Hilda Masih Misterius, Manager Living Plaza Berstatus Tersangka


Kamis, 31 Januari 2019 - 14:56:59 WIB
Hilda Masih Misterius, Manager Living Plaza Berstatus Tersangka Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Unit Laka Lantas Polresta Padang mengamankan Warso, sopir yang juga selaku Manager Living Plaza tempat Hilda, korban satu unit minibus Xenia, warna putih dengan nomor polisi B 2432 SYG, yang masuk dalam Sungai Banda Bakali, Jalan Salak, Purus Kebun, Kecamatan Padang Barat, Padang, Minggu (20/1).

Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya melalui Kanit Laka Lantas AKP Muzhendri mengatakan, untuk saat ini sopir yang juga merupakan manager Living Plaza tempat Hilda bekerja telah dinyatakan sebagai tersangka, namun masih belum ditahan, tapi masih dalam pengawasan kepolisian.

"Sopir tersebut sudah kami amankan saat kejadian tersebut dan ia juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun saat ini, sopir tersebut belum bisa kami tahan. Sebab, jasad korban belum ditemukan, sekarang kami masih melakukan pengawasan terhadap tersangka," kata Muzhendri.

Muzhendri menyebutkan, kalau untuk pasalnya, tersangka dijerat Pasal 310 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Tapi, kalau masalah ayat berapanya, pihaknya belum bisa menetapkan.

"Untuk pasal, kami kenakan dengan pasal 310 kepada tersangka. Tapi, kalau junto berapanya belum kami tetapkan sekarang. Soalnya korbannya belum ditemukan. Kami masih mendalami saksi-saksi terkait hal tersebut," tuturnya, kemarin.

Ia mengatakan, pihak perusahaan juga masih koperatif dalam hal tersebut, pihak perusahaan pun juga mengatakan akan melakukan penambahan waktu pencarian sekitar tiga hari lagi untuk mereka melakukan pencarian.

"Kami masih melakukan proses pengembangan kasus itu. Pihak perusahaan dan keluarga juga meminta penambahan waktu pencarian korban. Nanti, jika ditemukan kami akan melakukan pemeriksaan terhadap korban apakah terdapat luka atau lainnya dan kami juga akan melakukan pemanggilan beberapa orang saksi untuk memperdalam pengembangan kasus ini," ucapnya.

Diketahui sebelumnya, minibus Daihatsu Xenia B 2432 SYG yang ditumpangi Hilda, terperosok masuk Banda Bakali pada Minggu (20/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Diduga akibat jarak pandang sopir yang terbatas saat hujan deras melanda Kota Padang saat itu.

Pada kejadian tersebut, Warso yang merupakan sopir, sekaligus Manager Living Plaza dapat menyelamatkan diri dengan keluar dari mobil tersebut, namun Hilda yang masih berada di dalam mobil tersebut tidak dapat menyelamatkan diri, sehingga terbawa arus deras Banda Bakali.

Keesokan harinya, pada Senin (21/1) mobil tersebut berhasil ditemukan dan dikeluarkan oleh mobil derek Polresta Padang yang dibantu oleh warga. Namun, Hilda tidak ditemukan di dalam mobil tersebut dan di perkirakan hanyut terbawa arus. Sepekan pencarian Hilda, tim gabungan dari BPBD, basarnas, TNI dan masyarakat ini belum juga menemukan keberadaan korban. (h/mg-pmi)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM