Jasad Hilda Masih Misteri, Jaksa Periksa Berkas “Xenia Banda Bakali”


Rabu, 13 Februari 2019 - 11:07:28 WIB
Jasad Hilda Masih Misteri, Jaksa Periksa Berkas “Xenia Banda Bakali” Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang telah menerima penyerahan berkas dari Unit Lakalantas Polresta Padang, terkait kasus kecelakaan minibus Xenia B 2432 SYG di kawasan Banda Bakali Januari lalu, yang menyebabkan satu penumpang atas nama Hilda diduga meninggal dunia dan hingga kini jasadnya belum ditemukan.

Hal itu diutarakan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Padang, Yarnes. Selanjutnya, pihak kejaksaan akan melakukan penelitian terhadap kelengkapan berkas tersebut. "Ya, kami telah menerima berkasnya dari penyidik Polresta Padang. Selanjutnya, tim jaksa akan melakukan penelitian atas berkas perkara itu," kata Yarnes kepada Haluan, Selasa (12/2).

Ia juga menjelaskan, pada tahapan penelitian ini, pihaknya akan melihat kelengkapan berkas tersebut. Jika terdapat kekurangan, berkas tersebut akan dikembalikan kepada penyidik di kepolisian untuk dilengkapi kembali.

"Jadi, apabila sudah lengkap, pihak penyidik bisa melakukan pelimpahan tahap 1 atau (P21), dan kasusnya kami lanjutkan dalam proses pemberkasan," kata Yarnes lagi.

Penyerahan berkas tersebut ikut dibenarkan Kasatlantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya. Ia mengaku, saat ini pihaknya tengah menunggu petunjuk dari pihak kejaksaan terkait kelengkapan berkas yang telah diserahkan tersebut.

“Apakah berkasnya sudah lengkap (P21) atau belum, itu yang kami tunggu. Sementara ini, untuk pasal yang digunakan, itu masih tetap pasal 310 ayat 1 dan 310 ayat 4, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” kata Asril kepada Haluan.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu 20 Januari lalu satu unit mini bus merk Daihatsu Xenia bernomor polisi B 2432 SYG yang dikemudikan oleh Warso dengan seorang penumpang bernama Hilda, terperosok jatuh ke Sungai Banda Bakali, Purus Kabun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, sekitar pukul 23.30 WIB. Kejadian itu diduga akibat terbatasnya jarak pandang Warso karena hujan turun deras pada saat kejadian.

Pascaterjun ke sungai, Warso berhasil menyelamatkan diri dan keluar dari mobil tersebut. Namun, Hilda yang masih berada di dalam mobil diduga tidak dapat menyelamatkan diri hingga tewas terbawa arus deras Banda Bakali. Warso sendiri merupakan Manager Living Plaza, tempat Hilda juga bekerja di bagian penjualan.

Keesokan harinya, pada Senin (21/1), mobil tersebut berhasil ditemukan oleh tim pencari gabungan, dan dikeluarkan dari Sungai Banda Bakali. Namun, Hilda tidak ditemukan di dalam mobil tersebut, sehingga diperkirakan hanyut terbawa arus. Pencarian dilakukan hingga sepekan kemudian, tetapi tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, dan masyarakat belum kunjung menemukan jasad korban. (h/mg-pmi)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]