Maria Veronika Kembalikan Kerugian Negara


Selasa, 19 Maret 2019 - 12:43:40 WIB
Maria Veronika Kembalikan Kerugian Negara Penasehat Hukum dan pihak keluarga terpidana korupsi Rumdin Wako Padang Panjang, Maria Veronika, mengembalikan kerugian negara, denda, serta biaya perkara di Kejari Padang Panjang, yang disetorkan langsung ke rekening PNBP melalui Kator Cabang BRI Padang Panjang. APIZ RAJO ALAM

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COMMelalui pihak keluarga dan Penasihat Hukum (PH), terpidana Kasus Korupsi Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Maria Veronika, mengantarkan uang pengganti kerugian negara berikut dengan denda serta uang perkara dengan nilai total mencapai Rp217.248.500 ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Padang Panjang, Selasa (19/3).

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari, Ricky, didampingi Kasi Intel, Ekky Rizki Asril merincikan, PH Maria Veronika, Desman Ramadan dan perwakilan keluarga telah membayar uang pengganti sebesar Rp167.231.000 serta denda Rp50.000.000, serta biaya perkara pada semua tingkat Rp.17.500. Pengembalian kerugian negara berikut denda itu diterima langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Padang Panjang, Ricky, bersama Tim Jaksa Eksekutor sekira pukul 09.30 WIB.

Ricky menjelaskan, sesuai dengan amar putusan MA nomor 3068 K/Pid.Sus/2018 tertanggal 30 Januari 2019, MA menolak permohonan kasasi terdakwa Maria Feronika serta Penuntut Umum pada Kejari Padang Panjang. Amar putusan MA tersebut membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara tingkat kasasi tersebut sebesar Rp2.500.

“Seiring dengan telah terbitnya amar putusan MA tersebut, terpidana kasus korupsi Rumdis Wako Padang Panjang TA 2015-2016 tersebut telah memenuhi kewajibannya sebagai mana hasil putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas I A Padang yang dikuatkan dengan putusan Pengadilan Tinggi Padang nomor 14/Tipikor/2018/PT.PDG tertanggal 154 Agustus 2018,” ungkap Ricky.

Sementara itu, berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadilan Negeri kelas I A Padang nomor 04/Pid.Sus-TPK/2018/PN.PDG tertanggal 6 Juni 2018 lalu itu, terhadap terpidana dinyatakan melanggar Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (UTPPU).

Pengadilan pada putusan tersebut, kepada terpidana yang merupakan istri dari mantan Wako Padang Panjang Hendri Arnis itu, telah dijatuhi vonis hukuman kurungan penjara (pidana badan) selama 2 tahun dan 6 bulan. Kepada terpidana juga diwajibkan membayarkan uang pengganti sebesar Rp167.231.000 subsider 1 tahun pidana penjara. Selain itu kepada terpidana juga dikenakan denda Rp 50.000.000 dengan subsider 3 bulan kurungan serta biaya perkara sebesar Rp10.000.

“Setelah kami terima di sini, secara bersama-sama dengan penasehat hukum, jaksa eksekutor dan pihak keluarga serta bendahara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) langsung menuju Kantor Cabang BRI Padangpanjang untuk melakukan penyetoran pengembalian kerugian negara berikut dengan biaya perkara ke rekening PNBP,” pungkas Ricky. (h/pis)

 




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM