dua orang Narapidana (Napi) Lapas Kelas II A Bukittinggi yang kabur pada Minggu (6/1) ternyata sempat bersembunyi selama 10 jam di dalam got.

Kepala Lapas Kelas II A Bukittinggi Marten mengatakan, kedua orang napi yang kabur itu  bernama Arif Junaidi (22), masa penahanan 7 tahun dan Roy Anggara (34), dengan masa penahanan 5 tahun, keduanya terjerat kasus narkoba. 

Sebelum kabur dari dalam Lapas, mereka bersembunyi di dalam got atau saluran air buangan selama 10 jam sambil menunggu waktu yang tepat melarikan diri. 

Marten menceritakan, pelarian kedua napi itu berawal dari pergantian shift jaga petugas pada Sabtu (5/1) pukul 18,00 WIB. Waktu pergantian shift jaga tersebut dimanfaatkan mereka untuk menyelinap sehingga luput dari pantauan petugas.

"Kedua napi itu, ditempatkan di blok C yang berisi sebanyak 126 orang Napi," kata Marten kepada Haluan di ruang kerjanya, Rabu (9/1).

Ia melanjutkan, setelah lolos dari blok c sekitar 18,00 WIB, mereka bersembunyi di dalam got yang tergolong kecil antara bangunan mushala dan dapur hingga 04,00 WIB atau 10 jam. 

Kemudian mereka merayap dan menyelinap di dalam got yang tidak dipagar.

"Kami tidak menduga got yang sekecil itu bisa dilewati mereka. Tapi sekarang got tersebut sudah kita cor dan kami tanam besi sehingga tidak bisa dilewati lagi," tambah Marten.

Setelah merayap di dalam got mereka berlari menuju tembok dekat lapangan basket. Untuk memanjat tembok setinggi 4 meter mereka membuka celana panjang dan menyangkutkannya diatas tembok berkawat  yang bertujuan untuk memudahkan mereka memanjat.

"Pelarian mereka diketahui ketika pergantian shift jaga pada Minggu pagi. Setelah dihitung jumlah mereka berkurang 2 orang. Mengetahui hal itu, kita langsung melihat rekaman CCTV dan dari rekaman CCTV itu kita melihat bagaimana caranya mereka kabur," ulasnya.

Sebelumnya diketahui dua napi bernama Arif Junaidi dan Roy Anggara berhasil kabur dari Lapas. Dan sampai saat ini masih dalam pengejaran petugas. (h/ril).

 

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 07 Maret 2019 - 21:25:16 WIB

    Pasutri Ini Pesan Setengah Kilogram Sabu Kepada Napi di Lapas Padang

    Pasutri Ini Pesan Setengah Kilogram Sabu Kepada Napi di Lapas Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM--Dari empat pelaku pengedaran narkotika jenis sabu yang ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, dari tangan pelaku diamankan sekitar satu kilogram sabu. Rencananya sekitar set.
  • Selasa, 05 Februari 2019 - 21:10:21 WIB

    Sakit, Napi Cabul di Sijunjung Tewas

    Sakit, Napi Cabul di Sijunjung Tewas SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM – Diduga sakit, narapidana kasus pencabulan yang mendekam di Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung meninggal dunia di Puskesmas Muaro Gambok Kecamatan Sijunjung, Minggu (3/2) siang. Narapidana tersebut.
  • Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:30:46 WIB

    Hari Kemerdekaan, Lapas Pariaman Ajukan Remisi 230 Napi

    Hari Kemerdekaan, Lapas Pariaman Ajukan Remisi 230 Napi PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM—Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Karan Aur Pariaman mengajukan 230 remisi umum I dalam peringatan hari ulang tahun ke-73 tahun Republik Indonesia ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HA.
  • Rabu, 08 Agustus 2018 - 21:19:45 WIB

    Pria Bertato Ini Babak Belur Dihajar Napi di Lapas Dharmasraya

    Pria Bertato Ini Babak Belur Dihajar Napi di Lapas Dharmasraya DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM--Seorang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kabupaten Dharmasraya bernama Robert (40), babak belur diduga dipukul oleh sesama napi. Akibatnya, korban saat ini harus dirawat di.
  • Kamis, 02 Agustus 2018 - 22:22:55 WIB

    Diduga Nyabu di Dalam Lapas, 9 Napi di Dharmasraya Diciduk Polisi

    Diduga Nyabu di Dalam Lapas, 9 Napi di Dharmasraya Diciduk Polisi DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Jajaran Resnarkoba Polres Dharmasraya berhasil menciduk  9 orang warga binaan (napi) di Lembaga Permasyakatan (Lapas) kelas III Kabupaten Dharmasraya,Selasa (31/7) malam..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM