Lawan Petugas, Tersangka Pencuri di Bukittinggi Ditembak


Rabu, 30 Januari 2019 - 22:48:51 WIB
Lawan Petugas, Tersangka Pencuri di Bukittinggi Ditembak Ilustrasi (haluan)

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Satreskrim Polres Bukittinggi berhasil melumpuhkan dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Salah seorang pelaku terpaksa dihadiahi timah panas di kaki karena melawan petugas.

Kedua orang pelaku berinisial AD (25) dan AS (36) berasal dari Pasaman Timur. Dari tangan pelaku  petugas berhasil mengamankan 4 unit kendaraan roda dua.

"Pelaku AD terpaksa kita tembak di kaki karena melawan petugas. Mereka kita tangkap di daerah Pasaman Timur tadi malam," kata Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Andi MA Mekuo kepada Haluan di Mapolres Bukittinggi, Rabu (30/1).

Andi menceritakan kronologis, penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan masyarakat pada Jumat (25/1) lalu sekitar 10.30 WIB bahwa telah terjadi pencurian kendaraan bermotor di Jalan Guru Tuo Kabun Pulasan,  Kelurahan Puhun Tembok, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) Bukittinggi.

Berdasarkan laporan itu pihaknya terus melakukan penyelidikan. Kemudian pada Selasa (29/1) sekitar pukul 20.30 Wib pihaknya mendapatkan informasi bahwa kendaraan itu sudah berada di daerah Pasaman Timur

"Dari informasi itu tim buser kita yang dipimpin oleh Ipda. Fikri Rahmadi, langsung bergerak ke Pasaman dan Alhamdulilah Rabu dinihari petugas berhasil membekuk dua orang pelaku,"ujar Andi

Menurut Andi, saat penangkapan keduanya melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melepaskan timah panas.

Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan kendaraan sepeda motor yang dipakainya untuk melarikan diri.

Hasil pengembangan petugas juga diamankan tiga unit sepeda motor lagi di Bukittinggi, sehingga hingga saat ini sudah ada 4 sepeda motor yang diduga sebagai hasil kejahatan pelaku. 

Menurut Andi, berdasarkan banyaknya barang bukti yang ditemukan, pihaknya menilai pelaku merupakan spesilais pencurian kendaraan bermotor lintas kota dan kabupaten di Sumatera Barat.

Sebab berdasarkan informasi yang diperolehnya, pelaku tidak hanya di Bukittinggi saja  melakukan kejahatan.

Kedua pelaku  akan dijerat dengan pasal. 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(h/ril).



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 16 Mei 2019 - 22:23:24 WIB

    Gelar Aksi Damai di KPU Sumbar, Relawan 02 Salat Gaib dan Sampaikan Tuntutan

    Gelar Aksi Damai di KPU Sumbar,  Relawan 02 Salat Gaib dan Sampaikan Tuntutan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Puluhan Relawan pendukung Capres-Cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, perwakilan kaum emak-emak, mandeh, dan oma-oma, menggelar aksi damai di depan Kantor KPU Sumbar Kamis, (16/5)..
  • Senin, 18 Maret 2019 - 12:32:30 WIB

    Pencari Lokan Bertarung Melawan Buaya di Pasbar

    Pencari Lokan Bertarung Melawan Buaya di Pasbar PASBAR, HARIANHALUAN.COM-Buaya sudah mulai mengancam warga di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat. Seorang pencari lokan menjadi korban dan nyaris tewas dimangsa buaya. .
  • Senin, 18 Maret 2019 - 11:28:01 WIB

    Door to Door, Ratusan Relawan di Kota Solok Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

    Door to Door, Ratusan Relawan di Kota Solok Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin SOLOK, HARIANHALUAN.COM—Ratusan warga dan gabungan dari berbagai  relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin berkumpul di Gedung Kubuang 13 di Kota Solok, Sabtu (16/3). Mereka memperkuat barisan untuk memenangkan pasangan nomo.
  • Kamis, 07 Maret 2019 - 21:08:43 WIB

    Empat Orang Pria di Agam Bertarung Melawan Buaya

    Empat Orang Pria di Agam Bertarung Melawan Buaya AGAM, HARIANHALUAN.COM- Buaya Batang Masang, kembali menyerang manusia, tepatnya di Sungai Masang Kiri, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kali ini korban adalah pria yang merupakan warga Kabupaten Pa.
  • Selasa, 18 Desember 2018 - 20:44:38 WIB

    Petani Buah Naga Melawan Wabah

    Petani Buah Naga Melawan Wabah PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM-- Semenjak tahun 2000-an, buah naga dibudidayakan secara komersil di Indonesia. Buah tropis dalam genus Hylocereus dan Selenicereus yang berasal dari negara Meksiko itu, saat ini di Indonesia.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM