Caleg Gerindra Gantung Diri di Pessel, Hendrajoni Jadi Tersangka 


Kamis, 14 Februari 2019 - 11:54:25 WIB
Caleg Gerindra Gantung Diri di Pessel, Hendrajoni Jadi Tersangka  Pelaku Hendrajoni (37), saat di interogasi kepolisian di Mapolsek Koto XI Tarusan, terkait kasus gantung diri istrinya Shanie Fierchelly (29), yang merupakan seorang Caleg Gerindra.

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan Koto XI Tarusan, akhirnya menetapkan Hendrajoni (37), sebagai tersangka peristiwa gantung diri yang menimpa istrinya Shanie Piercelly (29), yang merupakan Caleg Partai Gerindra, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Thamrin mengatakan, ia ditahan atas sangkaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sehingga istrinya nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

"Jadi, sejak Jumat 8 Februari kemarin, pelaku sudah kami tahan. Ia kami tetapkan sebagai tersangka setelah keluar hasil visum dari RS Bhayangkara, bahwa ada tanda-tanda kekerasan di bagian kepala dan dada korban," ujarnya kepada wartawan di Painan. Rabu, (13/2).

Selain hasil visum, lanjut dia, penahanan Hendrajoni juga berdasarkan keterangan sejumlah saksi serta hasil analisa olah tempat kejadian perkara (TKP) dirumah korban.

"Sebelumnya, pihak kami sudah mamangggil sebanyak 7 orang saksi termasuk anak korban sendiri. Saat itu, semua saksi membenarkan bahwa keributan antara mereka memang sering terjadi, pemicunya adalah masalah ekonomi keluarga," ucapnya lagi.

Thamrin menjelaskan, selain faktor ekonomi keluarga, diketahui korban juga ikut menjadi caleg di daerah pilihannya. Sehingga sang suami tidak terima, akibatnya mereka sering cekcok hingga pertengkaran sering terjadi.

Berdasarkan keterangan Indri (12) anak korban, kejadian berawal saat kedua orangtuanya bertengkar hebat di dalam kamar. Saat itu, ia ikut melerai namun ikut terlempar hingga mengalami luka pada bagian dagu. Setelah itu, ayahnya kabur lewat pintu belakang.

"Setelah pertengkaran usai, korban keluar membawa anaknya. Namun, ia masuk lagi ke kamar dan mengunci pintu dari dalam. Saat itu, terdengar sang ibu menyebut "iko nan kataju dek ayah kau" (ini yang diinginkan ayah kamu). Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 44 UU KDRT Jo pasal 351 KUHP dengan hukuman minimal 4 tahun penjara," tuturnya. 

Sebelumnya, Shanie Fierchelly (29), warga Sungai Lundang, Nagari Kampung Baru, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, ditemukan tewas dengan posisi tergantung dirumahnya. Rabu (6/2) malam, sekira pukul 21.30 Wib. 

Diketahui korban merupakan seorang calon legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra, nomor urut 6 (Dapil II) daerah pemilihan Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang dan Bayang Utara.

"Benar, kami melihat korban sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung dikamarnya," kata Putra (27), didampingi istrinya Lili yang merupakan adik angkat korban.

Lebih lanjut dijelaskan, sebelum kejadian berawal, ia bersama istrinya berangkat dari Sungai Penuh, Kerinci, dengan maksud hendak menginap dirumah korban.

"Sesampai dirumah kakak saya, kami mendengar dari luar suara Indri (12) anak korban, menangis terisak-isak. Saat itu, kondisi rumah sedang mati lampu. Akhirnya saya masuk dan bertanya kepadanya, mana bunda? Namun, dia tetap saja menangis sambil menunjuk ke arah kamar bundanya," ucapnya.

Ia menyebutkan, spontan ia langsung mendobrak pintu kamar dan mendapati korban dalam keadaan tergantung tak bernyawa. 

"Saya kaget bersama istri, sambil berlarian keluar rumah kami berteriak minta pertolongan. Saat itu warga berdatangan, termasuk suami korban yang ikut membantu mengangkat dan memotong tali yang terikat pada leher korban," ujarnya.

Sementara itu, Buyung (31), masyarakat setempat mengatakan, semasa hidupnya korban dikenal warga sangat baik dan ramah di lingkungan tempat tinggalnya. Menurut dia, korban tidak pernah punya masalah dengan warga sekitar ataupun orang lain. 

"Korban memiliki sebuah warung di kampung ini. Namun, sehari sebelum kejadian ini, warung itu terlihat tutup. Biasanya tak pernah ditutup, kami panggil-panggil tak ada jawaban dari dalam," katanya.

Dihubungi Terpisah, Kapolsek Koto XI Tarusan Iptu Thamrin, membenarkan adanya korban Caleg Gerindra atas nama Shanie Fierchelly (29), gantung diri. Namun, ia menegaskan peristiwa tersebut, tidak ada hubungannya dengan politik ataupun terkait status korban sebagai calon legislatif.

"Berdasarkan hasil keterangan dokter di Puskesmas setempat, korban murni meninggal dunia akibat gantung diri. Sebab, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya. 

Namun, lanjut dia, keluarga korban tidak terima dan merasa kurang puas atas jawaban pihak Puskesmas, akhirnya korban dilarikan ke RS Bhayangkara Padang, untuk dilakukan otopsi lebih lanjut.

"Kalau pihak keluarga kurang puas, tidak apa-apa. Itu hak mereka. Silahkan cari keterangan lebih lanjut. Pihak kepolisian sifatnya menunggu. Sepanjang masih ada celah akan kami proses," katanya. (h/kis)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 24 April 2019 - 17:39:44 WIB

    Caleg PPP di Kota Solok Diduga Gauli Anak Kandung Selama 8 Tahun

    Caleg PPP di Kota Solok Diduga Gauli Anak Kandung Selama 8 Tahun SOLOK, HARIANHALUAN.COM- Kelakuan bejat seorang calon legislatif  (caleg) DPRD  Kota  Solok terbongkar. Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Daerah Pemilihan Lubuk Sikarah ini diduga menggauli darah dagingnya sen.
  • Kamis, 14 Maret 2019 - 11:29:30 WIB

    Caleg PKS di Pasbar Diduga Cabuli Anak Kandung, Ketua DPC: Binatang

    Caleg PKS di Pasbar Diduga Cabuli Anak Kandung, Ketua DPC: Binatang PASBAR, HARIANHALUAN.COM—Oknum Caleg DPRD Pasaman Barat Daerah Pemilihan III dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang seyogyanya akan bertarung dalam kontestasi Pemilu 17 April nanti, harus berurusan dengan hukum. Kasus ya.
  • Rabu, 20 Februari 2019 - 15:57:52 WIB

    Seorang Caleg di Padang Diduga Cabuli Dua Bocah

    Seorang Caleg di Padang Diduga Cabuli Dua Bocah PADANG, HARIANHALUAN.COM-Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polresta Padang, mengamankan seorang laki-laki dalam perkara perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Tersangka ini diamankan di Simpang Kuranji.
  • Jumat, 25 Januari 2019 - 10:27:40 WIB

    Diduga Pasang Alat Kampanye Sembarangan, Timses Caleg Cekcok dengan Warga

    Diduga Pasang Alat Kampanye Sembarangan, Timses Caleg Cekcok dengan Warga PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Beberapa pemuda di kawasan Sungai Limau meradang ketika dihadang oleh beberapa orang Tim Sukses (Timses) dari salah Calon Legislatif (Caleg) saat menertipkan Alat Peraga Kampanye (APK) di k.
  • Rabu, 16 Januari 2019 - 18:58:33 WIB

    RSUD M.Zein Painan Siap Tampung Caleg Stres 

    RSUD M.Zein Painan Siap Tampung Caleg Stres  PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Rumah Sakit Umum Derah (RSUD) M.Zein Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), siap menampung Calon Legislatif (Caleg) yang stres atau depresi akibat gagal menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM