Antisipasi Berjangkitnya DBD, Polres SolSel Fogging Kawasan Mako, Asrama dan Mapolsek


Jumat, 01 Februari 2019 - 22:07:05 WIB
Antisipasi Berjangkitnya  DBD, Polres SolSel Fogging Kawasan Mako, Asrama dan Mapolsek Jajaran Polres Solsel Melakukan Fogging di Mapolsek Sangir, Jumat (1/2). IST

Guna mengantisipasi penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), jajaran Polres Solok Selatan melakukan fogging di sejumlah titik yang dinilai rawan berjangkitnya nyamuk demam berdarah, Jumat (1/2). Fogging diawali Mako Polres dan dilanjutkan di Asrama serta  seluruh Polsek yang ada di wilayah hukum Polres setempat.

 

Laporan – JEFLI  SOLSEL

 

SOLOK SELATAN, HALUAN.Com – Demam berdarah berjangkit di Solok Selatan. Empat warga terserang di Pekan Selasa, Kecamatan Pauh Duo. Dua orang di Muara Labuh, Sungai Pagu dan satu di Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir.

 

Jika melihat data pada 2018, sebanyak 103 orang mengalami penyakit DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti. "Tidak ada yang meninggal dunia, karena cepat diketahui dan diobati. Namun, pada 2017 satu orang meninggal dunia akibat penyakit ini yakni, di kecamatan Koto Parik Gadang Diateh," kata Kepala Dinkes Solsel, Novirman pada Haluan, Jumat (1/2).

 

Menurutnya, ke-tujuh orang warga yang terserang DBD itu telah mendapatkan perawatan dan pengobatan di RSUD Solsel. "Sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas wilayah masing-masing. Disana pasien akan memperoleh asupan cairan yang cukup untuk mencegah pecahnya pembuluh darah, shock dan dehidrasi," katanya.

 

Novirman mengatakan wabah DBD mulai merata menyerang sejumlah wilayah di Indonesia. Sebagai langkah pencegahan, pihaknya, tengah intens memberikan imbauan kepada warga supaya menggalakkan prilaku, menguras dan membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air. Lalu, menggali dan mengubur barang yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk. "Jadi, setiap keluarga hendaknya melakukan upaya itu," sebutnya.

 

Terpisah, Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto mengatakan, kegiatan foging dilakukan menyikapi wabah DBD yang terjadi hampir merata di seluruh Nusantara. "Mencegah lebih baik, dan foging salah satu upaya antisipasi penyebaran penyakit DBD sehingga informasi wabah itu, kami tindaklanjuti karena nyamuk itu menggigit tidak musti permisi dulu. Artinya, kami peduli keluarga, lingkungan dan masyarakat," katanya. (h/*)

 

 

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]