Terlibat Perkelahian dengan Teman Sekamar, Santri Ponpes Nurul Ikhlas 'Terkapar' di RSUP M. Djamil Padang


Selasa, 12 Februari 2019 - 20:45:55 WIB
Terlibat Perkelahian dengan Teman Sekamar, Santri Ponpes Nurul Ikhlas 'Terkapar' di RSUP M. Djamil Padang Robby, masih terbaring dengan perawatan serius di RSUP M. Djamil Padang. AFIZ

Robby, Santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang  kelas IV (1 SMA -red) terpaksa dilarikan ke RSUP M. Djamil Padang setelah tak sadarkan diri. Dia diduga dipukuli teman sesama santri di Ponpes ternama tersebut.

 

Laporan – AFIZ (Padang Panjang)

 

PADANG PANJANG, HALUAN.Com – Informasi yang dihimpun Haluan dilapangan, pasca penganiayaan tersebut, Robi langsung dilarikan ke RSUD Padang Panjang, namun karena keadaan yang kian memburuk, memaksa Robby harus dirujuk RS. M.Djamil Padang.

 

Salah seorang masyarakat, Menan mengatakan, memang tersebar kabar telah terjadi pemukulan terhadap sesama santri, yang mana salah seorang santri sempat koma dan harus di rujuk ke RS. M Djamil Padang.

 

"Informasi tersebut telah beredar di masyarakat, namun pihak Pondok Pesantren belum memberikan keterangan lebih lanjut," tutur Menan.

 

Sementara itu, Orangtua santri terkait, Jack saat dihubungi Senin (11/2) siang, membenarkan anaknya menjalani perawatan di M Djamil Padang. Saat itu disebutkannya, kondisi Robby masih belum dapat dibezuk langsung karena dalam masa opname.

 

Jack melalui selulernya mengatakan, putranya tersebut dikabarkan terlibat perkelahian dengan teman sekamarnya sesama santri satu tingkatan. Kejadian yang dialami anaknya sudah ditangani langsung pihak Ponpes dan diketahui pihak kepolisian di Sektor (Polsek) X Koto.

 

“Robby untuk saat ini, belum dapat kita dampingi di ruangan perawatannya. Namun untuk kejadian ini, kami pihak keluarga sudah berkoordinasi dengan pengurus Ponpes untuk ditindaklanjuti secara bijak dan kekeluargaan,” ungkap Jack kepada wartawan.

 

Sementara pihak Ponpes, mengaku telah menyikapi dengan melibatkan semua pihak terkait dalam kejadian tersebut. Sebagai mana dengan kode etik di Ponpes, pihaknya akan memberlakukan sanksi terkait bentuk dan tingkatan pelanggaran yang dilakukan setiap santri.

 

Pengawas Asrama Putra Ponpes Nurul Ikhlas, Firman menyebutkan santri yang terlibat dalam perkelahian tersebut sudah ditindaklanjuti. Termasuk untuk menjalani perawatan yang diakibatkan dari perkelahian tersebut, pihak keluarga langsung didampingi pimpinan yayasan dan pengurus lainnya di M Djamil Padang.

 

“Kejadian sudah diatensi pimpinan dan ditangani bidang kesiswaan. Kami selaku pengawas asrama, hingga saat ini masih mendampingi Robi untuk menjalani pengobatan bersama orang tua murid lainnya. Jadi untuk sementara kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut," tutur Firman saat dihubungi Haluan.

 

Terpisah , saat dikonfirmasi wartawan kepada Kapolsek X Koto AKP. Rita Saryanti, membenarkan telah masuknya laporan terkait kasus pemukulan santri di salah satu Ponpres di Wilkum Polres Padang Panjang.

 

"Laporan terkait adanya pemukulan secara bergantian di salah satu Ponpres telah kami terima. Saat ini penyidik tengah mendalami kasus dan mengumpulkan data santri untuk ditindak lebih lanjut," tutur Rita Saryanti. (h/*)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM