Merger Sekolah Solusi Kekurangan Kepsek


Kamis, 14 Maret 2019 - 11:31:16 WIB
Merger Sekolah Solusi Kekurangan Kepsek Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang dapat melakukan merger sekolah, yang berlokasi di satu komplek guna memiminalisir kekurangan Kepala Sekolah (Kepsek) dan guru.

Anggota Komisi III DPRD Kota Padang, Muzni Zein, Rabu (13/3) menyatakan, merger yang dimaksud berupa manajemen sekolah, bukan bangunannya. Merger dapat dilakukan secara bertahap.

"Kalau ada kepala sekolah yang pensiun di salah satu sekolah yang berada dalam satu komplek dengan sekolah lain, sekolah yang ditinggalkan kepala sekolah tersebut akan dimerger. Tak ada lagi pengangkatan kepala sekolah," ucapnya.

Selain mengatasi kekurangan guru, merger dipandang dapat menghindari persaingan tak sehat antar sekolah yang ada dalam satu komplek. Meski begitu, ia menjamin dalam proses merger manajemen sekolah, tak akan ada penambahan Rombongan Belajar (Rombel) mengingat adanya keterikatan antara tenaga pendidik dan sarana sekolah.

"Kalau ada penambahan rombel, harus ada penambahan tenaga pendidik serta sarana," kata Muzni Zein.

Melalui pendataan menyeluruh, dia meyakinkan, akan diketahui total kekurangan kepala sekolah dan guru, serta kebutuhan yang harus dipenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan itu, kepala sekolah diintruksikan untuk mengangkat honorer guna membantu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Tak hanya tenaga pendidik, lanjutnya, kekurangan juga dialami pada pejaga sekolah dan tenaga Tata Usaha (TU) di beberapa sekolah. Kekurangan guru terjadi akibat pengangkatan guru honor menjadi PNS tak dibolehkan, sedangkan di sisi lain tak sedikit guru PNS yang pensiun.

"Merger sekokah itu salah satu langkah bagus, setidaknya tak perlu banyak kepala sekolah. Tapi, kekurangan guru kan tak bisa dimerger," katanya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Faisal Nasir mengatakan, satu di antara cara mengatasi kekurangan tenaga kepala sekolah dengan cara melakukan merger sekolah-sekolah. Menurutnya, hal ini harus dilakukan lantaran tiap tahun guru selalu pensiun, sehingga membuat tenaga pengajar berkurang.

Ia mengatakan, dengan adanya marger sekolah, maka tidak ada lagi kekurangan kepala sekolah. Menurutnya, nanti akan berdampak pada pengurangan cost, sehingga bisa berhemat dan akhirnya efisien. (h/ade)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM