Pasca Diamankannya Buku di Padang, Soal Ideologi Memang Sensitif


Jumat, 11 Januari 2019 - 10:49:02 WIB
Pasca Diamankannya Buku di Padang, Soal Ideologi Memang Sensitif Anggota TNI AD dari Kodim 0312 Padang bersama Kejaksaan Negeri (Kejari), Polresta, Kesbangpol dan Satpol PP mengamankan sejumlah buku yang dianggap bermuatan ideologi komunis atau tentang Partai Komunis Indonesia (PKI) di salah satu toko buku di kawasan Pondok, Jalan Hos Cokroaminoto, Padang. IST

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Terkait diamankannya buku yang diduga berbau komunis oleh TNI beberapa waktu lalu, tokoh masyarakat Kota Padang yang juga pengajar di Stisipol Padang, Zaitul Ikhlas Saad mengatakan, langkah yang dilakukan oleh tim gabungan dalam menyita sejumlah buku yang diduga berbau komunis sudah tepat sebagai upaya pencegahan penyebaran paham komunis kepada masyarakat.

"Sebagai masyarakat, saya mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak TNI Polri dan kejaksaan, dan lainnya. Apakah itu namanya penertiban, pengamanan, dan sebagainya," katanya, Kamis (10/1).

Zaitul Ikhlas mengatakan, tindakan yang dilakukan aparatur negara memang telah sesuai dengan SOP untuk menjaga kedaulatan NKRI dari pengaruh paham komunis. "Tentu ini tidak bisa anggap sebelah mata, toh mereka bekerja sesuai SOP. Apalagi jika melihat dugaan pergerakan komunis di Indonesia. Sesuai konstutusi TAP MPRS nomor 25 tahun 1966, komunis adalah paham terlarang dan segala bentuk organisasinya juga dilarang," ucapnya lagi.

Meski tindakan yang dilakukan TNI Polri dan Kejaksaan melakukan penyitaan terhadap buku- yang diduga berpaham komunis ditentang oleh pecinta buku, Zaitul Ikhlas berharap agar persoalan tersebut tidak dipandang dari satu sudut pandang saja. "Kalau dalam konteks keilmuan atau akademis, itu sah-sah saja tentang paham komunis ini apa, tapi yang dikhawatirkan itu bagaimana hal tersebut akan berdampak terhadap kebangkitan komunis di NKRI ini," katanya.

Zaitul menyebutkan, persoalan ideologi merupakan hal yang sangat sensitif, dan untuk penanaman ideologi sangat efektif melalui buku-buku sehingga mengakibatkan komunis dapat berkembang kembali secara bertahap. Implemntasi dari rasa cinta tanah air harus tertanam penuh dalam diri segenab bangsa Indonesia.

"Ini bukti cinta kepada negara ini, harus ada rasa sensitif tentang keselamatan negara, dan kondisi itu ibarat sebuah virus, dan tidak mungkin akan berada pada stadium empat, dan saya pikir ini adalah tindakan preventif dari aparat negara. Tentu kita dukung penuh sekaligus mengajak segenap komponen bangsa untuk tetap satu visi misi terhadap paham komunis," ujarnya.(h/mg/dan/len/mg-hen)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 04 April 2019 - 14:40:11 WIB

    Pascagempa, 50 KK di Solsel Masih Tinggal Ditenda

    Pascagempa, 50 KK di Solsel Masih Tinggal Ditenda SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Massa transisi pasca bencana gempa (Solsel) sudah memasuki hari ke-20 pada Rabu (3/4) dari 90 hari sejak ditetapkan pemerintah setempat pada 14 Maret 2019. Sejauh ini, masih ada sekitar 50 ke.
  • Ahad, 03 Februari 2019 - 19:14:57 WIB

    Pasca Gempa Mentawai, BPBD Pessel Imbau Masyarakat Tetap Waspada

    Pasca Gempa Mentawai, BPBD Pessel Imbau Masyarakat Tetap Waspada PAINAN, HALUAN.Com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menghimbau masyarakat agar mewaspadai jika sewaktu-waktu terjadi gempa susulan di daerah itu..
  • Rabu, 24 Oktober 2018 - 17:28:32 WIB

    Pasca Penyegelan Kantor Lurah Payolansek , Ketua LPM Mundur

    Pasca Penyegelan Kantor Lurah Payolansek , Ketua LPM Mundur PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM--Pada Selasa (23/10) malam, puluhan warga Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat mendatangi kantor lurah. Tak hanya warga saja, melainkan dari tokoh masyarakat, pemuda, karang taruna,  .
  • Ahad, 14 Oktober 2018 - 19:32:39 WIB
    SEMEN PADANG SALURKAN  BANTUAN SEMBAKO

    Pascabanjir Pasaman, Perekonomian Masyarakat Terancam Lumpuh

    Pascabanjir Pasaman, Perekonomian Masyarakat Terancam Lumpuh PASAMAN, HARIANHALUAN.COM- Pascabanjir melanda sebagian Kecamatan di Kabupaten Pasaman, perekonomian masyarakat terancam lumpuh. Sebab, selain rumah digenangi banjir, ratusan hektar lahan pertanian, perkebunan dan kolam ikan .
  • Sabtu, 22 September 2018 - 20:07:01 WIB

    Pasca Kasus Cabul, Jalur Pendakian Gunung Singgalang Ditutup Sementara

    Pasca Kasus Cabul, Jalur Pendakian Gunung Singgalang Ditutup Sementara TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM--Jalur pendakian ke Gunung Singgalang di Kabupaten Tanah Datar ditutup sementara. Penutupan dilakukan terkait kasus pencabulan oleh seorang pendaki pada Selasa (18/9) dan demi keamanan para penda.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM