Wagub Sumbar Tak Masuk Daftar Pemilih Tetap


Kamis, 21 Maret 2019 - 10:06:41 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Wagub Sumbar Tak Masuk Daftar Pemilih Tetap Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kejadian tak biasa bakal mewarnai helat pemilu serentak di Sumbar 17 mendatang. Warga “istimewa” sekaliber Wakil Gubernur Sumbar terpaksa harus memilih dalam rentang waktu 12-13.00 WIB sebagai pemilih khusus, karena namanya tak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Tidak masuknya orang nomor dua di provinsi itu sebagai pemilih tetap terkuak setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pengecekan daftar pemilih tetap (DPT) melalui melalui portal sidalih3.kpu.go.id. Selain Nasrul Abit, sang istri Wartawati Nasrul Abit juga tak terdaftar sebagai DPT Sumbar.

"Iya benar, saya tidak terdaftar di DPT. Kemarin sudah dicek melalui portal sidalih3.kpu.go, ternyata tidak muncul nama saya dan nama istri saya," kata Nasrul Abit kepada Haluan, Rabu (20/3), di Hotel Pangeran Beach, Padang.

Nasrul menyebutkan, meski pun menjalani tugas sehari-hari sebagai wakil gubernur di Kota Padang, hingga hari ini ia masih mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Pesisir Selatan, dan tidak pernah melakukan pindah domisili. Sebelumnya, Nasrul memang memilih di Kabupatan Pessel, tidak jauh dari rumah kediamanya.

"Saya tidak pernah pindah. Mungkin ada sedikit kesalahan petugas di sana (Pessel) yang mengangap saya sudah pindah ke Padang. Padahal saya tidak pernah ngurus pindah," katanya lagi.

Untuk saat ini, kata Nasrul, namanya dan istri telah masuk dalam daftar pemilih kusus (DPK) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 5 Perumnas Painan Timur, sesuai alamat yang tertera pada KTP-nya, dan boleh memberikan hak suara di antara 12.00 hingga 13.00 WIB.

"Ya, tidak apa-apa, kan cuma waktunya saja yang berbeda. Bisanya coblos pada pukul 12 saja. Selain itu tetap sama haknya," ucapnya lagi.

Sementara itu, Angota KPU Sumbar, Nova Indra ikut memastikan bahwa Wagub Sumbar, Nasrul Abit tetap bisa memberikan hak suaranya pada Pemilu mendatang melalui DPK. "Kami pastikan tidak akan kehilangan hak suara. Beliau tetap bisa memilih di jalur DPK. Hanya saja, waktu pemilihan yang sedikit berbeda dengan yang di DPT," kata Nova.

Sebelumnya, Ketua KPU Pesisir Selatan, Epaldi Bahar juga mengatakan, meski Wagub Sumbar beserta Istri dan anaknya tidak masuk sebagai pemilih tetap, mereka masih dapat memilih pada Pemilu 2019 melalui Daftar Pemilih Khusus (DPK). Tindak lanjut lekas dilakukan setelah masuknya laporan.

“Jadi dari data KTP, kami daftarkan ke DPK, sehingga Wagub dapat memilih seperti warga lain yang menyaluran hak suaranya. Wagub tidak terdaftar di DPT karena saat tim melakukan pendataan ke kediamannya, Wagub tidak ada di tempat. Mungkin di Padang, sehingga tim membuat laporan pindah domisili,” sebutnya. (h/mg-hen)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM