Kasus Sate Daging Babi di Padang, Polisi Kantongi Calon Tersangka


Jumat, 01 Februari 2019 - 10:23:13 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Kasus Sate Daging Babi di Padang, Polisi Kantongi Calon Tersangka Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Polresta Padang telah memeriksa setidaknya 14 saksi atas temuan daging sate berbahan utama daging babi di warung Sate KMSB Simpang Haru, Padang. Meski proses pemeriksaan masih berlangsung, kepolisian telah mengantongi sejumlah nama calon tersangka, atas dugaan pelanggaran undang-undang pangan dan perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman di atas empat tahun.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengatakan, hingga Kamis (31/1) pagi, penyidik telah meminta keterangan dari berbagai pihak, mulai dari saksi penggerebekan seperti Tim Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4), Dinas Kesehatan Padang, Dinas Perdagangan Padang, dan Badan Pengawas Obat (BPOM) Padang. Selain itu, pedagang sate babi dan pemasok daging babi juga diperiksa.

"Hari ini (kemarin.red) kami juga akan gelar perkara lagi untuk menentukan fakta-fakta hukum secara tepat. Siapa calon tersangkanya, kami sudah punya. Namun, penetapannya harus sesuai dengan penyelidikan, karena itulah nanti yang akan menjadi dasar melakukan penyidikan," kata Yulmar, Kamis (31/1).

Yulmar menuturkan, meski Dinas Perdagangan Kota Padang sebelumnya telah melakukan uji laboratorium, pihaknya tetap akan melakukan pengujian ulang atas barang bukti daging yang diduga sebagai daging babi. Pengujian sendiri akan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu di BPOM dan Laboratorium Forensik Kepolisian di Medan.

Untuk saat ini, sambungnya, pihaknya belum bisa mengalihkan fokus pada proses pengembangan kasus. Namun ke depan, kepolisian akan menggandeng BPOM dan OPD terkait di Pemko Padang untuk mengambil sampel daging dari para pedagang sate dan jenis dagangan daging lainnya, yang patut dicurigai tidak dijual sebagaimana aturan yang berlaku.

Disebutkan Yulmar, pengembangan kasus juga berkaitan dengan pengakuan saksi pemasok daging babi ke Sate KMSB, yang menyebutkan juga menjual daging babi ke sejumlah pedagang kuliner lain di beberapa lokasi di Kota Padang. “Itu akan kami tindaklanjuti. Yang penting untuk sekarang, silakan menjual daging selain sapid an kambing, tetapi penjualnya harus menginformasikannya kepada pembeli secara jelas,” sebut Yulmar lagi.

Sementara itu untuk calon tersangka yang akan ditetapkan kepolisian, Yulmar mengaku belum bisa mengungkapkannya. Hanya saja, para pelaku nantinya mungkin akan dijerat dengan pasal-pasal yang ada dalam Undang-Undang Pangan dan Perlindungan Konsumen. “Masing-masing bisa dikenakan hukuman di atas empat tahun. Tapi harap sabar dulu, kami sedang memprosesnya," ucapnya menutup.



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 14 Februari 2019 - 12:21:53 WIB

    Kasus Perusakan Mandeh, PH Rusma Komentari Desakan Hendrajoni

    Kasus Perusakan Mandeh, PH Rusma Komentari Desakan Hendrajoni PADANG, HARIANHALUAN.COM—Harapan Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni agar aparat penegak hukum segera menuntaskan pengusutan kasus pembabatan hutan mangrove di Kawasan Mandeh, menuai komentar dari Sutomo, Penasihat .
  • Rabu, 13 Februari 2019 - 06:27:24 WIB

    Sebulan Lebih Mandeg di MA, Bupati Minta Penegak Hukum Serius Tuntaskan Kasus Mandeh

    Sebulan Lebih Mandeg di MA, Bupati Minta Penegak Hukum Serius Tuntaskan Kasus Mandeh PAINAN, HALUAN.Com - Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, meminta penegak hukum mengusut tuntas kasus pembabatan hutan Mangrove di kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, yang terjadi pertengahan 2.
  • Selasa, 05 Februari 2019 - 21:15:15 WIB

    Polres Solsel Dalami Kasus Penebangan Hutan

    Polres Solsel Dalami Kasus Penebangan Hutan SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Kapolres Solok Selatan (Solsel), AKBP Imam Yulisdianto menegaskan, pihaknya masih normatif panggil saksi-saksi dan melanjutkan perkara kasus penebangan hutan di Hulu Batang Bangko, Bukit Pina.
  • Senin, 28 Januari 2019 - 14:47:05 WIB

    Kasus Pulau Taraju Harus Tuntas

    Kasus Pulau Taraju Harus Tuntas PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni meminta polisi untuk menuntaskan kasus pembakaran lahan di Pulau Taraju, kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan. Jika terbukti ada pelanggaran hukum dalam pemba.
  • Jumat, 25 Januari 2019 - 10:10:11 WIB

    Kasus Pulau Taraju, Walhi Sumbar Minta Pelaku Tetap Ditindak

    Kasus Pulau Taraju, Walhi Sumbar Minta Pelaku Tetap Ditindak PADANG, HARIANHALUAN.COM – Berdasarkan hasil penyelidikan sementara Polres Pesisir Selatan, dugaan pembakaran lahan seluas 0,3 haktare di Pulau Taraju, kawasan Mandeh, bukan terjadi di atas lahan bestatus hutan lindung. Nam.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM