Diduga Mencuri di Novotel Bukittinggi, Seorang Relawan Cawapres Diciduk Polisi


Jumat, 08 Maret 2019 - 18:48:23 WIB
Diduga Mencuri di Novotel Bukittinggi, Seorang Relawan Cawapres Diciduk Polisi Tersangka dan barang bukti saat diamankan di Polres Bukittinggi, Jumat (8/3). IST

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Jajaran Satreskrim Polres Bukittinggi berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian di Novotel Bukittinggi, Kamis (8/3).

Dari tangan pelaku Nofrijon (30) warga Padang Panjang, petugas berhasil menyita sejumlah kartu ATM bank dan mata uang kertas dari berbagai negara, diperkirakan kerugian sekitar Rp40 juta.

Keberadaan pelaku di Novotel Bukittinggi dalam rangka penyambutan salah satu Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang berkunjung ke Bukittinggi, sebab menurut pengakuan pelaku, dia merupakan relawan Cawapres tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Andi MA Mekuo mengatakan aksi pelaku di salah satu kamar di hotel tersebut terekam CCTV. Rekaman CCTV itu sebagai petunjuk bagi pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

"Korban merupakan tamu di hotel itu, Modus yang dilakukan pelaku bolak balik sambil nelpon di dalam hotel dan sambil melihat kamar hotel yang tidak terkunci," kata Mekuo kepada Haluan di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, dari dua kamar yang dimasukinya sedang kosong dan tidak terkunci dengan baik. Hanya satu kamar dilantai tiga yang berhasil dijarah pelaku. Pelaku berhasil menyikat barang berupa tas, jam tangan dan pena merek terkenal serta sejumlah uang dari beberapa negara seperti 1000 Dolar Amerika, 600 Dolar Singapura dan 400 Ringgit Malaysia serta sejumlah uang seratus ribu rupiah. "Total Kerugian sekitar Rp40 juta," terang Mekuo.

Ia melanjutkan, Pelaku mencoba mengambil uang dengan kartu ATM, namun usaha pelaku tidak berhasil karena tidak mengetahui PIN ATM tersebut.

"Kami berhasil menangkap di rumahnya di Padang Panjang. 1X24 Jam pelaku kita buntuti dan berhasil kita tangkap," ulas Mekuo.

Kanit Buser Polres Bukittinggi IPDA Fikri Rahmadi menambahkan, pelaku tidak mengakui rekaman CCTV itu, ketika akan ditangkap. "Mulanya pelaku tidak mengaku, setelah itu kami perlihatkan foto lainnya. Pelaku tidak kooperatif," tambah Fikri.

Terpisah, pelaku Nofrijon mengakui bahwa dia merupakan salah satu relawan Cawapres yang berkunjung ke Bukittinggi.

"Saya dihotel itu sambil menelpon kawan sesama relawan. Saat itu saya melihat ada kamar yang tidak dikunci," katanya.

Manager Operasional Novotel Deswin menyebutkan, dari hasil rekaman CCTV peristiwa pencurian itu terjadi pada Rabu (6/3) sekitar pukul 19,00 WIB.

"Korban masuk hotel sehari sebelum kejadian. Sebenarnya dikamar hotel ada brankas untuk menyimpan barang barang berharga," ungkap Deswin.(h/ril).



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM