Sebagian Mulai Turun, Harga Tiket di BIM Tergantung Permintaan


Rabu, 16 Januari 2019 - 11:35:42 WIB
Sebagian Mulai Turun, Harga Tiket di BIM Tergantung Permintaan Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Setelah menerima keluhan masyarakat terkait melambungnya harga tiket penerbangan, sebagian maskapai yang menyediakan pelayanan rute dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mulai menurunkan tarif. Namun begitu, sebagian maskapai lain mengaku masih melakukan pertimbangan untuk penyesuaian tarif tersebut.

District Manager Sriwijaya Air Padang, Yudo mengungkapkan, penyesuaian harga tiket penerbangan dari dan menuju BIM telah resmi diberlakukan oleh maskapainya sejak Sabtu (12/1) lalu. Penurunan tiket yang diberlakukan berkisar dari 30 sampai 40 persen.

"Dalam sehari kami terbang sebanyak tiga kali. Dua kali dari Padang (PDG) menuju Jakarta (JKT) dan sekali dari Padang (PDG) menuju Medan (KNO). Semuanya rata turun 30–40 persen. Jadi, tiket penerbangan ekonomi yang semula Rp1,6 juta telah turun menjadi Rp980 ribu sampai Rp 1,1 juta," ujarnya kepada Haluan, Selasa (15/1).

Sementara itu, hal berbeda diungkapkan District Sales Manager Citilink Padang, Jerrimiaz. Menurutnya, meski secara resmi organisasi pengelola maskapai telah sepakat melakukan penyesuaian harga sejak Senin (14/1) lalu, akan tetapi pihaknya mengaku tidak bisa serta-merta menurunkan seluruh harga tiket penerbangan, mengingat saat ini tengah memasuki low season, sehingga Citilink terpaksa menurunkan frekuensi penerbangan.

"Kembali lagi ke hukum demand and supply. Kalau permintaan sedang rendah, tentu kami juga tidak bisa serta-merta menurunkan harga tiket. Misalnya, jika pada hari biasa kami punya dua penerbangan dari BIM ke Soekarno-Hatta, tetapi ketika low season kami terpaksa memangkasnya menjadi satu kali penerbangan saja. Kalau dipaksakan menurunkan harga tiket dengan frekuensi biasa, tapi dengan jumlah penumpang yang tidak sampai separuh, tentu tidak mungkin," katanya.

Sebelumnya diberitakan, menyikapi keluhan masyarakat pengguna jasa layanan terkait tingginya tarif penerbangan , sejumlah maskapai penerbangan yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) mengaku akan segera menurunkan harga tiket pesawat. Waktu penurunan tarif bervariasi. Untuk sejumlah daerah telah mulai berlaku Minggu 13 Januari. Sementara untuk rute menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), penyesuaian akan dilakukan segera.

Ketua Umum INACA IGN, Askhara Danadiputra mengatakan, asosiasi telah mendengar keluhan masyarakat sehingga maskapai menurunkan harga. "Kami sudah kumpul dan diskusi tentang keprihatinan masyarakat atas tingginya harga tiket. Atas bantuan dan komitmen positif stakeholder, khususnya Angkasa Pura (AP) I, AP II, dan Airnav, kami sejak minggu lalu menurunkan tarif harga domestik Jakarta-Denpasar, Jakarta-Jogja, Bandung-Denpasar, Jakarta-Surabaya," kata Akshara di Kawasan SCBD Jakarta, Minggu (13/1) dilansir oleh detik.com.

Ia mengatakan, penurunan harga akan berlangsung mulai hari ini (Minggu) atau besok (14/1). "Hari ini atau besok kami akan menurunkan harga-harga tiket di beberapa rute domestik, mungkin dari Jakarta-Padang, Jakarta-Pontianak, Jakarta-Jayapura, dan seterusnya," sebutnya lagi.

Askhara mengatakan, Garuda Indonesia sendiri sudah menurunkan tarif di beberapa rute sejak Jumat lalu. "Jangan kan seminggu, mungkin nanti sore (diturunkan).Yang pasti enam rute diturunkan per Jumat seperti saya sampaikan, Cengkareng-Depansar, Cengkareng-Surabaya PP, Jogja, dari Bandung ke Denpasar sudah kami turunkan semua," ujarnya.

Ia melanjutkan, untuk Citilink kemungkinan terdapat 33 rute penerbangan yang diturunkan tarifnya. Sementara, untuk Lion Air sekitar 40 rute penerbangan. "Jadi mungkin flight Citilink 33, Lion itu berapa, sekitar 40-an itu segera jadi nggak usah menunggu lama seminggu, yang pasti enam sudah kami turunkan," katanya.

Penurunan tarif untuk masing-masing rute memang berbeda. Namun, penurunan paling tinggi mencapai 60 persen. "Kami lakukan variatif, nanti kita cek absolutnya, jadi sampai hingga 50-60 persen ada yang tertinggi seperti itu. Yang pasti di atas 20 sampai 60%," tutupnya.

Hal senada disebutkan Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk, Fikri Ilham Kurniansyah, di tempat yang sama ia menyebutkan, oleh karena Garuda Indonesia merupakan full service airline, maka Garuda Indonesia boleh memberi tarif maksimal kepada konsumen. "Hari ini kami pastikan Banda Aceh turun, Jayapura turun. Dan ini akan terus kami evaluasi sesuai demand masyarakat," katanya sebagaimana dikutip dari cnbc.com.

Sementara itu, Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo mengatakan, sejak Jumat lalu Citilink telah melakukan penyesuaian harga di beberapa rute. Rute-rute itu antara lain Jakarta-Yogyakarta dan Yogyakarta-Denpasar. "Pada jam tertentu harganya sudah turun jauh," katanya.

Sedangkan untuk rute-rute lain menuju Jayapura, Pontianak, Makassar, dan Padang, penyesuaian akan segera dilakukan. Menurut Juliandra, Citilink mengalokasikan 30 persen kursi di harga yang paling bawah. "Sehingga semakin cepat beli semakin baik," ujarnya. (h/mg-dan)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM