176 TPS di Sumbar Sangat Rawan


Jumat, 22 Februari 2019 - 17:03:57 WIB
Reporter : Tim Redaksi
176 TPS di Sumbar Sangat Rawan Petugas Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang memperagakan kotak suara yang sudah dirakit beberapa hari yang lalu di gudang kantor KPU di Kawasan Gunung Sarik, Kuranji, Padang, Senin (11/2). Sebanyak 12 ribu lebih kotak suara yang masih dibungkus rencananya akan dibagikan ke empat gudang KPU di beberapa titik di Kota Padang. DOK HALUAN

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Polda Sumatera Barat (Sumbar) merilis catatan bahwa setidaknya terdapat 176 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang termasuk dalam terkategori sangat rawan dari total 16.702 TPS yang akan digunakan di Sumbar untuk helat pemilu presiden dan pemilu legislatif 17 April mendatang.

Kabagbinops Biro Ops Polda Sumbar AKBP Faisal Anwar, Rabu (20/2), mengatakan, TPS rawan tersebut tersebar di empat kabupaten, yakni 148 TPS di Kabupaten Kepulauan Mentawai, 14 TPS di Kabupaten Solok Selatan, 12 TPS di Kabupaten Pasaman, serta dua lainnya di Kabupaten Sijunjung.

Dilansir dari republika.co.id, kategori sangat rawan dilihat dari berbagai persoalan, mulai dari lokasi TPS yang berada di kawasan rawan konflik, TPS berada di kawasan yang pernah terjadi konflik, dan lokasi TPS yang berada di kawasan terpencil sehingga juga terkategori sangat rawan.

"Dalam TPS kategori sangat rawan ini, dibutuhkan dua polisi dan dua linmas untuk mengawal pelaksanaan pemilu di TPS tersebut," ujarnya.

Selain TPS sangat rawan, Polda Sumbar juga menetapkan sebanyak 780 TPS sebagai TPS terkategori rawan, yang tersebar di 15 kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Barat seperti di Kabupaten Solok Selatan dengan 191 TPS, Kabupaten Dharmasraya dengan 153 TPS, di Kota Padang 96 TPS, dan di Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 86 TPS.

Kemudian, 67 TPS di Kabupaten Kepulauan Mentawai, 50 TPS di Kabupaten Pasaman, 35 TPS di Solok Kota, 28 TPS di Kabupaten Sijunjung, 26 TPS di Kabupaten Agam, 15 TPS di Kabupaten Lima Puluh Kota dan 13 TPS di Kota Pariaman. Kemudian, 11 TPS di Kabupaten Pesisir Selatan, lima TPS di Kabupaten Tanah Datar, dan tiga TPS masing-masing di Kota Solok dan Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Faisal, kategori rawan diberikan berdasarkan beberapa persoalan seperti lokasi TPS berada di kawasan rawan konflik, lokasi berada di basis pasangan calon tertentu, dan lokasi yang jauh dari POK TPS yang ada. Dalam TPS kategori rawan ini, pihaknya akan menempatkan dua polisi, dibantu empat linmas mengawal dua TPS.

Polda Sumbar juga akan menurunkan 6.241 personel untuk mengawal 16.702 TPS di Sumbar pada Pemilu nanti. Jumlah personel tersebut berasal dari dua pertiga kekuatan personel di polres kota dan kabupaten serta personel dari Polda Sumbar.



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 16 Agustus 2016 - 11:39:15 WIB

    176 JCH Pasbar Diberangkatkan

    176 JCH Pasbar Diberangkatkan PASBAR, HALUAN — Seba­nyak 176 Jemaah Calon Haji, (JCH) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dilepas Bupati Pasaman Barat H. Sya­hiran, di balerang Pusako Anak Na­­gari Pasaman Barat, Senin (15/08)..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM