Ada 32 Orang Terjangkit HIV/AIDS di Solsel


Kamis, 24 Januari 2019 - 12:05:43 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Ada 32 Orang Terjangkit HIV/AIDS di Solsel Ilustrasi (net)

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM- Penderita penyakit Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Solok Selatan (Solsel) umumnya menjangkit usia produktif. Yakni, rentang usia 20 - 49 tahun. Seperti disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Solsel, Novirman pada Haluan, Rabu (23/1).

Dari data Dinas Kesehatan Solsel, sejak 2011 hingga 2018, tercatat 32 orang di Solsel yang menderita HIV/AIDS. Dengan rincian, 21 kasus HIV dan 11 kasus AIDS.

"Penyebab utama penularan di Solsel karena sering ganti-ganti pasangan atau seks bebas. Dan penderita umumnya berlatar belakang pekerjaan sebagai sopir. Namun ada juga PNS," katanya.

Sedangkan jumlah penderita yang telah meninggal dunia sebanyak 12 orang dimana 9 orang pria dan 3 wanita. Artinya, sebanyak 20 kasus masih menjalani pengobatan. Melihat dari jenis kelamin penderita didominasi kaum Adam atau berjenis kelamin laki-laki.

"Selama, 2018 saja dari tiga kasus HIV/AIDS semuanya diderita oleh pria dan dua orang diantaranya sudah meninggal dunia," ucapnya.

Menurutnya, melihat pada 2017, terdapat 3 kasus penderita HIV/AIDS juga dari kaum pria dimana dua telah meninggal dunia.

"Hingga akhir 2018 jumlah yang terjangkit penyakit ini yang masih menjalani pengobatan sebanyak 14 orang pria dan 6 orang perempuan. Terkait penanganan, pengobatan tiap bulan diberikan obat jenis Anti Retro Viral (ARV) pada penderita HIV/AIDS, yang diberikan secara gratis," katanya.

Selain itu, imbuhnya juga dilakukan upaya pencegahan dengan memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah untuk menekan angka penyebaran penyakit ini.

"Dan membentuk Komisi Penanggulangan AIDS," ucapnya.

Kemudian, kata, Novirman di 2016 ada satu keluarga yang terjangkit HIV/AIDS.  Ironisnya kala itu, anak dari keluarga tersebut masih berusia 4,5 tahun dan menderita gizi buruk. Virus pertama kali dijangkit oleh sang Ayah dan menular pada Isteri dan dua orang anak mereka.

"Sang Ayah tidak jujur kepada keluarga sehingga menular kepada keluarganya,” ujarnya.

Novirman mengatakan, untuk anak yang tertular tersebut, saat ini masih dalam pengawasan dan rutin diberikan pengobatan setiap bulannya.

"Sekarang sudah tidak gizi buruk lagi dan sudah membaik," katanya.

Ia berharap bagi masyarakat yang telah berpasangan untuk bisa meningkatkan keimanan guna membentengi diri supaya tidak terpancing perbuatan yang melanggar norma asusila.

"Di era modernisasi sekarang ini perlu meningkatkan keimanan agar tidak salah langkah. Kesetiaan pada satu pasangan saja. Juga untuk menghindari perbuatan yang terjerumus pada penggunaan narkoba sebab, rawan terhadap penularan HIV/AIDS," sebutnya. (h/jef)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 10 Januari 2019 - 13:28:33 WIB

    258 Orang Positif IVA di Padang Barat

    258 Orang Positif IVA di Padang Barat PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Selama 2018 sampai dengan 9 Januari 2019, tercatat sebanyak 2.594 perempuan usia subur di Padang Barat telah mengikuti tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Padang Pasir. Sepulu.
  • Jumat, 07 Desember 2018 - 11:06:52 WIB

    Hingga Oktober, 60 Anak Alami Gizi Buruk di Kota Padang

    Hingga Oktober, 60 Anak Alami Gizi Buruk di Kota Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sampai Oktober 2018, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang mencatat sebanyak 60 kasus gizi buruk di Kota Padang. Sedangkan pada 2017 tercatat ada 61 kasus gizi buruk..
  • Kamis, 29 November 2018 - 19:26:18 WIB

    Donor Darah, Serikat Pekerja Semen Padang Kumpulkan 242 Kantong Darah 

    Donor Darah, Serikat Pekerja Semen Padang Kumpulkan 242 Kantong Darah  PADANG, HARIANHALUAN.COM- Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) melakukan bakti sosial Donor Darah di lantai satu Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Kamis, (29/11)..
  • Jumat, 23 November 2018 - 12:15:00 WIB

    Dinkes Padang Catat 3.269 Anak Kerdil, Balita Stunting PR Bersama

    Dinkes Padang Catat 3.269 Anak Kerdil, Balita Stunting PR Bersama Stunting erat kaitannya dengan masalah gizi yang menyentuh berbagai persoalan antara lain, kesehatan, kemiskinan (ekonomi), pengetahuan/pendidikan, pembangunan sarana sanitasi, kebersihan lingkungan, kepedulian keluarga, keha.
  • Senin, 19 November 2018 - 09:55:16 WIB

    Imunisasi MR di Padang Berlanjut Hingga Akhir Tahun

    Imunisasi MR di Padang Berlanjut Hingga Akhir Tahun PADANG, HARIANHALUAN.COM – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang menegaskan tetap akan melaksanakan Imunisasi Measless dan Rubella (MR). Kepastian itu merupakan tindak lanjut atas surat dari Menteri Kesehatan (Menkes) RI agar d.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM