Deteksi Dini Bencana di Pessel, BNPB Bakal Bangun Radio Komunikasi Kebencanaan


Senin, 25 Maret 2019 - 15:27:02 WIB
Deteksi Dini Bencana di Pessel, BNPB Bakal Bangun Radio Komunikasi Kebencanaan Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, bersama RRI Kota Padang dan Dinas Kominfo Pessel saat melakukan survei ke sejumlah lokasi untuk rencana pembangunan Radio Komunikasi Kebencanaan (RKK) di daerah setempat.

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Sebagai upaya deteksi dini terhadap bencana alam yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, melalui RRI Kota Padang bakal membangun Radio Komunikasi Kebencanaan (RKK) di daerah setempat. 

Untuk memastikan rencana kegiatan tersebut, Kepala RRI Kota Padang M. Lahar Rudiyarso bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pessel Junaidi, sudah melakukan survei ke sejumlah lokasi kawasan strategis, seperti di Bukit Pulakek Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Bukit RCTI Kecamatan IV Jurai dan Shelter BNPB di Rawang, Kota Painan.

Sekrertaris Daerah Setdakab Pessel, Erizon menyebutkan, tim RRI Kota Padang dan Dinas Kominfo Pessel sudah membentuk komitmen agar rencana pembangunan Radio Komunikasi Kebencanaan (RKK) dapat berjalan sesuai keinginan bersama.

"Pemkab Pessel tentu siap untuk memfasilitasi keberadaan radio ini sebagai media informasi pemberitahuan awal bencana dan tata cara menghadapi bencana," ucap Sekda Erizon pada wartawan di Painan, Minggu (24/3).

Sebelumnya, Kepala RRI Kota Padang M. Lahar Rudiyarso mengatakan, guna memastikan terlaksananya pembangunan Radio Komunikasi Kebencanaan (RKK) tersebut sejumlah lokasi telah dikunjungi pihaknya. 

"Sebelumnya, ada tiga titik lokasi yang sudah kami kunjungi, namun yang paling cocok adalah Shelter BNPB Rawang, Kecamatan IV Jurai, Painan. Sebab, lokasi tersebut sangat strategis dan dekat dengan akses pemerintahan (tim tanggap darurat). Selain itu, juga dekat kota pemukiman yang ramai penduduk sehingga akan mengoptimalkan fungsinya untuk memberikan informasi lebih awal terkait bencana yang akan datang," ujarnya.

Menurut dia, untuk tahapan rencana berikutnya pihaknya masih menunggu surat resmi dari BNPB RI.

"Namun yang terpenting kami sudah melakukan survei lokasi dan sekarang menunggu keputusan dari BNPB RI," tuturnya. (h/kis)

 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 08 Januari 2019 - 11:14:15 WIB

    Semua Pendeteksi Tsunami di Agam Berfungsi Baik

    Semua Pendeteksi Tsunami di Agam Berfungsi Baik AGAM, HARIANHALUAN.COM -- Sebanyak 10 unit sirine peringatan tsunami yang ditempatkan di sepanjang pantai kecamatan Tanjung Mutiara berfungsi dengan baik dan akan berbunyi jika ada tanda-tanda terjadi tsunami..
  • Kamis, 01 Juni 2017 - 19:33:36 WIB

    Pernah Ada Pesta Gay di Payakumbuh, Dinkes: 625 Pria Terdeteksi LGBT

    Pernah Ada Pesta Gay di Payakumbuh, Dinkes: 625 Pria Terdeteksi LGBT PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM—Masyarakat beberapa waktu lalu sempat geger dengan terbongkarnya pesta seks antara laki-laki dengan laki-laki atau yang disebut pasangan gay di Jakarta. Ternyata pesta yang sama juga pernah ter.
  • Kamis, 24 November 2016 - 00:34:00 WIB

    Kemenag dan BPJS Kesehatan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim

    Kemenag dan  BPJS Kesehatan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim BUKITTINGGI, HALUAN —Ke­men­terian Agama Kota Bukittinggi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Kota Bukittinggi menggelar kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di MAN 1 Model Bu­kittinggi, Rabu(23/11)..
  • Selasa, 02 Februari 2016 - 02:36:38 WIB

    Gafatar BelumTerdeteksi di Sawahlunto

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Kesbangpol PBD) Kota Sawahlunto menghimbau masyarakat agar selalu mewaspadai masuknya paham radikal di lingkungannya masing masing..
  • Jumat, 22 Januari 2016 - 03:05:23 WIB

    Gafatar dan Ahmadiyah tak Terdeteksi di Pasaman

    PASAMAN, HALUAN— Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq menegaskan bahwa dua aliran sesat yang pernah berkembang di Provinsi Sumatera Barat, Ahmadiyah dan Gafatar, tidak terdeteksi keberadaannya di d.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM