Rokok Diduga Ilegal "Nyaman" Beredar di Pasbar 


Selasa, 19 Maret 2019 - 22:31:48 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Rokok Diduga Ilegal rokok yang diduga tanpa pita cukai atau cukai palsu beredar di Pasaman Barat. Oos

PASBAR, HARIANHALUAN.COM--Rokok yang diduga ilegal, tanpa pita cukai ditemukan di Kabupaten Pasaman Barat. Rokok itu dengan mudah didapat di kedai-kedai maupun toko kelontong di daerah tersebut. Meski rokok tersebut masuknya tanpa izin, tapi cara penjualannya dilakukan secara terang-terangan dengan dipajang di estalase.

Menurut salah seorang pedagang kelontong di Kecamatan Luhak Nan Duo berinisial A. Sejauh ini, tidak ada teguran maupun larangan dari pihak pemerintah terhadap pedagang. 

"Kami menjualnya sangat mudah, karena harganya sangat terjangkau bagi masyarakat ekonomi rendah," ujarnya.

Dia mengaku telah menjual rokok ilegal jenis kretek dan mild sudah sangat lama. Selain modalnya murah, permintaan pasar cukup tinggi, sehingga putarannya cepat. Di samping itu, kata dia, untuk mendapatkan rokok tersebut pun sangat mudah. Tinggal telepon, maka rokok pun akan diantar langsung oleh pemasok.

"Paling laris itu rokok dengan merk RB, HM dan L, sebab harganya sangat terjangkau untuk masyarakat ekonomi rendah. Harganya lebih memanjakan kantong para perokok dan kualitas rasanya pun dari pengakuan pembeli tak kalah dengan rokok bermerek lainnya. Saya menjajakan rokok tanpa bea cukai tersebut dengan harga Rp8.000 untuk rokok kretek merek L, sementara untuk rokok M dengan RB Rp10.000 serta merek HM Rp8.000 per bungkusnya," terangnya.

Di tempat lain, seorang masyarakat berinisial AT mengatakan, dirinya sudah lama menghisap rokok kretek merek L.

"Saya sudah terbiasa mengisap rokok tersebut, selain murah rasa rokoknya pun tidak kalah dengan rokok legal kebayakan itu. Kalau pergi bekerja ke kebun, pasti saya beli untuk bekal. Bahkan, dalam satu hari saya menghabiskan hingga tiga bungkus sehari," ungkap masyarakat kecamatan Luhak Nan Duo tersebut.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pemeriksaan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Martin Suhendi mengatakan, pihaknya hingga saat ini hanya memeriksa kandungan jenis rokok yang memiliki cukai.

"Kami hanya memeriksa jenis rokok legal, untuk yang non legal belum ada memeriksa jenis kandungannya, karena pihak kami tidak berwenang sejauh itu.

Namun, jika ada laporan dan permintaan resmi dari pihak terkait, BBPOM akan memeriksa kandungan rokok itu. Sejauh ini, BBPOM hanya memantau dan menindak tegas terhadap peredaran jamu ilegal dan kosmetik. Jika ada laporan kita akan langsung terjun ke lapangan.

Dia berharap peredaran rokok tersebut  mendapat perhatian bersama. Karena akan membahayakan terlebih terhadap kesehatan para pengguna barang tersebut. Rokok yang legal saja membahayakan untuk kesehatan, apalagi yang ilegal.

"Kami tidak tahunya kandungan di dalamnya apa, jadi semua pihak memang harus bersama-sama mencegah barang tersebut beredar di pasaran," jelasnya.

Martin berjanji, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Polda Sumbar dan Dinas Perdagangan dan Bea Cukai untuk menindak lanjuti terkait masalah tersebut. Namun, dirinya meminta, masyarakat juga ikut serta mengawasi, bukan pemerintah saja.

"Kalau ditemukan ada indikasi peredaran barang ilegal, masyarakat Pasaman Barat harus andil melaporkan," katanya.(h/ows)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Desember 2018 - 11:01:14 WIB

    Pengakuan Pemain Rokok Ilegal: Mengeruk Untung dari Batangan Haram

    Pengakuan Pemain Rokok Ilegal: Mengeruk Untung dari Batangan Haram Pertengahan 2017 lalu, seorang cukong rokok dikabarkan merintis jalur haram rokok ilegal di Padang. Tak tanggung-tanggung, dalam sebulan sang cukong bisa menjual ratusan dus rokok. Dia memberlakukan pola berantai, dan terkena.
  • Rabu, 07 November 2018 - 15:47:47 WIB

    Ditinggal Beli Rokok oleh Ayahnya, Bocah 3 Tahun Ditemukan Mengampung di Kolam Ikan

    Ditinggal Beli Rokok oleh Ayahnya, Bocah 3 Tahun Ditemukan Mengampung di Kolam Ikan PADANG, HARIANHALUAN.COM--Seorang bocah berumur tiga tahun ditemukan mengambang di kolam ikan sebelah rumahnya, di Korong Kabun Mudik Nagari, Kapalo Koto Kec. Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (7/11)..
  • Jumat, 31 Agustus 2018 - 13:54:49 WIB

    Spanduk Rokok Bertebaran di Payakumbuh

    Spanduk Rokok Bertebaran di Payakumbuh PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Peraturan Daerah Kota Payakumbuh Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) diduga dilanggar oleh pengusaha rokok. Pasalnya, sejak beberapa hari terakhir ini, spanduk yang bertemakan r.
  • Senin, 23 Juli 2018 - 15:17:46 WIB

    Wabup Atos Pratama Pergoki  5 Pelajar Asyik Merokok

    Wabup Atos Pratama  Pergoki  5 Pelajar Asyik Merokok PASAMAN, HARIANHALUAN.COM-Tepergok merokok, sebanyak lima pelajar, empat siswa SMK Negeri 1 Lubuksikaping dan seorang siswa SMP Negeri 4 Lubuksikaping, diamankan oleh Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama, Senin (23/7)..
  • Jumat, 06 Juli 2018 - 09:12:43 WIB

    Konyol, Pria Ini Merokok di Pesawat Lion Air Tujuan BIM

    Konyol, Pria Ini Merokok di Pesawat Lion Air Tujuan BIM PADANG, HARIANHALUAN.COM – Hal konyol dilakukan Arvino Gema Satrya (28), pria asal Medan tertangkap tangan merokok di toilet pesawat Lion Air rute Medan – Padang, Kamis (5/7). Arvino sempat diamankan dan diintrogasi otori.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM