Puncak Pinang Awan, Keindahan Alam Nan Eksotik di Solok Selatan


Ahad, 10 Februari 2019 - 16:05:23 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Puncak Pinang Awan, Keindahan Alam Nan Eksotik di Solok Selatan Pengunjung menikmati keindahan alam dengan udara yang asri di Taman Laras, Puncak Pinang Awan, Kabupaten Solok Selatan

Sejenak kita hilangkan beban pikiran dari sibuknya rutinitas pekerjaan. Beragam cara dilakukan orang untuk memberikan rasa kesegaran pada pikiran dan tubuh. Bisa, menikmati jauhnya titik mata memandang di pantai, berendam di air maupun menikmati suasana alam dengan pohon nan rindang.

 

Laporan – JEFLI (Solok Selatan)

 

SOLOK SELATAN, HALUAN.Com – Mengisi weekend kali ini, Haluan berkesempatan menikmati salah satu objek wisata alam di daerah Solok Selatan. Yaa, dengan cara menyatu dengan alam, di ketinggian sekitar 1.100 meter diatas permukaan laut (mdpl), kami mampir di Taman Laras Puncak Pinang Awan di Solok Selatan.

 

Udara segar begitu terasa, angin sepoi-sepoi pun berhembus di sela-sela pengunjung yang hadir. Dengan memandang hijau dedaunan nan rindang dikelilingi pebukitan, pengunjung disuguhkan rasa di atas awan sembari melihat matahari terbit/tenggelam di saat waktunya tiba.

 

Menuju lokasi ini bisa menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, dengan jalan mulus aspal hingga lokasi.

 

Tepatnya, berada di atas bukit Hot Water Boom Sapan Maluluang Solsel, atau sekitar 7 kilometer belok kanan dari Simpang jembatan sentral Kecamatan Pauh Duo. Nah, setelah puas menikmati ketinggian, kita juga bisa berendam air panas di HWB Sapan Maluluang yang tepat berada di bawah Taman Laras.

 

Tempat ini juga instagramable buat mengabadikan momen di ketinggian, dengan adanya saung-saung serta dekorasi unik untuk berswafoto, yang disediakan pengelola.

 

Slamet (34), selaku pengelola sekaligus Pemilik lokasi pada Haluan, menyebutkan, pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp5 ribu/orang dan untuk anak-anak di bawah usia lima tahun tidak dikenakan biaya masuk.

 

Menurutnya, lokasi tersebut awalnya merupakan ladang miliknya, namun sekitar tiga tahun belakangan disulap menjadi lokasi wisata alam. Dengan luas sekitar satu hektare. "Iya, rencana awal tempat ini untuk bumi perkemahan. Namun, saya lebih tertarik dijadikan objek wisata alam supaya bisa dikunjungi siapapun dan tidak hanya oleh yang ingin berkemah. Saya mulai melihat informasi di internet bagaimana penataan dan menghiasi lokasi ini," sebutnya.

 

Umumnya, kata Slamet, pengunjung datang dari berbagai pelosok Solsel, bahkan juga ada yang dari luar Sumbar. "Kalau hari biasa, kunjungan kesini tidak begitu ramai, namun jika akhir pekan atau momen liburan sangat ramai. Lumayanlah, penghasilan bisa untuk biaya sehari-hari," sebutnya. (h/jef)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM