Rehabilitasi Total Maninjau Menunggu LIPI


Selasa, 19 Maret 2019 - 11:42:12 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Rehabilitasi Total Maninjau Menunggu LIPI Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Implementasi atas wacana rehabilitasi Danau Maninjau masih mengawang dan masih harus menunggu. Pasalnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) hingga saat ini masih menanti hasil penelitian dan rekomendasi tahapan rehabilitasi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Perkiraannya hasil penelitian itu baru akan terbit September. Uji laboratorium sampai sejauh ini belum dilakukan. Kemarin memang Korem 032 di bawah intruksi Danrem sempat merehabalitisi Danau Maninjau, tetapi baru beberapa spot. Oleh karena itu, kami datang ke LIPI untuk minta bantuan, kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, di sela-sela Rapat Evaluasi LPPD Sumbar 2019 di Aula Kantor Gubernur, Senin (18/3).

Dalam pertemuan tersebut, lanjut wagub, LIPI menjanjikan pada September nanti akan menerbitkan laporan yang berisi hasil penelitian serta rekomendasi tahapan-tahapan yang perlu dilakukan dalam upaya merehabilitasi Danau Maninjau.

"Korem di bawah Danrem 032 sebenarnya sudah mulai melakukannya, ya, silakan saja itu dikerjakan juga. Pemprov sendiri baru akan memulai September nanti, setelah LIPI merilis laporan secara resmi, ucap Nasrul lagi.

Di samping rehabilitasi, Nasrul juga mengungkapkan bahwa ada wacana mengapung untuk mengeruk seluruh sampah yang sebagian besar berasal limbah rumah tangga, limbah pedagang makanan dan minuman, serta limbah hotel, yang telah lama mengendap di dasar Danau Maninjau. Namun menurut Nasrul, hal itu tampak mustahil dilakukan.

Setidaknya untuk saat ini itu mustahil dikerjakan. Selain itu, pembangunan instalasi pengolahan air limbah juga menjadi tantangan yang perlu dihadapi. Satu hal yang pasti dan tidak dapat ditawar-tawar adalah, jumlah karamba di Danau Maninjau harus dikurangi," tuturnya.

Saat ini, di Danau Maninjau terdapat 22.000 keramba jaring apung (KJA). Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, lantaran jumlah KJA paling banyak seharusnya ada pada angka 6.000. "Untuk itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi KJA. Sehingga pembersihan dan rehabilitasi Danau Maninjau dapat dilakukan maksimal," katanya.

Bios 44 Gagasan Danrem 032

Sebelumnya diberitakan, Bios 44 gagasan Komandan Resort Militer (Korem) 032 Wirabraja, Brigadir Jenderal (Brigjend) Kunto Arief Wibowo, disebut dapat menjadi alternatif untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Danau Maninjau.

Bios 44 merupakan paduan mikroorganisme, dengan bahan dasar air, ragi, susu bubuk, cornet beef, dan gula pasir, dengan proses pembuatan yang hanya memakan waktu satu bulan. Sebelumnya, pernah digunakan untuk normalisasi lahan gambut. Di mana Bios 44 dapat menutupi rongga-rongga sehingga tidak mudah terbakar.

Brigjend Kunto mengatakan, ide awal pembuatan Bios 44 untuk mengatasi kebakaran di Sumsel, agar tidak mengganggu persiapan Asian Games 2018. “TNI bekerja sama dengan Prof. Muhammad Tamim Pardede, pakar biokimia molekular untuk membuat Bios 44. Terbuat dari bahan-bahan sederhana serta tidak membutuhkan biaya mahal,” ujarnya sebagaimana dilansir oleh gatra.com.

Kemudian, Komandan Kodim 0304/Agam, Letnan Kolonel (Letkol) Kav. Salim Kurniawam Dewantara mengatakan, hasil uji coba Bios 44 terhadap sample air Danau Maninjau menunjukkan penurunan amoniak dari 0,037 menjadi 0,02 miligram per liter. Kesadaran Cs Co setelah diberi Bios 44 meningkat, sebelumnya 6.99 menjadi 7.05.

Saat ini, kata Salim, hasil pemeriksaan UPTD Laboratorium Kesehatan Padang menunjukkan bahwa kandungan nitrogen dalam bentuk amoniak dan nirit di Danau Maninjau melebihi standar yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kandungan teloransi amoniak, seharusnya 0,02 miligram per liter. Namun, di Danau Maninjau sudah mencapai 0,037 miligram per liter,” sebutnya. (h/mg-dan)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 29 Juli 2016 - 11:01:06 WIB

    BNNP Sumbar Laksanakan Layanan Rehabilitasi

    PADANG, HALUAN — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat melaksanakan program layanan pascarehabilitasi di Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Jati, Kecamatan Padang Utara, Kamis (28/7) meru­pa­kan salah sa.
  • Selasa, 14 Juni 2016 - 16:10:58 WIB

    Kompol Daeng Rahman Bantah Tersangka Narkoba Karyawan Bank Nagari Direhabilitasi

    Kompol Daeng Rahman Bantah Tersangka Narkoba Karyawan Bank Nagari Direhabilitasi PADANG, HALUAN - Kepala Satuan Reserse (Kasat Res) Narkoba Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman membantah adanya isu yang mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan solusi kepada Fandi Suryandi (32), warga Jalan Wisma .
  • Selasa, 05 Januari 2016 - 03:27:34 WIB

    Pemko Payakumbuh Dukung Rehabilitasi Jalur Kereta Api

    PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemerintah Kota Payakumbuh mendukung rencana Kementerian Perhunungan (Kemenhub) untuk merehabilitasi jalur kereta api ke daerah itu..
  • Selasa, 20 Oktober 2015 - 20:07:29 WIB

    Rehabilitasi Jaringan Irigasi Antisipasi Banjir Terus Dipacu

    PAYAKUMBUH, HALUAN — Sebagian wilayah Kecamatan Lampasi Tigo Nagari (Latina) dimusim hujan sering dilanda banjir, termasuk kawasan batang pulau. Karena itu, Pemko Payakumbuh, setiap tahun pokus memperlebar jaringan iriga.

  • Rabu, 17 Juni 2015 - 18:05:59 WIB

    Bukittinggi Miliki Rumah Rehabilitasi Narkotika

    BUKITTINGGI, HALUAN — Upaya Pemko Bukittinggi untuk memiliki rumah rehabilitasi pecandu narkotika di Bukittinggi terwujud. Hal ini seiring dengan diresmikannya tempat rehabilitasi bagi para pecandu narkotika, yakni Rumah.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM