Ratusan Orang Antar ke Pemakaman, Rekan Doakan Robi Husnul Khotimah


Rabu, 20 Februari 2019 - 10:30:59 WIB
Ratusan Orang Antar ke Pemakaman, Rekan Doakan Robi Husnul Khotimah Suasana pemakaman jenazah RA, korban pengeroyokan di PPM Nurul Ikhlas, Kabupaten Tanah Datar oleh rekan sesama santrinya yang telah ditetapkan sebagai Anak Pelaku, Senin (18/2). APIZ

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM – Raturan orang turut mengantarkan RA, korban pengeroyokan di Pondok Pesantren Modern (PPM) Nurul Ikhlas ke peristarahatan terakhirnya di Nagari Koto Laweh, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Tangis haru pecah saat RA dikebumikan malam itu.

Kumandang azan Isya mengawang mengiringi langkah kaki ratusan pelayat ke pemakaman. Keluarga, Camat X Koto, Wali Nagari Koto Laweh, Kapolsek X Koto, pemuda, dan masyarakat Nagari Koto Laweh berbaur bersama para guru, ustad, dan santri PPM Nurul Ikhas ikut mengantar RA (16).

RA mengembuskan napas terakhirnya setelah sepekan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang, Senin (18/2) sekitar pukul 06.20 WIB. Sebelum dimakamkan di pandam pakuburan keluarga, di Jorong Pamansiangan, Nagari Koto Laweh RA disalatkan di Masjid Al-Alam Nagari Koto Laweh.

Salah seorang rekan RA, Doni mengatakan, semasa hidup RA dikenal sebagai seorang remaja yang mudah bergaul dengan sesama santri di PPM Nurul Ikhlas, serta terbilang taat menjalankan ibadah. “Kami sangat kehilangan dengan berpulangnya rekan kami. Mudah-mudahan teman kami husnul khotimah dan diampuni segala kesalahannya,” ucap Doni penuh sabak kepada Haluan.

Sementara itu dari pihak keluarga RA, R. Datuak Uban kepada Haluan sebelum prosesi pemakaman mengatakan, dirinya dari pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian RA setelah tunai menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak Senin (11/2) lalu.

“Kami juga meminta kepada seluruh pelayat, untuk mendoakan agar almarhum diampuni segala kesalahannya semasa hidup, dan dibebaskan dari siksa kubur,” harapnya.

Usai prosesi pemakaman, pihak keluarga tampak masih terpukul dengan kepergian RA, serta tetap memercayakan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian. Sementara itu, salah seorang pengawas kamar tempat RA tinggal semasa menempuh pendidikan di PPM Nurul Ikhlas, menolak memberikan keterangan panjang lebar kepada wartawan.

“Keseharian korban biasa-biasa saja. Saya tidak bisa berkomentar saat ini karena masih dalam keadaan berduka,” kata pengawas kamar Musa.

Kamar tempat RA mengalami pengeroyokan dari rekan sesama santri, yang saat ini telah ditetapkan sebagai Anak Pelaku oleh pihak Polres Padang Panjang. (h/piz)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM