Usai Ketemu Kapolda, Bupati Sebut Tarok City Sesuai Aturan


Jumat, 11 Januari 2019 - 10:24:20 WIB
Usai Ketemu Kapolda, Bupati Sebut Tarok City Sesuai Aturan Rencana pembangunan kawasan terpadu Tarok City yang berbasis smart city. DOKUMEN PEMKAB PADANG PARIAMAN

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, memastikan semua dokumen dan administrasi pembangunan Tarok City sudah lengkap dan tidak satu pun yang melanggar aturan. Selain dokumen yang menyatakan Tarok City tidak berada dalam kawasan hutan lindung dari Dinas Kehutanan (Dishut) Sumbar, juga terdapat dokumen Hak Guna Usaha (HGU) kawasan Tarok City.

Ali Mukhni menyebutkan, seluruh dokumen tersebut juga telah disampaikan kepada Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal dalam pertemuan di ruang Kapolda Sumbar. “Mustahil kawasan Tarok City itu hutan lindung, jika benar hutan lindung, mana mungkin ada HGU-nya," ujar Ali Mukhni, di Kantor Bupati Padang Pariaman, Kamis (10/1).

Pembentukan kawasan pendidikan terpadu Tarok City, katanya lagi, telah sesuai dengan Perda RTRW Padang Pariaman yang menyatakan bahwa Kecamatan Kayu Tanam adalah kawasan pengembangan pendidikan. Perda tersebut berlaku hingga 2030.

Sementara itu terkait analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) Tarok City, Ali Mukhni menjelaskan berdasarkan aturan, amdal merupakan kewajiban masing-masing pengguna lahan dalam hal ini adalah universitas yang akan membangun kampus di Tarok City kelak. Sementara ini, pemerintah daerah hanya sebatas menyediakan lahan.

"Soal amdal itu kewajiban masing masing pengguna lahan, kami hanya memberikan lahan itu," katanya tegas.

Pembangunan Tarok City, menurut Ali, akan memberikan lompatan besar terhadap kemajuan Kabupaten Padang Pariaman. Selain berupaya mencerdaskan masyarakat, keberadaan kawasna tersebut juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ada pun menyangkut tudingan pembangunan Tarok City yang bermasalah, menurut Ali Mukhni itu hanya isu yang sengaja diembuskan oleh pihak yang merasa tidak senang dengan dirinya, sehingga berupaya menghalangi pembangunan di Padang Pariaman.

Ali Mukhni juga menyebutkan, bahkan sebelumnya Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, menegaskan bahwa tidak ada persoalan dalam pembangunan kawasan pendidikan terpadu Tarok City di Padang Pariaman. Bahkan, Tarok City akan diusulkan kepada pemerintah pusat sebagai kawasan pembangunan strategis nasional sehingga pembangunannya bisa maksimal menggunakan anggaran pemerintah pusat.

"Tarok City clear, tidak ada persoalan, tidak perlu diperdebatkan lagi," ujar Ali menirukan perkataan Gubernur beberapa waktu lalu.

Tarok City merupakan sebuah kawasan pendidikan terpadu yang terletak di Kayu Tanam yang menjadi terobosan baru Kabupaten Padang Pariaman. Jika terwujud, terobosan ini akan menjadi satu satunya di Indonesia yang menggabungkan beberapa kampus besar dalam satu kawasan terpadu.

Beberapa kampus besar sudah menyatakan kesiapan untuk membangun kampus mereka di lahan seluas hampir 700 hektar tersebut diantaranya, Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Politeknik Negeri Padang (PNP), Universitas Negeri Padang (UNP_, Universitas Islam Indonesia, Lembaga Administrasi Negara (LAN) hingga Diklat Lembaga Sandi Negara.

Sebelumnya, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terkait dugaan alih fungsi lahan pada pengembangan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City (KPTTC) di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Ada beberapa langkah yang akan terus diselidiki jajarannya pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

“Kami tetap melakukan penyelidikan untuk melengkapi berkas pemeriksaan terkait dugaan penyimpangan tersebut. Karenanya, kami meminta Bupati Padang Pariaman untuk turut mendukung proses ini jika nanti jajaran penyidik memerlukan staf Bupati untuk dimintai keterangan,” kata Kapolda kepada Haluan usai menerima kunjungan Bupati Ali Mukhni dan stafnya, Rabu (9/1).

Menurut Kapolda, pada pertemuan tersebut, jajaran bupati dan stafnya dari Pemkab Padang Pariaman menyerahkan sejumlah berkas yang tentunya bisa digunakan untuk tambahan penyelidikan oleh jajarannya di Ditreskrimsus.

“Tentunya, jika dari pemeriksaan bisa ditemukan pelanggaran tentu kami tindak lanjuti, demikian sebaliknya. Jadi, kami harap bupati bisa membantu penyidik merampungkan berkas pemeriksaan yang menjadi tugas mereka,” kata Fakhrizal lagi.

Sebelumnya, Polda Sumbar memproses laporan dari masyarakat soal Tarok City yang disebut memicu banjir hingga puncaknya membuat salah satu jembatan di sekitar kawasan itu putus. Direktur Reskrimsus Polda Sumbar KBP Margiyanta mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan terkait laporan itu.

"Saya juga sudah mengecek ke lokasi tersebut. Di sana saya hanya temukan sebuah papan yang bertuliskan, Pemerintah Dinas Pekerjaan Umum, Padangpariaman proyek pembangunan jalan umum (lanjutan) anggaran 8,5 miliar dimulai April selesai September 2018," katanya kepada Haluan Jumat (4/1) lalu.

Ia mengatakan, bahwa tidak ada ia melihat di lokasi tersebut tanda seperti papan tulisan yang memberi tahu akan dibangunnya kawasan pendidikan terpadu di sana. "Tidak ada judul akan dibangunnya kawasan pendidikan terpadu. Kalau saya browsing di google katanya memang akan membangunan kawasan pendidikan terpadu, tapi keterangan pastinya belum ada dari pihak terkait. Dengan melihat fisik demikian, nanti akan saya lakukan pemanggil kepada pihak terkait," ucapnya. (h/rul)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 17 Januari 2019 - 11:07:48 WIB

    70 Tahun Peristiwa Situjuah, Wali Kota: Perjuangan Pahlawan Belum Usai

    70 Tahun Peristiwa Situjuah, Wali Kota: Perjuangan Pahlawan Belum Usai PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menghadiri peringatan 70 Tahun Peristiwa Situjuah di lapangan sepak bola Khatib Sulaiman, Jorong Tangah, Nagaro Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, .
  • Selasa, 12 Juli 2016 - 21:36:23 WIB

    IKLS Jakarta Pulang Basamo Usai Lebaran

    IKLS Jakarta Pulang Basamo Usai Lebaran SAWAHLUNTO, HALUAN - Tidak kurang dari 200 perantau Lumindai Sawahlunto, yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Lumindai Sekitar (IKLS) Jakarta gelar pulang basamo. .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM