Di Padang Pariaman, Olahan Singkong Jadi Andalan Ekonomi


Kamis, 10 Januari 2019 - 12:38:50 WIB
Di Padang Pariaman, Olahan Singkong Jadi Andalan Ekonomi Susunan singkong yang sudah diolah menjadi kripik di Padang Pariaman. IST

PADANGPARIAMAN, HARIANHALUAN.COM-- Beberapa warga di Sungai Geringgiang, mengolah singkong menjadi kripik dan merambah pasar di berbagai provinsi. Penjualan dari olahan singkong tersebut dapat dijadikan andalan pada saat musim-musim panen singkong.

Luas panen singkong atau ubi kayu di Kabupaten Padang Pariaman tercatat seluas 338 hektare, Batang Anai menjadi Kecamatan yang paling luas tanaman ubi kayu diantara 17 Kecamatan di Padang Pariaman. Meski demikian, para petani ubi kayu atau singkong masih terkendala dalam mengembangluaskan Potensi tanaman ubi kayu atau singkong.

Singkong merata ditanam oleh petani di Padang Pariaman. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Batang Anai memiliki luas tanaman Singkong 104 hektare, Lubuk Alung 41 hektare, Sintuk Toboh Gadang 8 hektare, Ulakan Tapakis 3 hektare, Nan Sabaris 17 hektare, Enam Lingkung 52 hektare, 2X11 Enam Lingkung 21 hektare, VII Koto 50 hektare, Padang Sago 6 hektare, V Koto Timur 15 hektare, Sungai Limau 10 hektare, Batang Gasan 1 hektare, Sungai Garinggiang 23 hektare, dan Koto Aur Malintang 35 hektare.

Salah satu manfaat dari singkong, selain merupakan cemilan atau makanan yang mengandung banyak manfaat, juga dapat mendatangkan manfaat ekonomi untuk pendapatan rumah tangga. Di Kabupaten Padang Pariaman, terdapat beberapa warga yang meraup untung dari olahan singkong menjadi kripik.

Kripik merupakan camilan yang dibuat dari umbi-umbian, buah-buahan, atau sayuran yang digoreng, dijemur, atau dikeringkan, kemudian diiris tipis-tipis. Untuk menghasilkan rasa yang gurih dan renyah, keripik biasanya dicampur dengan adonan tepung yang diberi bumbu rempah tertentu.

Berdasarkan definisi kripik tersebut, kripik singkong bisa disebut sebagai panganan yang terbuat dari singkong yang diiris tipis. Irisan singkong kemudian digoreng dengan rasa asli asin dengan beraroma bawang yang gurih.

Begitulah usaha yang dilakukan oleh salah seorang warga Sungai Garinggiang, tepatnya di kawasan Jawi-jawi. Unang Juih (46), merupakan petani yang memanfaatkan tanah sekitar rumahnya, ditanamai singkong, kemudian saat panen, singkong diolah menjadi kripik. Hebatnya lagi, kripik olahan Unang Juih sudah dipesan oleh pengusaha cemilan di beberapa provinsi.

"Iya, saya kan olah di rumah, saya iris-iris lalu dijemur, kalau sudah kering diopor ke Jambi, Pekan Baru, Medan dan lain-lainnya. Tak banyak sih, meski permintaan banyak, cuma saya bisa kirim puluhan kilo saja, " ungkap Unang Juih di rumahnya, Rabu (9/1).

Disebutkannya, satu kilogram olahan singkong tersebut dibeli seharga Rp50. 000. "Biasanya saya sering kirim sebanyak 20 hingga 25 kilogram. Uang dikirim lebih dahulu, karena tukang pesan sudah langganan sama saya, " katanya.

Dikatakannya juga, sudah 4 tahun dia melakoni usaha tersebut. Menurutnya, usaha seperti yang dia lakukan terbilang mudah dan operasional tidak mahal. "Kan tak butuh lahan kusus juga, tengok itu, saya cuma tanam di sekitar rumah singkongnya. Lagian biaya perawatan singkong sangat mudah, bahkan kalau dibiarkan saja, tetap bisa panen kok, " jelasnya.

Secara umum, kripik singkong banyak digemari karena rasanya renyah dan harganya murah. Keripik ini sangat cocok untuk dinikmati di waktu santai bersama teman dan keluarga.

Singkong atau ketela pohon merupakan pohon tahunan tropika dan subtropika. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Olahan dari singkong pun bermacam-macam, ada yang dijadikan sebagai makanan khas seperti getuk, tape dan keripik menjadi salah satu camilan disukai banyak orang

Meski terlihat sederhana, dan seringkali dianggap sebagai makanan kalangan bawah, singkong memiliki banyak manfaat untuk kesehatan karena kandungan gizinya cukup lengkap. Sebagai olahan singkong, maka kripik singkong pun memiliki manfaat, yaitu sebagai Sumber Vitamin B Kompleks.

Singkong merupakan sumber vitamin B kompleks dan beberapa kelompok vitamin seperti riboflavin, folat, thiamin, piridoksin (vitamin B6), dan asam patotenat. Riboflavin bermanfaat dalam proses pertumbuhan dan proses produksi sel darah merah sehingga bisa mencegah penyakit anemia.

Singkong juga mengandung vitamin B17 atau amygdaline yang berfungsi membantu menghancurkan enzim penyebab kanker. Vitamin B17 bermanfaat sebagai alat pengobatan kanker tanpa kemoterapi.

Selain itu, Singkong juga sebagai Sumber Vitamin K. Vitamin K dibutuhkan tubuh untuk membangun massa tulang dengan cara memicu aktivitas osteotrophic dalam tulang. Tulang berfungsi sebagai organ yang melindungi tubuh dari benturan benda tumpul. Mengonsumsi singkong dapat menjaga tulang tetap kuat.

Vitamin K juga dapat membantu mengurangi kerusakan saraf pada otak sehingga berguna dalam pengobatan penderita penyakit alzheimer. Penyakit alzheimer ditandai dengan menurunnya kemampuan berpikir dan berbicara.

Selain itu, Singkong juga sebagai Sumber Mineral. Singkong juga memiliki kandungan beberapa mineral yang penting untuk tubuh. Seperti seng, magnesium, tembaga, besi, mangan dan kalium. Kandungan kalium pada singkong juga cukup tinggi, yaitu sekitar 271 mg per 100 gram singkong.

Kalium merupakan bagian yang sangat penting dari sel dan cairan tubuh, dan memiliki peran dalam membantu mengatur denyut jantung dan tekanan darah. Kekurangan kalium dapat mengakibatkan gangguan pada irama jantung, atau yang disebut aritmia. Selain itu, kalium juga berguna dalam mengantur tekanan darah sehingga mencegah hipertensi.

Selain itu, Singkong merupakan bahan makanan rendah lemak dan kolesterol, namun tinggi kalori, yaitu 160 kalori per 100 gr singkong. Dahulu, singkong pernah menjadi bahan makanan pokok sebagian rakyat Indonesia. Di masa sekarang pun, pemerintah kembali menggalakkan gerakan agar umbi-umbian termasuk singkong dijadikan salah satu makanan pengganti nasi.

Singkong adalah umbi-umbian tropis yang kaya akan pati dengan kandungan kalori tertinggi, yang terutama berasal dari sukrosa yang membentuk sebagian besar gula pada umbi-umbian. Kandungan kalorinya dua kali lipat lebih tinggi daripada kentang. Singkong dapat memenuhi kebutuhan kalori tubuh sebagai sumber energi guna melakukan aktivitas sehari-hari.

Manfaat Singkong yang lain adalah sebagai Sumber Serat. Serat pangan sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh karena memiliki banyak kegunaan, yaitu menurunkan tekanan darah, sehingga bermanfaat untuk mencegah penyakit hipertensi.

Menjaga kadar kolesterol dalam darah, yang berguna untuk mencegah penyakit jantung. Dahulu, penyakit jantung banyak menyerang kaum lansia, tetapi kini kaum usia muda pun banyak terserang penyakit ini, akibat gaya hidup, konsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol, kurangnya olahraga, dan tingkat sres yang tinggi. (h/mg-rei).

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM