Polisi Diminta Sigap Usut “Sate Babi”


Senin, 11 Februari 2019 - 10:43:18 WIB
Polisi Diminta Sigap Usut “Sate Babi” Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Kalangan DPRD Padang meminta pihak kepolisian lebih sigap dalam mengusut kasus dugaan sate daging babi di Warung Sate KMSB Simpang Haru, Kota Padang, akhir Januari lalu. Sebab, kini Polresta Padang belum kunjung menetapkan satu pun tersangka terkait kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Padang, Muzni Zein Minggu (10/2) kepada Haluan menyebutkan, aparat hukum mesti lebih cepat menuntaskan pengusutan, demi menjaga perasaan publik yang tersentak atas temuan sate daging babi tersebut. Selain itu, ia juga berharap aparatur terkait kembali menelisik kemungkinan peredaran produk daging babi yang dijual sembunyi-sembunyi di Kota Padang.

“Aparat harus cepat dan tegas soal ini. Pedagang yang memang telah terbukti menjual sate daging babi itu bagaimana status hukumnya. Sebab yang dilakukannya jelas bertentangan dengan kebiasaan kita di Padang atau Minang yang mayoritas muslim ini. Daging babi jelas tidak boleh kita makan,” kata Muzni.

Lebih jauh Muzni meminta, instansi sektor perindustrian, perdagangan, dan perternakan, harus segera turun hingga ke pasar tradisional untuk melacak kemungkinan beredarnya daging babi yang dibeli oleh konsumen dalam keadaan tidak sadar, dan mengira bahwa daging yang dibeli tersebut adalah daging sapi.

"Pihak terkait di pemerintahan tentu lebih mengetahui dan memahami jenis daging itu. Masyarakat tentu tidak semuanya bisa membedakan. Makanya saya minta koordinasi antar instansi. Namun, selain itu saya berharap masyarakat juga lebih waspada, teliti, dan bertanya sebelum membeli,” katanya lagi

Selain itu Muzni berharap, agar masyarakat yang menemukan praktik penjualan daging babi yang tidak menerangkan secara jelas daging apa yang dijual, untuk melaporkan temuan tersebut kepada pihak yang berwajib. “Sebab penjual seperti itu telah nyata melakukan praktik tindak pidana penipuan yang merugikan konsumen. Kalau ada laporan dari masyarakat, lembaga terkait juga juga harus segera begerak dan memprosesnya sesuai sesuai aturan hukum yang berlaku," tuturnya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi I DPRD Padang, Faisal Nasir. Ia berharap, agar aparat hukum lebih sigap menetapkan status hukum terhadap pelaku yang melanggar aturan dalam penjual sate daging babi tersebut.

“Saya berharap yang kemarin itu jadi pelajaran. Pengawasan terhadap penjualan daging babi harus diperketat. Kami minta penegak hukum sigap mengatasi masalah ini. Pasalnya selama melakukan pekerjaan seperti, sang penjual telah merugikan konsumen,” ucapnya.

Pada Jumat (8/2) lalu, Polresta Padang mengaku hingga kini masih menunggu hasil uji laboratorium dalam pengembangan kasus dugaan Sate KMSB yang diduga menggunakan daging babi tersebbut. "Pekan depan kami akan gelar perkara. Setelah itu baru kami menetapkan tersangkanya," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna.

Hingga saat ini, Edriyan mengaku pihaknya telah memeriksa dan meminta keterangan dari 14 saksi yang terkait dalam kasus tersebut. Mulai dari pedagang sate KMSB, pemasok daging babi, hingga petugas yang ikut melakukan penggeledahan dan pengamanan pada akhir Januari lalu.

Sebelumnya, Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengatakan, untuk saat ini, pihaknya belum bisa mengalihkan fokus pada proses pengembangan kasus. Namun ke depan, kepolisian akan menggandeng BPOM dan OPD terkait di Pemko Padang untuk mengambil sampel daging dari para pedagang sate dan jenis dagangan daging lainnya, yang patut dicurigai tidak dijual sebagaimana aturan yang berlaku.

Disebutkan Yulmar, pengembangan kasus juga berkaitan dengan pengakuan saksi pemasok daging babi ke Sate KMSB, yang menyebutkan juga menjual daging babi ke sejumlah pedagang kuliner lain di beberapa lokasi di Kota Padang. “Itu akan kami tindaklanjuti. Yang penting untuk sekarang, silakan menjual daging selain sapid an kambing, tetapi penjualnya harus menginformasikannya kepada pembeli secara jelas,” sebut Yulmar lagi. (h/ade)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 18 Mei 2019 - 15:24:18 WIB

    Polisi akan Musnahkan Bom Panci Milik Terduga Teroris Bogor

    Polisi akan Musnahkan Bom Panci Milik Terduga Teroris Bogor BOGOR, HARIANHALUAN.COM - Polisi akan melakukan disposal atau meledakkan bom milik terduga teroris Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot yang ditangkap di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi sedang mencari lokasi yang ja.
  • Jumat, 17 Mei 2019 - 13:44:32 WIB

    Polisi Ungkap Identitas Sepasang Mayat Pasutri di Rimbo Simpang

    Polisi Ungkap Identitas Sepasang Mayat Pasutri di Rimbo Simpang PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Identitas sepasang mayat yang ditemukan tanpa busana di Rimbo Simpang, Nagari Simpang, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman, Kamis 16/5) kemarin mulai terkuak. .
  • Kamis, 16 Mei 2019 - 14:45:11 WIB

    Polisi Gerebek Pabrik Tuak di Limapuluh Kota, 100 Liter Tuak Diamankan

    Polisi Gerebek Pabrik Tuak di Limapuluh Kota, 100 Liter Tuak Diamankan LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Sebuah pabrik rumahan di Jorong Nan Anam, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, digerebek aparat kepolisian, Kamis pagi (16/5). Pasalnya, pabrik ters.
  • Kamis, 16 Mei 2019 - 14:12:19 WIB

    Ada Penculikan Anak di Sukadamai Pasaman, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Ada Penculikan Anak di Sukadamai Pasaman, Polisi Lakukan Penyelidikan PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Seorang anak di Sukadamai II, Jorong Bahagia, Nagari Persiapan Panti Utara, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, diisukan hilang pada, Rabu (15/5) sore. Anak tersebut berinisial RS (10)..
  • Ahad, 12 Mei 2019 - 13:05:38 WIB

    Polisi Tangkap Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi

    Polisi Tangkap Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Jajaran Polda Metro Jaya dikabarkan telah menangkap seorang pria berinisial HS terkait ujaran kebencian akan memenggal kepala Presiden Jokowi dalam video yang viral beberapa waktu lalu. HS diciduk.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM